Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Renault Clio Rally3 Siap Memulai Tes

Mobil berpenggerak empat roda pertama Renault di Kejuaraan Dunia Reli (WRC), Clio Rally3, siap memasuki tahap tes.

Paolo Andreucci, Francesco Pinelli, Renault Clio Rally4

Benoit Nogier selaku Direktur Renault Customer Racing mengakui, tahun ini menjadi momen bagi pabrikan asal Prancis itu untuk menurunkan mobil reli hasil pengembangan terakhir mereka, Renault Clio Rally3.

Sebelumnya, Renault sudah memiliki mobil reli di Grup Rally5 yang turun di Kejuaraan Reli Eropa (ERC) kelas ERC4.

Juga Renault Clio Rally4 yang melakukan debut pada Targa Florio – Rally Internazionale di Sicilia 2021 yang digeber Paolo Andreucci (foto utama). Renault Clio Rally4 ini bisa diturunkan di kelas ERC3.

Dengan Clio Rally3, Renault berharap bisa ikut bersaing di kelas WRC3 yang memang. Mobil spesifikasi Rally3 ini juga bisa diturunkan di kelas ERC3, European Trophy Cup (ETC)3, dan berbagai kelas ketiga kejuaraan reli regional lainnya.

“Dalam beberapa pekan ke depan, kami akan melakukan tes pertama (Renault Clio Rally3),” tutur Nogier seperti dikutip laman wrc.com.

“Bisa Anda bayangkan, kami baru menyingkap sedikit dari kategori ini. Namun kami bekerja kras. Senang rasanya Renault akhirnya memiliki mobil reli berpenggerak empat roda (four-wheel drive/4WD) pertama.”

Mobil Rally3 memiliki berat minimal 1.210 kg dengan kapasitas mesin enam silinder bervariasi; turbo untuk mesin 927-1.067cc, 1.067-1.333cc, dan 1.333-1.620cc, serta 1.390-1.600cc dan 1.600-2.000cc normal tanpa turbo. Restrictor turbo dibatasi 31 mm.

Dengan homologasi spesifikasi di atas, mobil Rally3 yang harus siap turun di reli dengan harga tidak lebih dari 100 ribu euro (sekira Rp1,62 miliar) kerap disebut mobil Grup N modern atau versi 4WD dari spec Rally4/R2.

Baca Juga:

Nogier menambahkan, perubahan regulasi terkait struktur kelas di Kejuaraan Dunia Reli yang dilakukan pada 2021, yang mencantumkan aturan bila kelas WRC3 (level ketiga di WRC) memakai mobil spesifikasi Rally3, membuat seri ini sangat menarik bagi Renault.

“Sungguh menyenangkan mengetahui Rally3 menjadi bagian dari masa depan dari Kejuaraan Reli Dunia. Pasti akan menarik melihat seperti apa perbandingan performa antara Clio dengan Ford Fiesta (di level Rally3) nanti,” ujar Nogier.

“Saya berharap akan ada lagi pabrikan yang mau bermain di kategori ini. Saya kira itu akan membuat kelas ini makin kompetitif dan menarik. Saya yakin kelas ini akan memiliki daya tarik tersendiri.”

Sejauh ini, mobil yang turun di kelas WRC3 hanyalah Ford Fiesta Rally3 buatan M-Sport Divisi Polandia. Ford menjual cukup banyak Fiesta Rally3  ini kepada sejumlah customer team maupun pereli privat karena juga bisa diturunkan di FIA Junior WRC.

Renault akan memulai tes Clio Rally3 di medan gravel terlebih dulu untuk kemudian aspal pada musimm ini. Renault Clio Rally3 diperkirakan baru bisa melakukan debut kompetitif pada awal 2023 nanti.

Renault sejatinya memiliki sejarah panjang di WRC. Melalui merek Alpine, mereka merebut gelar juara dunia konstruktor pada musim perdana WRC, 1973. Saat itu, Alpine-Renault A110 berhasil memenangi enam lomba dan mengoleksi total 15 podium.

Renault juga pernah memiliki mobil legendaris saat kelas utama WRC diisi mobil-mobil Grup B pada awal 1980-an. Renault 5 Turbo, Renault 5 Maxi Turbo, dan Renault 5 GT Turbo, semua berhasil memenangi lomba WRC di Grup B saat itu.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Lorenzo Bertelli Absen Reli Swedia demi Peragaan Busana
Artikel berikutnya Kawanan Rusa Ganggu Seri WRC 2022 Reli Swedia

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia