Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
WRC Reli Swedia

Kalle Rovanpera Sebut Reli Swedia Tidak Segila yang Dipikirkan

Pereli Toyota Gazoo Racing WRT, Kalle Rovanpera, mengaku dirinya tidak perlu melakukan hal gila di WRC Swedia.

Kalle Rovanperä, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Sebelum ajang itu bergulir pekan lalu, sebagian besar peserta memprediksi bahwa Reli Swedia akan menjadi yang paling cepat dalam sejarah. Namun, Kalle Rovanpera tak merasa sensasi seperti itu.

Reli Swedia tahun ini memang digelar di lokasi yang berbeda. Jika pada musim 2020 Reli Swedia digelar di Torsby, Varmland, tahun ini para pereli menyambangi Umea, yang berada di bagian utara negeri Skandinavia itu.

Reli Swedia kali ini memilih jalan berpermukaan salju. Para pereli juga harus menyelesaikan 17 etape, lebih banyak enam etape dari musim 2020.

Uniknya, banyak sekali trek lurus. Peserta seperti Craig Breen dan Ott Tanak mengatakan rekor kecepatan tertinggi di WRC bisa saja terpecahkan.

Sayangnya, hal itu tak terwujud. Kalle Rovanpera yang memenangi Reli Swedia saja hanya mencapai kecepatan rata-rata tertinggi di 121,5 km/jam, yang mana kecepatan tersebut hanya mencapai peringkat 20 besar saja dalam sejarah WRC.

Baca Juga:

Ditanyai apakah Rovanpera perlu mengambil tindakan yang gila pada saat mengendarai Toyota GR Yaris Rally1 di jalanan Umea, ia merasa balapan itu justru tak segila yang dibayangkan.

"Saya akan katakan bahwa di beberapa lokasi kecepatannya memang tinggi. Tapi saya tidak perlu melaju hingga melewati batas saya, karena saya tidak merasa perlu melakukan hal-hal gila di sini. Itu cukup mengejutkan saya," ungkap pereli 21 tahun itu.

"Kami mengalami beberapa momen kecil di sana-sini yang mana kami melewati batasan-batasan. Tapi, secara keseluruhan, kami tidak melakukan kesalahan besar dan saya senang akan hal itu.

"Memang kalau berbicara dari seluruh pekan reli kali ini, etape-etape yang ada bisa dibilang cepat. Beberapa di antaranya mungkin lebih cepat dari apa yang saya pikirkan. Tapi kembali lagi, tidak ada yang gila di sini. Etape-etapenya bagus dan bisa dibilang ini salah satu reli tersulit."

Rekor kecepatan rata-rata tertinggi dalam WRC pernah tercatat di Reli Finlandia 2016. Saat itu, pereli asal Inggris, Kris Meeke, melaju sampai kecepatan rata-rata di angka 126.60 km/jam.

Kalle Rovanperä, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Kalle Rovanperä, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Foto oleh: Red Bull Content Pool

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Menang di Swedia, Presiden Toyota Beri Selamat Kalle Rovanpera
Artikel berikutnya Latvala Terkesan dengan Performa Rovanpera di Reli Swedia

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia