Sebastien Ogier Antisipasi Ketidakpastian Era Hybrid WRC

Juara WRC 2021, Sebastien Ogier, meyakini akan ada lebih banyak ketidakpastian dari sebelumnya, saat kejuaraan beralih ke mesin hybrid yang benar-benar baru.

Sebastien Ogier Antisipasi Ketidakpastian Era Hybrid WRC

Pengoleksi delapan titel itu menguji coba GR Yaris WRC Rally1 untuk pertama kalinya pada akhir pekan lalu, bagian dari persiapan jelang Reli Monte Carlo - event yang sudah dikonfirmasi dalam kalender WRC 2022.

Sejatinya, sang pereli kawakan dijadwalkan tes pada bulan lalu. Namun, rencana harus tertunda usai kecelakaan Elfyn Evans yang menyebabkan mobil rusak parah dan tidak bisa diuji.

Dalam tes yang berlangsung selama dua hari di aspal pegunungan Alpen itu, Ogier begitu menikmati sensasi mengemudikan GR Yaris WRC Rally1. Akan tetapi, dia menyoroti keandalan yang bakal menjadi faktor penentu.

“Saya kira di minggu-minggu awal musim, keandalan dapat memainkan peran yang lebih besar karena mobil-mobil ini sangat baru dan kami melihat bahwa setiap tes kemajuan besar sedang dibuat,” tutur Ogier.

“Mungkin dibandingkan dengan musim lalu itu bisa memainkan peran yang lebih besar. Tapi esaya yakin tim akan bekerja keras dan berhasil membuat mobil ini berkembang dalam performa dan keandalan.

“Kami harus jujur, pergi ke Monte Carlo ada tanda tanya besar untuk semua orang dan lebih banyak ketidakpastian daripada yang saya yakini.”

Sebastien Ogier, Benjamin Veillas, Toyota Yaris Rally1

Sebastien Ogier, Benjamin Veillas, Toyota Yaris Rally1

Foto oleh: Julien Perez Alonso

Soal perbandingan antara GR Yaris dengan pendahulunya, Ogier mengungkapkan ada kemunduran dalam hal performa. Kendati demikian, dia optimistis kecepatan mobil akan meningkat seiring pengembangan mesin Rally1.

Regulasi WRC 2022 menyatakan, mobil Rally1 akan menghasilkan 500 tenaga kuda ketika didorong oleh motor listrik 100kW yang diaktifkan dan dikombinasikan dengan mesin pembakaran internal 1,6 liter turbo-charged.

“Menurut saya, Anda harus jujur ini adalah langkah mundur dalam hal performa. Mobil lebih lambat dan lebih berat. Regulasi teknis membuat sedikit lebih banyak batasan dalam banyak hal,” ucap Ogier.

“Tetapi bagi saya yang terpenting selama semua orang membalap dengan materi yang sama, itu akan membuat kompetisi menjadi menarik.

“Saya juga yakin mobil akan cepat berkembang. Saya pikir kami telah melihat pada generasi terakhir mobil WRC. Tidak secepat mereka sekarang di akhir 2021, dibandingkan 2017 ketika dirilis.

“Percayalah, itu akan menjadi proses yang sama dengan mobil-mobil ini.”

Seri pembuka Reli Monte Carlo bakal diselenggarakan pada 20-23 Januari 2022.

dibagikan
komentar
M-Sport Terasa Seperti Rumah bagi Craig Breen
Artikel sebelumnya

M-Sport Terasa Seperti Rumah bagi Craig Breen

Artikel berikutnya

Gus Greensmith Telah Tetapkan Navigator untuk WRC 2022

Gus Greensmith Telah Tetapkan Navigator untuk WRC 2022
Muat komentar