Reli Safari Masuk Kalender WRC hingga 2023

Ungkapan kepuasan dan pujian yang diberikan pada penyelenggaraan Reli Safari Kenya, membuat Kejuaraan Dunia Reli (WRC) memasukkannya lagi ke kalender 2023.

Reli Safari Masuk Kalender WRC hingga 2023

Kembalinya reli ikonik itu setelah menghilang dari jadwal selama 19 tahun, membuat para pereli, tim dan penonton antusias. Lomba seharusnya digelar tahun lalu, tapi pandemi Covid-19 memaksa penyelenggara menunda jadi musim ini.

Sebastian Ogier menjadi penguasa medan berat dan sangat menantang. WRC telah mengonfirmasi sudah mengantongi perjanjian beberapa tahun.

“Kesepakatan telah ditandatangani dengan promotor untuk beberapa tahun. Idenya memasukkan mereka dalam kalender setidaknya tiga tahun,” direktur Reli FIA, Yves Matton, mengungkapkan kepada Motorsport.com.

Keterangan tersebut berbeda yang diutarakan Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, saat pemberian trofi juara. Ia menyebut Reli Safari jadi bagian WRC hingga 2026. Pemerintah juga berkomitmen memberi dukungan finansial untuk musim depan.

“Itu memberi kepuasan besar, karena itu, diumumkan bahwa kami telah sepakat, dengan Federasi Otomotif Internasional (FIA) dan WRC, untuk lanjut menggelar Reli Safari di Kenya, setiap tahun hingga 2026,” ujar Kenyatta.

Setelah mencari penjelasan, WRC membantah kalau Reli Safari akan tersedia hingga 2026. Sejauh ini, mereka masih sesuai dengan kontrak yang berlaku dua tahun lagi.

“Reli Safari Kenya membuktikan sukses luar biasa yang kami semua harapkan dan perkirakan,” kata juru bicara Promotor WRC kepada Motorsport.com.

Baca Juga:

“Reli menerima sambutan luar biasa dari warga lokal, yang antusias dan semangatnya terhadap Reli Safari tidak hilang sama sekali meski 19 tahun kejuaraan berlalu. Ini seperti kisah dongeng di motorsport dan memberikan tantangan berat yang dihadapi pembalap dengan penuh semangat.

“Kami sekarang punya perjanjian beberapa tahun dengan Reli Safari dan menantikan kembali pada 2022.”

Ogier, wakil Toyota Gazoo Racing, mendorong agar Reli Safari masuk ke kalender WRC secara permanen.

“Jujur, saya akan mengatakan ya,” jawabnya saat ditanya apakah seharusnya ajang tersebut masuk agenda WRC secara reguler.

“WRC perlu keberagaman dan saya kira itu bagus dan akhir pekan ini, sungguh menghibur. Saya yakin banyak orang menikmati menonton aksi dan bagi kami, itu sesuatu yang sangat berbeda.

“Ketika Anda melihat antusiasme warga lokal membuat kami sangat gembira. Saya sangat menikmati pekan itu, apalagi setelah sekian lama tidak melihat penonton. Sungguh luar biasa melihat sejumlah orang di ruas jalan.”

Gus Greensmith, Stuart Loudon, M-Sport Ford WRT Ford Fiesta WRC

Gus Greensmith, Stuart Loudon, M-Sport Ford WRT Ford Fiesta WRC

Foto oleh: M-Sport

dibagikan
komentar

Video terkait

Hyundai Akan Turunkan Loubet di Kelas Utama Reli Estonia

Artikel sebelumnya

Hyundai Akan Turunkan Loubet di Kelas Utama Reli Estonia

Artikel berikutnya

Neuville Dinilai Melaju Terlalu Cepat di Reli Safari Kenya

Neuville Dinilai Melaju Terlalu Cepat di Reli Safari Kenya
Muat komentar