Prokop ancam keluar dari WRC setelah penalti di Italia

Pembalap privateer WRC, Martin Prokop sangat marah dengan penalti lima menit yang dia terima. Hal tersebut membuatnya keluar dari persaingan bahkan sebelum Reli Italia Sardegna dimulai.

Prokop sendiri sudah berpatisipasi dalam kurun waktu yang lama, di mana ia memulai debutnya dengan mobil spesifikasi tertinggi pada tahun 2011 silam dan sejak itu dia menjadi pembalap reguler.

Tampil di Reli Dakar untuk pertama kalinya dalam tahun ini membuat dia merencanakan musim 2016 yang pendek, dan Italia merupakan reli ketiganya pada musim ini.

Kesempatan Prokop untuk meraih hasil yang bagus sudah sirna bahkan sebelum stage pertama, karena segel di transmisi mobilnya rusak.

“Terima kasih kepada para steward untuk penalti lima menit. Saya sangat marah dengan ini. Saya telah kehilangan motivasi saya,” ungkap Prokop setelah SS1.

Menurut Regulasi Olahraga WRC, jika segel pada mesin/transmisi ditemukan berada dalam kondisi yang rusak tanpa izin tertulis oleh Delegasi Teknis FIA, maka steward berhak menjatuhi hukuman penalti tambahan waktu sebesar lima menit di reli selanjutnya.

Prokop hanya berada di posisi ketiga setelah hari Sabtu, sebelum kemudian bertarung untuk naik posisi dan pada akhirnya ia finish ke-11 pada akhir reli ini, tertinggal setengah menit dari 10 besar.

“Ini merupakan salah satu reli favorit saya, tetapi kami tampil kesulitan akibat penalti tersebut,” kata Prokop setelah Power Stage.

“Saya akan meninggalkan kejuaraan ini. Saya tidak senang dengan situasi ini. Saya tidak tahu kapan saya akan kembali.”

Selain tampil secara part time di WRC dan juga berpatisipasi di Dakar, Prokop juga berkompetisi di beberapa balap ketahanan, termasuk Mugello 12 Hours bersama Robert Kubica.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan WRC
Event Reli Italia
Pembalap Martin Prokop
Tim Jipocar Czech National Team
Tipe artikel Breaking news