Tabir M-Sport Ford Fiesta WRC 2022 Terbuka

M-Sport siap menyongsong era baru dalam Kejuaraan Dunia Reli (WRC). Mobil versi teranyar Ford Fiesta Puma Rally1 sudah dirilis. Motorsport.com diberi akses eksklusif ke Ford Fiesta M-Sport untuk mengetahui apa yang membuat mobil generasi ini sangat spesial.

Mobil tersebut didesain sesuai regulasi teknik baru selepas FIA WRC 2017. Mereka ingin menciptakan kendaraan yang lebih cepat dan lebih mengandalkan aerodinamika.

Ford Fiesta tersebut memproduksi tenaga 380 bhp dan torsi 450 Nm dari mesin injeksi langsung 1600cc yang ditenagai Ecoboost.

Desain baru girboks enam sekuensial dengan perpindahan hidrolik dibarengi kopling multicakram menawarkan kontrol lebih baik.

Rem cakram berventilasi dengan kaliper monoblok empat piston yang memberi daya henti mantap. Layar dasbor ganda membuat pereli dan navigatornya bisa memeriksa jalur sehingga tidak melenceng.

Insinyur M-Sport, Jamie McMillan, menawarkan tur di belakang layar Fiesta dan menjalankan beberapa perubahan yang akan diadopsi ke hibrida. Ford Puma Rally1 baru jadi amunisi M-Sport menghadapi WRC 2022, yang dimulai dari Monte Carlo.

Setelah sempat menguji kendaraan pada musim panas, mereka melakukan tes untuk musim dingin di Rovaniemi. Kota itu jadi tuan rumah Reli Arctic, Finlandia.

Craig Breen dan Adrien Fourmaux yang berada di balik kemudi. Menurut prinsipal Richard Millener, hasil uji coba cukup memuaskan.

“Kami ingin mobil berjalan dalam kondisi lebih ekstrim. Itu sangat berguna untuk mengumpulkan data bagaimana mobil hibrida bekerja dalam kondisi lebih dingin,” ujarnya.

“Tes berjalan baik, tak ada masalah dengan sistem hibrida mobil dan pembalap yang mengemudi di sana gembira. Semua jadi nyata dan menarik sekarang. Ada banyak yang harus dilakukan, seperti yang dapat Anda harapkan, tapi kami telah banyak mengerjakan mobil ini.

“Semua umpan balik dari para pembalap sangat positif dan membangun dalam hal reliabilitas serta performa. Kami membuat kemajuan sangat besar dalam waktu singkat.”

Baca Juga:

Tim Inggris itu ingin pergi ke pegunungan Alpen awal tahun depan untuk persiapan Reli Monte Carlo. Namun, rencana itu terancam batal karena ada pembatasan oleh pemerintah Prancis, terutama yang melewati English Channel. Mereka ingin meminimalisir penyebaran virus Omicron.

“Menghadapi penyebaran varian Omicron yang cepat di Inggris, pemerintah memilih untuk mengembalikan perlunya alasan penting untuk bepergian dari dan ke Inggris,” demikian bunyi pernyataan pemerintah.

“Orang-orang tidak boleh bepergian untuk alasan pariwisata atau profesional, (ada) persyaratan untuk alasan penting bepergian ke, atau datang dari, Inggris, bagi mereka yang belum divaksinasi maupun sudah divaksinasi.”

Pada awal 2021, M-Sport mendapat lampu hijau bepergian hanya beberapa hari sebelum balapan. Millener berharap izin tersebut masih berlaku ke depannya.

“Rencana kami untuk Monte Carlo tidak berubah. Kami ingin berada di Prancis untuk empat tes pramusim pada pekan kedua Januari dan logistik dibangun di sekitar itu,” ucapnya.

“Tentu saja, kami sadar dengan situasi dan sedang memantau dengan hati-hati. Tahun lalu, penyelenggara Monte Carlo melakukan pekerjaan dengan bagus dalam situasi pandemi Covid-19. Kami percaya mereka akan melakukan hal yang sama.

“Kami menghabiskan waktu dua tahun bekerja untuk perubahan restriksi dan berjalan dengan seringnya keputusan yang diambil pada akhir-akhir. Kami sudah mahir dengan itu.”

Sebastien Loeb, M-Sport

Sebastien Loeb, M-Sport

dibagikan
komentar

Video terkait

Hyundai Tidak Buru-buru Cari Pengganti Andrea Adamo
Artikel sebelumnya

Hyundai Tidak Buru-buru Cari Pengganti Andrea Adamo

Artikel berikutnya

Minus Sebastien Ogier, Elfyn Evans Prediksi WRC 2022 Bakal Sengit

Minus Sebastien Ogier, Elfyn Evans Prediksi WRC 2022 Bakal Sengit
Muat komentar