Reli Akropolis: Rovanpera Memimpin, Evans-Neuville Bermasalah

Kalle Rovanpera jadi penguasa sementara Reli Acropolis setelah Special Stage (SS) yang mengakhiri harapan duo Hyundai: Elfyn Evans dan Thierry Neuville, untuk meraih kemenangan.

Reli Akropolis: Rovanpera Memimpin, Evans-Neuville Bermasalah

Rovanpera membuka keunggulan 3,8 detik atas Ott Tanak (Hyundai) saat mereka berdua berbagi kemenangan panggung pada etape pembuka. Kemudian, pemuncak klasemen Sebastien Ogier menduduki posisi ketiga.

Dia unggul 23,4 detik atas Dani Sordo (Hyundai), yang dikenai penalti jump start 10 detik pada SS3. Ogier juga memiliki keunggulan 45,8 detik dari Gus Greensmith (M-Sport).

Namun, kesialan menimpa Evans. Memulai akhir pekan Reli Akropolis dengan kuat, dia lalu dihantam masalah girboks di antara SS2 dan SS3. Alhasil sang pereli terlambat check-in dan mendapat penalti 40 detik.

Tanpa servis di tengah hari, serta hanya zona pemasangan ban yang harus diperhatikan, Evans akhirnya dengan susah payah berhasil menyelesaikan SS3. Tetapi, dia tertinggal sampai 2 menit 26 detik.

“Saya berpikir tidak ada banyak yang bisa kami lakukan saat ini, tapi kami mencoba,” kata Evans.

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Foto oleh: Toyota Racing

Pesaing beratnya, Neuville, malah bernasib lebih buruk. Hyundai yang dikemudikannya terlambat 24 menit pada kontrol waktu usai zona pemasangan ban sebelum SS4 karena masalah power steering.

Belum cukup sampai di situ, Neuville dijatuhi penalti waktu sebanyak 4 menit, membuatnya harus berjuang keras untuk menyentuh garsi finis. Dia pun selisih hingga 6 menit 9 detik dari Rovanpera.

“Ini kekacauan besar. Kami memiliki banyak masalah teknis dari pagi, dan sekarang power steering juga. Suatu hari untuk dilupakan,” tutur Neuville.

“Kami terus berjuang. Ada dua etape lagi dan kami tidak akan menyerah.”

Baca Juga:

Rovanpera sendiri mengklaim kemenangan di SS4 dengan keunggulan 0,8 detik atas Tanak, serta unggul 3,2 detik dari Ogier yang menduduki urutan ketiga di depan Sordo, Greensmith, dan Adrien Fourmaux.

Selain dua masalah yang dihadapi Evans serta Neuville, Tanak juga sempat dihantam problem pada mobilnya. Dia melaporkan mesinnya tidak menyala dan peredam panas berlebih yang menyebabkan hilangnya kecepatan.

“Di lintasan yang berkelok-kelok, mesin mati seperti biasa. Saya kesulitan mengaturnya, dan juga peredam terasa agak panas, jadi cukup sulit untuk dikemudikan saat ini,” ucapnya.

Reli Akropolis masih akan berlanjut Sabtu (11/9/2021) hari ini. Meski hari pertama berlangsung lancar, setidaknya nyaris tanpa insiden, muncul kekhawatiran cuaca bakal menyebabkan trek makin sulit dilewati.

Ya, para pereli mengkhawatirkan bahwa hujan lebat akan membuat lintasan gravel jadi basah. Ditambah kondisi berlumpur, jelas hal itu bakal membuat mereka putar otak guna mencari set-up mobil yang tepat.

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Foto oleh: Toyota Racing

dibagikan
komentar

Video terkait

Gegara Girboks, Elfyn Evans Pesimistis Tatap Persaingan Titel Juara WRC

Artikel sebelumnya

Gegara Girboks, Elfyn Evans Pesimistis Tatap Persaingan Titel Juara WRC

Artikel berikutnya

Thierry Neuville Lebih Merasa seperti Mekanik ketimbang Pereli

Thierry Neuville Lebih Merasa seperti Mekanik ketimbang Pereli
Muat komentar