Suspensi Patah Bikin Sordo Gagal di Hari Pertama Reli Safari

Pereli Hyundai Motorsport, Dani Sordo dan navigatornya Borja Rozada mengalami insiden pada hari pertama Reli Safari Kenya. Ia menjelaskan bahwa suspensinya patah karena batu.

Suspensi Patah Bikin Sordo Gagal di Hari Pertama Reli Safari

Hari pertama Sordo pada putaran keenam Kejuaraan Dunia Reli (WRC) berakhir mengecewakan. Ia terpaksa berhenti pada etape ketiga, di Kedong, rute terpanjang reli tersebut sejauh 32,68 km. Hanya enam dari 11 peserta WRC yang bisa menyelesaikan lomba.

Kurang empat km dari garis finis, pereli Spanyol itu menginjak batu dalam kecepatan tinggi. Akibatnya, poros kemudi belakang patah dan mobil Hyundai i20 Coupe WRC berakhir di semak-semak.

Selepas insiden, Sordo berkomentar, “Saya sangat menikmati pengalaman beberapa putaran awal di Reli Safari Kenya. Jadi sangat mengecewakan ketika harus keluar dan berhenti. Kalau Anda menonton video, Anda bisa melihat bahwa kami menginjak batu di tengah jalan yang membuat suspensi mobil patah."

“Setelah itu, setir terkunci dan mobil mulai selip dan kami meluncur ke semak-semak. Kami tidak bisa melakukan apa pun dan kami beruntung tidak berguling. Jika tidak, kami tidak dapat melanjutkan reli.

“Itu adalah etape yang luar biasa untuk mengemudi, sangat kencang dan saya tidak memacu terlalu kencang. Tujuan kami adalah kembali besok untuk memperebutkan poin dan menyelesaikan reli luar biasa ini.”

Sordo dan Rozada boleh memulai lagi dalam mode Reli 2 untuk mencoba mendulang poin semaksimal mungkin untuk Hyundai di klasemen konstruktor.

Baca Juga:

“Sekarang, semua sudah diatur dan kami akan kembali besok. Kami mencoba meraih beberapa poin dan saya harap dua Hyundai lainnya finis di depan tanpa mengalami masalah,” ucapnya.

“Itu menyedihkan karena etape pertama sempit dan rumit, tapi yang kedua cukup menyenangkan, sangat kencang, tapi luar biasa. Saya sangat menikmati dan saya tidak mau menyerang. Saya mengemudi dengan aman dan itu sial. Saya sangat sedih, tapi saya tidak bisa melakukan apa pun.”

Thierry Neuville dan navigatornya Martijn Wydaeghe memimpin klasemen hingga special stage 7. Mereka mencatatkan waktu akumulasi 1 jam 23 menit 19,1 detik.

Sementara itu, bos Hyundai Motorsport, Andrea Adamo mengungkapkan, “Itu benar-benar hari untuk bertahan hidup dan sepertinya akan sulit dalam dua hari ke depan. Kami telah melihat beberapa masalah dan kebocoran ban, tapi melihat pada tahap ini, saya pikir itu harus menunggu.

“Kami tidak menyesal dalam situasi ini karena mereka bagian dari tantangan Reli Safari. Thierry dan Martijn memiliki hari menyenangkan dan tetap tenang dalam menghadapi kesulitan. Reli masih sangat, sangat panjang dan kami harap kejutan lagi, kami harus melihat bagaimana bisa bertahan dari apa yang akan datang.”

dibagikan
komentar
Neuville Pimpin Lomba ‘Neraka’ Hari Pertama Reli Kenya
Artikel sebelumnya

Neuville Pimpin Lomba ‘Neraka’ Hari Pertama Reli Kenya

Artikel berikutnya

WRC Safari: Evans Menyesal Lakukan Kesalahan Bodoh

WRC Safari: Evans Menyesal Lakukan Kesalahan Bodoh
Muat komentar