Persaingan Sengit Bakal Tersaji dalam Reli Monza

Juara World Rally Championship (WRC) 2020 masih harus ditentukan hingga event final, Reli Monza, pekan ini. Empat pereli dan dua pabrikan bakal bersaing menjadi yang terbaik.

Persaingan Sengit Bakal Tersaji dalam Reli Monza

Elfyn Evans paling difavoritkan meraih titel individu karena saat ini pereli Toyota Gazoo Racing ini memimpin klasemen dengan keunggulan 14 poin dari rekan setimnya, Sebastien Ogier.

Namun persaingan tetap terbuka karena ada 30 poin maksimal yang bisa diperebutkan. Evans akan berjuang untuk gelar perdananya, sementara Ogier telah mengoleksi enam titel WRC.

Reli Monza, yang pertama kali masuk kalender WRC, diprediksi bakal sulit. Sebab menyajikan perpaduan special stage (SS) di sirkuit dan rute pegunungan dengan permukaan aspal.

Baca Juga:

Sirkuit mulus, dengan sudut klasik Parabolica, tikungan curam di trek oval serta jalan berkerikil pada Jumat (4/12/2020) membuat tantangan Monza kontras pada sesi Sabtu (5/12/2020).

Hari itu, para pereli akan melahap SS pegunungan yang lebih konvensional dan familer dengan ajang WRC dibandingkan memacu mobilnya di dalam sirkuit yang teratur.

"Ini event baru untuk saya. Situasinya akan berbeda antara Jumat, Sabtu dan Minggu. Jadi kami harus beradaptasi dan memastikan set-up mobil tepat," ujar Evans kepada Wrc.com.

"Kami berada di posisi yang bagus, namun itu bukan jaminan sebab dengan margin (poin) saat ini persaingan masih sangat terbuka. Untuk itu kami perlu tampil maksimal."

Pereli Toyota Gazoo Racing, Elfyn Evans, paling difavoritkan bisa merengkuh gelar WRC 2020.

Pereli Toyota Gazoo Racing, Elfyn Evans, paling difavoritkan bisa merengkuh gelar WRC 2020.

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

Seperti Evans, Ogier tidak punya banyak pengalaman tampil di permukaan yang rigid dengan mobil Toyota Yaris WRC. Karena itu, ia tak merasakan tekanan jelang Reli Monza.

"Kami belum lagi memacu mobil di aspal sejak (Reli) Monte Carlo pada Januari lalu, Jadi sesi tes sangat penting," kata Ogier yang baru bergabung ke Toyota musim ini.

"Masih ada kesempatan untuk meraih gelar dan selama kami memiliki peluang, maka kami akan berjuang untuk itu. Rencananya (saya) adalah fokus tampil secepat mungkin."

Selain Evans dan Ogier, dua pereli Hyundai Motorsport: Thierry Neuville dan Ott Tanak juga masih punya kesempatan menjadi juara kendati itu akan jadi misi yang sangat sulit.

Pereli Toyota Gazoo Racing, Sebastien Ogier, dan navigatornya, Julien Ingrassia, memiliki peluang menjuarai WRC 2020.

Pereli Toyota Gazoo Racing, Sebastien Ogier, dan navigatornya, Julien Ingrassia, memiliki peluang menjuarai WRC 2020.

Foto oleh: Red Bull Content Pool

Neuville kini menempati posisi ketiga dan tertinggal 24 poin dari Evans. Sedangkan Tanak berjarak 28 angka dari pimpinan klasemen. Namun misi lain juga diusung keduanya.

Mereka berambisi membantu Hyundai untuk dapat mempertahankan gelar manufaktur atau konstruktor. Pabrikan Korea Selatan ini unggul tipis, tujuh poin, dari Toyota.

Untuk titel manufaktur, persaingan pun masih terbuka karena ada 43 poin maksimal yang bisa diperebutkan di Monza. Tentu saja ini membuat event final WRC 2020 akan menarik.

Perjuangan para peserta dimulai hari ini, Kamis (3/12/2020) siang waktu setempat atau sore WIB. Reli Monza terdiri dari 16 SS dengan total jarak 241,14 kilometer (km).

Juara bertahan dari Hyundai Motorsport, Ott Tanak, dan co-driver Martin Jarveoja masih berpeluang meraih titel WRC musim ini.

Juara bertahan dari Hyundai Motorsport, Ott Tanak, dan co-driver Martin Jarveoja masih berpeluang meraih titel WRC musim ini.

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Neuville: Reli Monza Tahun Ini Spesial

Artikel sebelumnya

Neuville: Reli Monza Tahun Ini Spesial

Artikel berikutnya

Hasil Shakedown Reli Monza: Neuville Tercepat, Evans Tergelincir

Hasil Shakedown Reli Monza: Neuville Tercepat, Evans Tergelincir
Muat komentar