Ott Tanak Sebut Hyundai Sudah Belajar dari Kesalahan di Kenya

Pereli Hyundai, Ott Tanak, mengatakan bahwa timnya sudah belajar dari kesalahan yang mereka lakukan dalam Reli Safari Kenya.

Ott Tanak Sebut Hyundai Sudah Belajar dari Kesalahan di Kenya

Reli Safari Kenya menjadi momok bagi Hyundai Motorsport. Pasalnya, untuk kesekian kalinya, pada saat tampil dominan, pabrikan asal Korea Selatan itu gagal menang.

Pada saat Special Stage (SS) 3, pereli mereka, Dani Sordo, mengalami masalah dengan bannya. Ia pun tidak bisa menyelesaikan perlombaan.

Sementara Ott Tanak juga mengalami hal serupa pada SS terakhir hari Sabtu. Nasib Hyundai pun bertumpu kepada Thierry Neuville, yang sedang memimpin jalannya reli.

Baca Juga:

Sayangnya, pereli Belgia tersebut juga tak bisa berbicara banyak. Suspensi belakang kanannya bermasalah dan akhirnya juga gagal melihat garis finis.

Masalah suspensi kerap menjadi mimpi buruk bagi Hyundai. Di saat mobil dapat melaju dengan kencang, tim selalu dihadapkan pada masalah teknis seperti ini.

Setelah meraih kemenangan di Reli Ypres Belgia, masalah tersebut ditakutkan kembali muncul. Namun, Tanak memiliki pendapat yang berbeda.

Juara dunia WRC 2019 tersebut mengatakan timnya sudah belajar dari kesalahan yang dialami di Kenya. Hyundai juga diakuinya telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang jelang reli berpermukaan gravel itu.

"Yang pasti, kami telah belajar dari kesalahan yang kami buat, saat Thierry (Neuville) mengalami masalah di Kenya," ujar Tanak.

"Sangat disayangkan memang. Dan masalah itu (kerusakan suspensi) sedikit aneh. Tapi setidaknya kami telah menemukan solusinya. Segala masalah besar pastinya bisa membuat kami melangkah maju di musim ini," tambahnya.

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Foto oleh: Austral / Hyundai Motorsport

Melansir DirtFish, kabarnya suspensi yang akan digunakan oleh Hyundai di Reli Acropolis Yunani, akhir pekan ini, adalah suspensi yang sama dengan di Kenya.

Mendapatkan pertanyaan apakah Tanak khawatir masalah serupa akan terjadi, pereli 33 tahun tersebut hanya bisa berharap semuanya berjalan sesuai rencana.

"Saya tidak bisa berbuat apa-apa. Kami hanya perlu fokus ke reli kami, dan berharap semuanya bisa berjalan dengan lancar," Tanak menuturkan.

dibagikan
komentar
Tes bersama M-Sport Bantu Adrien Fourmaux Pulih dari Cedera

Artikel sebelumnya

Tes bersama M-Sport Bantu Adrien Fourmaux Pulih dari Cedera

Artikel berikutnya

Hyundai Ingin Manfaatkan Momentum Hadapi Reli Akropolis

Hyundai Ingin Manfaatkan Momentum Hadapi Reli Akropolis
Muat komentar