Jos Verstappen Targetkan Finis di Reli Ypres Belgia

Jos Verstappen akan mencatatkan debutnya di WRC, dengan turun dalam Reli Ypres, Belgia. Ia menargetkan bisa finis.

Jos Verstappen Targetkan Finis di Reli Ypres Belgia

Putaran di Ypres Belgia akan menjadi event pertama Jos Verstappen dalam panggung Kejuaraan Dunia Reli (WRC). Namun, bukan berarti mantan pembalap Formula 1 ini sosok yang asing dengan ajang off-road.

Sebelumnya, pada awal tahun ini, peraih dua podium dan pemenang Le Mans 24 Hours kelas LMP2 ini sempat menjajal jalanan Hesbaye dalam gelaran Rally van Haspengouw.

Saat itu, ayah dari juara dunia F1 2021, Max Verstappen, ini mengendarai mobil Citroen C3 Rally2. Jos Verstappen finis di urutan kedelapan klasifikasi keseluruhan.

Setelah pertama kalinya terjun ke dunia reli di Hesbaye, Verstappen mulai ketagihan. Ia kemudian berpartisipasi di Monteberg, di mana ia meraih hasil terbaiknya di ajang reli, yakni finis di P2 pada bulan Mei lalu.

Baca Juga:

Verstappen mengikuti reli-reli itu bukan tanpa sebab. Selain untuk mempersiapkan dirinya, kedua event tersebut diikuti oleh Jos Verstappen agar bisa memenuhi targetnya di WRC Belgia.

Ya, pembalap 50 tahun tersebut menargetkan bisa melewati garis finis dalam Reli Ypres Belgia. Pun begitu, jika peluangnya ada, ia akan mencoba memperebutkan poin.

"Saya tidak bisa memprediksi kecepatan kami akan seperti apa, jadi untuk sekarang itu tidak terlalu penting," tutur Jos Verstappen.

"Intinya saya sangat menantikan reli ini, bersama co-driver saya Harm van Koppen. Di satu sisi, ini hobi saya, tapi di sisi lainnya saya ingin melaju secepat mungkin.

"Sulit untuk mencari keseimbangan antara hasil dan kecepatan. Yang pasti, saya ingin menyelesaikan reli dengan melewati garis finisnya."

Lebih lanjut, Verstappen, yang pernah membela Benetton, Arrows dan Minardi di F1, mengungkapkan bahwa dirinya senang mempelajari hal baru.

Jos Verstappen, Citroën C3 R5

Jos Verstappen, Citroën C3 R5

Foto oleh: Frits van Eldik

Jika di F1 ia balapan sendirian, kali ini, di panggung sekelas WRC, ia harus terbiasa dengan suara co-driver, yang memberikan instruksi saat sedang melakoni reli.

"Ini akan jadi pengalaman belajar bagi saya. Saya memang sudah berusia 50 tahun, tapi saya masih ingin belajar dan mengumpulkan pengalaman mengemudi di reli seperti ini," ungkapnya.

"Saat saya mengendarai mobil F1, saya tidak suka saat mekanik saya terlalu banyak bicara di radio. Tapi sekarang, saya harus terbiasa dengan hal itu.

"Saya harus bisa menerima situasi tersebut. Memang biasanya pada saat saya mengendarai mobil secepat mungkin, suara orang lain akan mengganggu saya. Tapi, sekarang sudah lebih baik. Lebih banyak kami menghabiskan waktu, kami akan saling mempelajari satu sama lain."

dibagikan
komentar
Andreas Mikkelsen Incar Kemenangan di Reli Ypres Belgia
Artikel sebelumnya

Andreas Mikkelsen Incar Kemenangan di Reli Ypres Belgia

Artikel berikutnya

Menengok Sepak Terjang Hyundai dalam Balapan Dunia

Menengok Sepak Terjang Hyundai dalam Balapan Dunia