Reli Spanyol, Hyundai Pede Mampu Sabet Kemenangan Ketiga

Setelah berhasil merebut dua podium pada lomba di medan gravel terakhir Kejuaraan Reli Dunia (WRC) 2021, Hyundai percaya diri (pede) mampu menang di aspal Catalunya.

Reli Spanyol, Hyundai Pede Mampu Sabet Kemenangan Ketiga

Sejumlah faktor membuat Hyundai optimistis mampu merebut kemenangan pada putaran ke-11 WRC 2021 tersebut. Pertama, di Reli Spanyol pada akhir pekan depan (14-17/10/2021), mereka akan menurunkan lima Hyundai i20 Coupe WRC sekaligus.

Tiga bakal dikendarai para pereli skuad pabrikan Hyundai Shell Mobis World Rally Team (WRT): Thierry Neuville, Ott Tanak, dan jagoan tuan rumah Dani Sordo.

Sementara, di Salou, Catalunya – pusat Reli Spanyol – nanti, Oliver Solberg dan Nils Solans akan kali pertama menggeber mobil spesifikasi WRC untuk trek aspal, milik Tim Hyundai 2C Competition.

Alasan kedua, Neuville berpengalaman memenangi gelaran terakhir Reli Spanyol pada 2019 (musim lalu ditiadakan karena pandemi Covid-19) saat masih didampingi Nicolas Gilsoul.

Pereli asal Belgia yang kini dinavigatori Martijn Wydaeghe tersebut dikenal piawai di medan aspal. Dari 14 kemenangan lomba WRC, lima di antaranya dibuat di medan tarmac: Reli Jerman 2014, Reli Prancis (Corsica) 2017 dan 2019, Reli Spanyol 2019, serta Reli Ypres Belgia 2021.       

Hyundai kian yakin mampu merebut kemenangan ketiga WRC 2021 – setelah Reli Arctic (Tanak) dan Reli Belgia (Neuville) – di Catalunya karena pada lomba sebelumnya, Reli Finlandia, berhasil menempatkan Tanak dan Graig Breen di podium kedua dan ketiga.

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC, saat turun di Reli Ypres Belgia.

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC, saat turun di Reli Ypres Belgia.

Foto oleh: Austral / Hyundai Motorsport

“Setelah hasil terbauk kami di reli yang dari sejarah selalu menjadi salah satu titik lemah kami (Finlandia), seluruh tim memiliki motivasi baru dan siap menghadapi Reli Spanyol,” ujar Andrea Adamo, Prinsipal Hyundai Motorsport, seperti dikutip dari laman resmi tim.

“Dengan tinggal dua lomba tersisa musim ini, kami ingin mengakhiri WRC 2021 dengan performa terkuat sekaligus merayakan perpisahan dengan era lama WRC.”

Pada edisi terakhir Reli Spanyol, dua tahun lalu, Neuville mampu menang dengan melibas beberapa jenis medan berbeda. Sementara, Sordo berhasil finis di P3. Podium ganda di Reli Spanyol 2021 nanti akan signifikan bagi Hyundai di klasemen konstruktor.

Reli Spanyol 2021 juga bakal memberikan tantangan berbeda dibanding sebelumnya. Untuk kali pertama sejak 2009, lomba nanti akan berlangsung seluruhnya di medan tarmac.

Hyundai i20 Coupe WRC sendiri terbukti kuat dan cepat di medan aspal WRC musim ini. Pada Reli Belgia lalu, mereka berhasil finis 1-2 lewat Neuville dan Breen.  

Dani Sordo, Borja Rozada, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC saat turun di Reli Italia.

Dani Sordo, Borja Rozada, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC saat turun di Reli Italia.

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

“Dengan hasil bagus di Belgia, kami menunjukkan mampu kompetitif di medan aspal. Itulah mengapa kami membuat target tinggi di Catalunya,” tutur Adamo.

“Podium Reli Spanyol 2019 lalu diisi Neuville, Tanak, dan Sordo. Jadi, kini mereka tahu benar apa yang diperlukan untuk cepat di medan aspal Catalunya.”

Neuville juga mengaku siap menghadapi tantangan baru di Reli Spanyol. Saat kali pertama turun di Catalunya, semua lintasan Reli Spanyol adalah aspal.

“Setelah beberapa tahun memakai medan kombinasi, kami akhirnya kembali ke lintasan aspal murni,” kata runner-up WRC lima kali (2013, 2016, 2017, 2018, 2019) asal Belgia tersebut.

“Spanyol ini menjadi salah satu reli yang saya sukai. Sungguh menyenangkan mengendarai mobil spesifikasi WRC di jalan-jalan yang flowing dengan pemandangan indah di Catalunya.”

Bagi Tanak, Reli Spanyol menjadi salah satu lomba berkarakter cepat dalam kalender WRC. Hal itulah yang membuat juara dunia 2019 tersebut mengaku selalu menikmati lomba di sana.

“Setelah dua podium beruntun, pasti menyenangkan bila mampu membuat hat-trick di Spanyol. Kami akan berupaya keras untuk mengakhiri musim dengan bagus tahun ini,” tutur pereli asal Estonia tersebut.

Baca Juga:

Setelah tahun lalu tidak bisa digelar, tak ada yang lebih menyenangkan bagi Dani Sordo bisa kembali turun pada lomba kandangnya. “Saya sudah tidak sabar lagi untuk memulai lomba di negara sendiri. Saya berharap cuaca akan bagus,” katanya.

Menjelang Reli Spanyol, Thierry Neuville masih menjadi pereli terbaik Hyundai dengan menempati peringkat ketiga klasemen dengan 130 poin. Ott Tanak berada di P5 diikuti Craig Breen sedangkan Dani Sordo berada di P9 klasemen.

Di klasemen konstruktor, Hyundai sebagai kampiun dua musim terakhir saat ini berada di peringkat kedua dengan 380 poin. Mereka tertinggal 61 poin dari Toyota Gazoo Racing WRT yang masih memimpin.   

dibagikan
komentar
Nil Solans Gantikan Pierre-Louis Loubet di Hyundai 2C Competition

Artikel sebelumnya

Nil Solans Gantikan Pierre-Louis Loubet di Hyundai 2C Competition

Artikel berikutnya

Teemu Suninen Incar Kursi Full-Time di WRC 2022

Teemu Suninen Incar Kursi Full-Time di WRC 2022
Muat komentar