Ogier Sebut Musim Ini Sangat Sulit

Sebastien Ogier sukses meraih gelar juara dunia ketujuh WRC. Ia pun mengaku bahwa 2020 menjadi musim yang sulit.

Ogier Sebut Musim Ini Sangat Sulit

Sebastien Ogier mengawali ronde terakhir WRC dengan tertinggal 14 poin dari rekan setimnya di Toyota, Elfyn Evans.

Pria 36 tahun itu sempat memimpin di hari Sabtu (5/12/2020) kemarin, namun kecepatan Evans masih bisa membuatnya bersaing untuk gelar juara.

Sayangnya, mimpi Evans untuk menyegel titel prestisius sirna, setelah mengalami crash pada jalanan yang tertutup salju.

Baca Juga:

Pada Minggu (6/12/2020), Sebastien Ogier dengan mudah meraih kemenangan di Monza's Cathedral of Speed.

Dengan cuaca hujan, Ogier menang dengan selisih waktu 13,9 detik dari pesaing terdekatnya. Dengan hasil tersebut, pereli Wales itu jadi juara dunia dengan selisih 8 poin.

Sukses mempertahankan gelar, Ogier mengungkapkan bahwa 2020 menjadi musim yang cukup sulit. Itu karena Elfyn Evans tampil konsisten sepanjang tahun.

Sébastien Ogier, Julien Ingrassia, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Sébastien Ogier, Julien Ingrassia, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Foto oleh: Toyota Racing

"Ini menjadi musim yang sulit. Pekan ini juga sulit. Memang sangat disayangkan apa yang terjadi dengan Evans," tutur Ogier usai balapan.

"Dia telah menjalani musim ini dengan sangat konsisten. Penampilannya juga memukau di setiap balapan. Kami senang bisa bersaing ketat musim ini. Saya senang dan merasa terhormat."

Pereli Estonia, Ott Tanak, mengakhiri musim 2020 di peringkat ketiga dengan 105 poin. Di lomba kemarin, Tanak finis di peringkat kedua, 1,4 detik lebih cepat dari rekannya, Dani Sordo. Juara dunia pabrikan dimenangkan oleh Hyundai yang unggul 5 poin dari Toyota.

dibagikan
komentar
Galeri Foto: Selebrasi Juara Ogier dan Ingrassia

Artikel sebelumnya

Galeri Foto: Selebrasi Juara Ogier dan Ingrassia

Artikel berikutnya

Morbidelli: Saya Tak Pernah Sesenang Ini

Morbidelli: Saya Tak Pernah Sesenang Ini
Muat komentar