Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Sebastien Ogier Tidak Suka WRC Gunakan Mobil Listrik

Setelah gagal mempertahankan kemenangan di WRC Monte Carlo 2022, Sebastien Ogier mengungkapkan kurang sreg bertarung dengan mobil listrik dalam Kejuaraan Dunia Reli.

Reli Monte Carlo jadi ajang pertama di mana tim menggunakan mobil hibrida Rally1. Pereli Pracis itu kalah dari kompatriotnya, Sebastien Loeb, dengan cara yang pahit.

Pereli Toyota Gazoo Racing itu mendominasi beberapa etape awal meski Loeb berusaha terus mendekat. Kesialan menyapa pada dua Special Stage (SS) terakhir ketika ban kiri depan mobilnya pecah dan mendapat penalti.

Dengan sigap, Loeb mengambil alih posisi puncak dan mempersembahkan kemenangan untuk M-Sport.

Ketika melihat dua ‘pensiunan’ berduel di depan, menunjukkan kalau regulasi Rally1 sangat penting untuk meningkatkan persaingan.

Ogier, yang hadir dalam presentasi dokumenter ‘Sebastien Ogier, The Final Season’ ditayangkan di Apple TV+ mulai 1 Februari besok, menanggapi upaya untuk memperbaiki kompetisi dengan positif.

“Secara keseluruhan, saya kira itu adalah titik balik yang penting untuk disiplin ini karena reli masih, kami tak akan menyembunyikannya, sedikit melenceng dari level tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers yang juga diikuti Motorsport.com.

“Ini adalah langkah pertama. Saya kira kami harus melangkah lebih jauh.”

Saat ditanya apakah reli menggunakan mobil listrik bisa jadi solusi, ia menepis gagasan tersebut.

“Pertanyaan seperti itu sering muncul, ‘Apakah seharusnya kami memikirkan reli dengan mobil listrik 100 persen?’ Saya pikir tidak seperti itu. Bagaimana pun, saya kira itu ide bagus karena saya termasuk yang yakin kalau mobil listrik 100 persen bukan masa depan kami,” katanya.

Baca Juga:

“Saya kira Anda harus menemukan beragam solusi untuk mencoba menggerakkan ke arah tepat. Faktor lingkungan berdampak besar pada pada saya.

“Saya terikat pada planet kita yang indah. Saya berasal dari area pegunungan, saya juga instruktur ski dan bisa melihat salju semakin berkurang setiap musim dingin.

“Ada beberapa hal yang sangat berdampak kepada saya dan saya juga ingin berpartisipasi untuk membuat reli maju. Saya gembira disiplin ini telah berubah. Sekarang, ini hanya langkah awal dan saya harap akan melangkah lebih jauh segera.”

Melihat lagi hasil di WRC Monte Carlo, meski terbersit kekecewaan, Ogier memberi apresiasi performa mobil dari sisi reliabilitas dan keselamatan.

“Secara keseluruhan, ya, leg pertama berjalan dengan baik. Mobil-mobil baru cukup andal, tim teknik juga melakukan pekerjaan dengan baik. Sekarang, saya tertarik melihat bagaimana kompetisi ini berkembang ke arah ini,” ia melanjutkan.

“Seringkali motorsport sedikit dikategorikan, tapi menempatkan kategori ‘buruk’ pada level ini dan saya kira terlepas dari semuanya, selalu ada tempat untuk motorsport dalam masyarakat. Secara keseluruhan adalah berhasil melakukan apa yang perlu sehingga kami dapat beradaptasi dengan batasan waktu kami.”

Sébastien Ogier, Benjamin Veillas, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Sébastien Ogier, Benjamin Veillas, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Foto oleh: Red Bull Content Pool

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Oliver Solberg Ambil Sisi Positif WRC Monte Carlo
Artikel berikutnya Sami Pajari Akan Kembali Jalani Program WRC Junior

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia