Ogier Sulit Dibendung karena Selalu Mampu Hindari Risiko

Pereli veteran Toyota Sebastien Ogier tampak tak terbendung dalam upayanya meraih gelar WRC kedelapan sepanjang kariernya. Ia tampil meyakinkan dan konsisten sepanjang musim ini.

Ogier Sulit Dibendung karena Selalu Mampu Hindari Risiko

Sebastien Ogier, bersama navigator Julien Ingrassia, masih jadi lawan yang sulit ditaklukkan oleh para rival meskipun usianya sudah tidak muda lagi. Itu terbukti dalam Kejuaraan Dunia Reli (WRC) 2021.

Dalam tujuh event yang telah digelar musim ini, pereli Toyota Gazoo Racing tersebut meraih empat kemenangan, yakni di Reli Monte Carlo, Kroasia, Italia Sardinia dan Safari Kenya.

Ia juga merengkuh podium pada Reli Portugal berkat finis ketiga. Ogier hanya dua kali gagal menembus tiga besar ketika menyelesaikan lomba di posisi ke-20 di Reli Arctic Finlandia dan keempat di Estonia.

Hasil ini membawa pereli Prancis tersebut memuncaki klasemen sementara WRC 2021. Ia unggul 37 poin atas rekan satu timnya, Elfyn Evans, dan 52 angka dari pereli Hyundai Motorsport, Thierry Neuville.

Baca Juga:

Dalam Reli Estonia beberapa pekan lalu, Sebastien Ogier menunjukkan mengapa dirinya adalah seorang juara. Ia bisa saja memaksakan bertarung untuk posisi ketiga atau bahkan kedua.

Namun sang pereli sadar itu terlalu berisiko. Ia pun kemudian memilih bermain aman. Ogier merasa menyelesaikan perlombaan di posisi keempat sudah cukup baik.

"Satu-satunya hal yang penting adalah memenangi kejuaraan. Kami tahu bahwa reli di Estonia akan sulit bagi kami dan kami cukup puas dengan hasil (akhirnya)," ujar Ogier kepada DirtFish.

"Itu bukan akhir pekan yang paling menyenangkan, namun kami bisa melakukan pekerjaan dengan baik. Inilah yang terpenting. Anda harus memikirkan gambaran besarnya. P4 adalah hasil yang sangat positif mengingat kami pembuka jalan.

Sébastien Ogier, Julien Ingrassia, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Sébastien Ogier, Julien Ingrassia, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Foto oleh: Toyota Racing

"Kami kini memimpin seri dengan keunggulan 37 poin dan gap lebih dari 50 poin atas Thierry (Neuville). Itu adalah hal terpenting yang perli diingat dari akhir pekan (Reli Estonia)," ia menambahkan.

Sebastien Ogier tahu, terutama di tahap kedua, stage Reli Estonia akan buruk. Karenanya ia tak memaksakan diri dan lebih fokus menjaga posisinya ketimbang mengejar kertertinggalan.

Menghindari risiko yang tidak perlu adalah salah satu keahlian Ogier. Selain strategi dan skill, kesabaran seringkali memainkan peranan penting dalam persaingan juara.

"Kondisi dalam balapan sangat menantang. Setiap rute dan stage memiliki kesulitan sendiri. Bukan rahasia lagi bahwa dalam situasi seperti itu Anda harus mengambil risiko. Namun ada hal-hal di luar kontrol Anda," tutur Ogier.

 

dibagikan
komentar
Demi Titel WRC Junior, Pajari Ingin Pertahankan Konsistensi
Artikel sebelumnya

Demi Titel WRC Junior, Pajari Ingin Pertahankan Konsistensi

Artikel berikutnya

Peserta Reli Ypres Jadi Rekor di WRC dalam Enam Tahun Terakhir

Peserta Reli Ypres Jadi Rekor di WRC dalam Enam Tahun Terakhir
Muat komentar