WRC
R
Rally Sweden
11 Feb
Dibatalkan
Selengkapnya:

Pabrikan Baru Diperkirakan Masuk WRC Setelah 2022

Regulasi teknik baru di Kejuaraan Reli Dunia (WRC) tentang pemakaian mobil spesifikasi Rally1 hybrid mulai 2022 bisa menarik pabrikan untuk bergabung. Namun itu diyakini baru akan terjadi mulai 2023.

Pabrikan Baru Diperkirakan Masuk WRC Setelah 2022

WRC akan memasuki era baru pada tahun depan. Sejak 2017, para pereli menggunakan mobil spesifikasi World Rally Car (WRC) yang berbasis varian produksi massal.

Mobil-mobil itu memakai mesin 1.6 L (1.600 cc) turbo berdiameter restrictor 36 mm. Dengan berat kosong – tanpa pereli dan navigator tapi plus satu ban cadangan – minimal 1.175 kg, mobil spesifikasi WRC mampu mengeluarkan tenaga 310 sampai lebih dari 380 dk.    

Musim depan, mobil kategori WRC ini akan digantikan Rally1. Mobil spesifikasi Rally1 akan menggunakan mesin hybrid, menggunakan motor listrik yang menghasilkan tenaga 100 kW (134,1 bhp) yang ditempelkan pada mesin 1.6 L turbocharged inline-4.

E-motor ini wajib digunakan saat mobil di area servis dan saat mobil di jalan umum menuju lokasi trayek khusus (SS). Motor listrik ini juga bebas digunakan pereli saat lomba untuk menambah tenaga mobil.

Direktur Reli FIA Yves Matton optimistis ada pabrikan baru yang tertarik bergabung ke WRC dengan regulasi mobil spesifikasi Rally1 hybrid.

Direktur Reli FIA Yves Matton optimistis ada pabrikan baru yang tertarik bergabung ke WRC dengan regulasi mobil spesifikasi Rally1 hybrid.

Foto oleh: Joe Portlock / Motorsport Images

Sejauh ini, baru Toyota dan M-Sport Ford yang sudah menyiapkan mobil spesifikasi Rally1. Toyota dikabarkan bakal mencoba Yaris Rally1 untuk WRC 2022, pada akhir Februari nanti.

Sementara, M-Sport Ford sudah memodifikasi mesin Fiesta WRC sesuai regulasi Rally1. Namun untuk sasis dan bodi akan menggunakan Ford Puma.

Hyundai Motorsport sejauh ini belum mendapatkan instruksi dari prinsipal mereka di Korea Selatan untuk program WRC 2022. Dengan situasi ini, Toyota bisa menjadi satu-satunya yang memiliki tim pabrikan di WRC tahun depan.

Ford, seperti biasa, masih akan bekerja sama dengan M-Sport dalam mengembangangkan mobil Rally1. Pabrikan berlogo Oval Biru asal Amerika Serikat itu belum menunjukkan tanda-tanda tertarik menurunkan lagi tim pabrikan ke WRC.

Citroen terakhir menurunkan skuad pabrikan pada WRC 2019. Musim ini mereka hanya bermain di WRC2, itu pun lewat tim-tim privat. Perusahaan induk pabrikan asal Prancis itu, PSA, sudah menegaskan takkan turun di WRC selepas 2021.

Dalam keterangannya beberapa waktu lalu, Direktur Reli FIA Yves Matton menjelaskan potensi bergabungnya pabrikan baru menyusul munculnya aturan mobil Rally1 hybrid.

Baca Juga:

Salah satu alasannya, regulasi Rally1 hybrid ini selaras dengan perkembangan teknologi mobil ramah lingkungan yang kini sedang digalakan hampir seluruh pabrikan di dunia.

“Saya yakin pada akhir penerapapan Rally1 hybrid nanti, WRC akan memiliki paling tidak satu lagi pabrikan baru,” ucap matan Prinsipal Tim Citroen Racing tersebut.

Matton menjelaskan adanya sejumlah pabrikan baru yang serius tertarik untuk turun di WRC. Pria asal Belgia itu juga menyebut, pandemi Covid-19 telah menghambat negosiasi untuk meyakinkan para pabrikan itu bergabung ke WRC.

“Kendati begitu, saya yakin kami mampu menarik beberapa pabrikan. Namun yang pasti bukan untuk WRC 2022,” tutur Matton.

Regulasi WRC 2022 memang telah mengubah mobil spesifikasi WRC secara radikal untuk kali pertama sejak 1996. Dalam 24 tahu terakhir, jumlah tertinggi pabrikan yang turun di WRC adalah tujuh. Itu terjadi antara 1999 dan 2002.

Total, 12 pabrikan berbeda pernah atau masih turun dengan mobil spesifikasi reli dunia di WRC sejak 1997. Mereka adalah Citroen, Ford, Hyundai, Peugeot, Mini, Mitsubishi, Seat, Skoda, Subaru, Suzuki, Toyota, dan Volkswagen.          

dibagikan
komentar
Grip Hyundai i20 Coupe WRC Buat Solberg Terkesan

Artikel sebelumnya

Grip Hyundai i20 Coupe WRC Buat Solberg Terkesan

Artikel berikutnya

Teknisi Dituntut Siasati Kecepatan Mobil di WRC 2022

Teknisi Dituntut Siasati Kecepatan Mobil di WRC 2022
Muat komentar