Thierry Neuville Masih Ratapi Kegagalan Reli Safari Kenya

Pereli Hyundai Motorsport Thierry Neuville menjaga peluangnya meraih gelar WRC musim ini berkat kemenangan dalam Reli Ypres Belgia. Namun ia masih kecewa jika mengingat apa yang terjadi di Kenya.

Thierry Neuville Masih Ratapi Kegagalan Reli Safari Kenya

Kejuaraan Dunia Reli (WRC) 2021 berjalan cukup bagus untuk Theirry Neuville. Ia mampu tampil konsisten dengan raihan enam podium dalam delapan reli, termasuk kemenangan di Belgia pekan lalu.

Ketertinggalan dengan pemimpin klasemen sementara, Sebastien Ogier dari Toyota Gazoo Racing, kini 38 poin. Gap ini terpangkas signifikan bila bercermin pada raihannya dalam Reli Safari Kenya pada akhir Juni.

Ketika itu, di hari terakhir event Neuville gagal mendulang poin setelah mengalami kerusakan suspensi pada mobil Hyundai i20 Coupe WRC. Sementara Ogier, sukses keluar sebagai pemenang.

Seandainya, ia bisa finis di Kenya, posisi pereli Belgia itu mungkin akan lebih dekat dengan Ogier. Neuville juga dibebani oleh kesalahan dalam Reli Portugal pada Mei lalu, di mana ia cuma dapat empat poin.

Baca Juga:

"Saya membuat kesalahan besar di Portugal ketika melaju terlalu optimistis, namun kami layak mendapatkan poin lebih banyak di Kenya, misalnya," ujar Neuville dilansir DirtFish.

"Jika kami menang di sana, kami akan berada tepat di belakang Ogier atau bahkan mungkin bisa di depannya, karena kemunduran kami (di Kenya) memberinya kemenangan.

"Ini musim yang kuat bagi kami, tetapi sayangnya kami tidak beruntung di Kenya," pereli yang lima kali telah keluar sebagai runner-up WRC (2013, 2016-2019) tersebut menambahkan.

Thierry Neuville sadar dirinya harus kembali mengimbangi Sebastien Ogier pada Reli Acropolis Yunani, putaran kesembilan WRC 2021, yang akan bergulir pada 9-12 September mendatang.

Pemenang Reli Ypres Belgia 2021, Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Pemenang Reli Ypres Belgia 2021, Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

Ia sekarang menempati posisi ketiga dalam klasemen, namun memiliki poin yang sama dengan peringkat kedua, Elfyn Evans, rekan setim Ogier di Toyota.

Dengan terus mengimbangi Ogier, hanya itu cara bagi Neuville untuk menjaga peluangnya bisa meraih gelar WRC perdananya. Sebab bukan tidak mungkin cuma tersisa dua event setelah Reli Acropolis di Yunani.

Pasalnya, saat ini WRC masih terus memonitor situasi pandemi Covid-19 di Jepang setelah race Formula 1 dan MotoGP di negara tersebut dibatalkan. WRC bisa saja bernasib serupa.

Tentu saja ada kemungkinan jika Reli Jepang dibatalkan, WRC akan memplot Monza sebagai event penutup alternatif seperti yang terjadi pada musim lalu. Yang pasti, setelah Yunani, masih ada Reli Finlandia dan Catalunya.

Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC dalam Reli Safari Kenya 2021.

Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC dalam Reli Safari Kenya 2021.

Foto oleh: Austral / Hyundai Motorsport

dibagikan
komentar
Jepang Jadi Penutup, WRC Terus Pantau Situasi

Artikel sebelumnya

Jepang Jadi Penutup, WRC Terus Pantau Situasi

Artikel berikutnya

Toyota Mulai Proses Pencarian Talenta Reli Lewat Challenge Program

Toyota Mulai Proses Pencarian Talenta Reli Lewat Challenge Program
Muat komentar