Reli Kenya sampai SS7: Rovanpera Memimpin 20 Detik Lebih atas Evans

Pereli Toyota Gazoo Racing World Rally Team (WRT) itu memenangi tiga dari enam trayek khusus (Special Stage/SS) yang dilombakan pada Jumat (24/6/2022) di Reli Safari Kenya.

Reli Kenya sampai SS7: Rovanpera Memimpin 20 Detik Lebih atas Evans

Pemimpin klasemen umum Kejuaraan Dunia Reli (WRC) Kalle Rovanpera hanya menempati P11 seusai hari pertama Reli Safari Kenya, Kamis (23/6/2022) lalu, akibat kebocoran ban di SS1 Super Special Kasarani.

Namun, pereli muda Finlandia tersebut berhasil menebusnya dengan menempati posisi pertama pada hari kedua lomba di medan gravel berdebu tebal di sekitar Danau Naivasha, Great Rift Valley, Kenya, Jumat.

Beratnya medan akibat sangat tebalnya debu membuat hampir separuh peserta lomba mengalami masalah. Kendati begitu, Toyota GR Yaris Rally1 sepertinya tidak mengalami masalah berarti.

Setelah memimpin pada hari pertama, juara dunia bertahan sekaligus pemenang Reli Kenya tahun lalu Sebastien Ogier sempat memimpin catatan waktu.

Namun setelah tiga trayek khusus, tepatnya seusai SS4, rekan setim juara dunia delapan kali (2013-2018, 2020, 2021) tersebut, Elfyn Evans, berhasil mengambil alih pimpinan lomba.

Sayang, pereli asal Wales tersebut terlihat kesulitan menjelang akhir lomba Jumat karena memilih ban belakang soft untuk Toyota GR Yaris Rally1 andalannya. Kondisi tersebut berhasil dimaksimalkan Kalle Rovanpera.

Dari enam SS yang dilombakan pada Jumat, Rovanpera berhasil memenangi tiga di antaranya, termasuk SS7 Kedong 2 yang berjarak 31,25 km. Dua SS lain yang dimenangi Rovanpera adalah Geothermal 1 (SS3) dan Kedong 1 (SS4).

Rovanpera yang mencatat waktu 17 menit 43,2 detik di SS7, mampu unggul hingga 21,1 detik atas Evans yang finis di P4. Rovanpera mampu menggeser Ogier yang memimpin usai SS5 dan SS6 namun hanya finis P8 pada SS7 karena ban mobilnya mengalami kebocoran.

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Foto oleh: Tomasz Kaliński

Performa lebih stabil yang diperlihatkan Evans menempatkannya di posisi kedua klasemen sementara Reli Kenya. Tetapi, pereli Wales itu tertinggal 20 detik lebih dari Rovanpera, tepatnya 22,4 detik.

“Saya rasa kami melakukan tugas dengan baik. Strategi kami adalah berusaha tampil cepat namun tetap aman. Kami dalam posisi bagus saat ini. Namun besok akan tantangan akan lebih berat,” ujar Rovanpera yang didampingi navigator Jonne Halttunen tersebut.

“Saya belum berpengalaman di medan seperti ini. Tahun lalu, kami tidak melibas banyak medan lunak (karena debu sangat tebal) seperti ini. Jadi, ini sesuatu yang baru buat saya.

“Memang, medan lomba relatif lebih bersih saat kami melibas untuk kali kedua. Kami menikmati hampir semua SS kecuali yang terakhir. Saya rasa, semua pereli yang mampu finis akan merasa lega,” kata Rovanpera.

Evans masih menjadi lawan terberat Rovanpera sejauh ini. Namun, Ott Tanak (Hyundai Shell Mobis WRT) sudah mengintai di posisi ketiga dengan gap 25,3 detik. Juara dunia 2019 itu hanya berjarak 2,9 detik dari Evans.

Pereli Toyota lainnya Takamoto Katsuta turun dari posisi kedua menjadi keempat seusai SS7. Ia kehilangan banyak waktu saat berusaha melewati M-Sport Ford Puma Rally1 milik Craig Breen yang mengalami kerusakan suspensi depan kanan di SS7.

Katsuta tertinggal 26,6 detik dari Rovanpera namun hanya kalah 1,3 detik dari Tanak. Katsuta juga unggul hingga 30,9 detik atas Thierry Neuville (Hyundai Shell Mobis WRT) di P5.

Ott Tanak, Martin Jarveoja, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Ott Tanak, Martin Jarveoja, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Foto oleh: Tomasz Kaliński

Peringkat kedua klasemen sementara WRC 2022 itu memang menemui banyak masalah pada Hyundai i20 N Rally1 sepanjang enam SS hari kedua Reli Kenya. Setelah kehilangan tenaga di SS4, Neuville kemudian mengeluhkan traksi dan sulitnya mengendalikan mobil.

Neuville memang masih unggul satu menit lebih atas Ogier di P6. Tetapi, gapnya dengan Rovanpera di P1 mencapai 57,5 detik. Sementara, Ogier yang berada di P6 usai hari kedua Reli Kenya, tertinggal hingga 2 menit 08,2 detik dari Rovanpera.

Peringkat ketujuh dan kedelapan masing-masing ditempati Oliver Solberg (Hyundai Shell Mobis WRT), dan pereli kelas WRC2 Kajetan Kajetanowicz. Solberg tertinggal hingga 4:27,1 menit sedangkan Kajetanowicz 9:51,1 menit dari Rovanpera.

Breen berada di P9 (+10:24,6 menit dari Rovanpera) kendati mendapatkan penalti 10 menit akibat tidak mampu menyelesaikan SS7. Pereli WRC2 lainnya Sean Johnston menggenapi 10 besar klasemen setelah Citroen C3.

Gus Greensmith menjadi satu-satunya pereli M-Sport Ford yang mampu menyelesaikan lomba hari kedua Reli Kenya. Namun, tertinggal hampir 15 menit dari Rovanpera akibat masalah pada ban di SS7 membuatnya berada di P12 klasemen sementara lomba.

Sebelumnya, Sebastien Loeb mundur dari lomba setelah bermasalah dengan mesin Ford Puma Rally1 usai SS4. Sementara, Adrien Fourmaux mengalami kendala pada sistem transmisi.

Baca Juga:

Hari ketiga Reli Kenya, Sabtu (25/6/2022) akan kembali melombakan enam SS mulai SS8 sampai SS13. Total jarak lomba di sebelah utara Kenya, tepatnya di sekitar Danau Elmenteita, itu mencapai 150,88 km yang menjadi leg terpanjang di Reli Kenya 2022 ini.

Lomba dimulai dengan melibas SS8 Soysambu 1 (29,32 km), yang diperpanjang dibanding tahun lalu. Selanjutnya, SS9 Elmenteita 1 (15,08 km) digelar di jalur tak terpakai di Delamere Estate.

Adapun SS10 Sleeping Warrior 1 (31,04 km) akan digelar di perbukitan tempat suku Masai bermukim. Ketiga SS ini akan diulang setelah para pereli masuk service park seusai paruh pertama.

dibagikan
komentar
Sebastien Loeb Jelaskan Kendala Teknis pada Baterai
Artikel sebelumnya

Sebastien Loeb Jelaskan Kendala Teknis pada Baterai

Artikel berikutnya

WRC Safari SS10: Ott Tanak Keluar dari Persaingan Pemenang, Rovanpera Kokoh

WRC Safari SS10: Ott Tanak Keluar dari Persaingan Pemenang, Rovanpera Kokoh