Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Thierry Neuville Minta Hyundai Terus Berkembang

Hyundai Motorsport mendapat peringatan dari Thierry Neuville bahwa masih ada banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk membawa i20 N Rally1 tampil cepat.

Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Hyundai Shell Mobis World Rally Team (WRT) menjalani awal musim yang mengecewakan ketika World Rally Championship (WRC) mulai menggunakan teknologi hybrid, musim 2022 ini.  

Gagal podium di Reli Monte Carlo, Neuville akhirnya berhasil finis posisi kedua pada Reli Swedia dengan rute bersalju. Hasil tersebut menempatkan Neuville di P2 klasemen umum WRC 2022 dengan 32 poin, terpaut 14 poin dari Kalle Rovanpera (Toyota Gazoo Racing WRT) di puncak. 

Kendati begitu, ada banyak yang harus dilakukan oleh Hyundai demi meningkatkan performa i20 N Rally1 miliknya.

Pasalnya, pereli asal Belgia itu merasa tertinggal jauh dari Toyota Gazoo Racing WRT dengan GR Yaris Rally1 dan M-Sport Ford WRT yang mengandalkan Puma Rally1.

“Kami tahu kami belum sampai di sana. Kami tahu kami tidak belum menempatkan mobil di tempat yang kami inginkan,” kata Neuville seperti dilansir WRC.com.

“Tetapi, ada baiknya kami memiliki jeda ini sekarang sebelum Reli Kroasia dan saya yakin kami dapat bekerja keras dengan mobil untuk membuatnya lebih baik di rute aspal. Semoga kami mampu bersaing di barisan depan ketika kami berada di sana.

“Saya tahu semua orang bekerja keras untuk meningkatkan performa mobil dan saya tahu kami mendapat dukungan penuh dari pabrikan di Korea Selatan,” tutur runner-up WRC lima kali (2013, 2016, 2017, 2018, 2019) tersebut.

Thierry Neuville memuji pekerjaan Wakil Prinsipal Hyundai Julien Moncet yang mengambil alih kendali tim setelah kepergian mendadak Andrea Adamo pada Desember lalu.

“Dia melakukan pekerjaan dengan baik, dia membuat semua orang termotivasi. Saya pikir hasil yang kami ambil dari Reli Swedia menjanjikan untuk masa depan,” ujar Neuville.

Baca Juga:

Sejak mobil-mobil WRC menggunakan teknologi hybrid, tak sedikit yang mengalami masalah. Para pereli tak bisa berbuat banyak karena belum mengetahui bagaimana sistem hibrida bekerja.

Hal ini memancing FIA untuk melakukan perubahan sesegera mungkin pada teknologi hybrid di mobil WRC.

Andrew Wheatley, Direktur Reli FIA yang baru, mengakui dalam sebuah wawancara bahwa masalah ini harus diselesaikan dengan cepat agar tidak masalah serupa tak terulang lagi.

“Monte Carlo adalah reli yang sangat bagus, ada tantangan dengan teknologi hybrid, tetapi di Swedia lebih rumit,” kata Wheatley seperti dilansir Speedweek.

“Kami menyelesaikan Reli Swedia dan tidak ada keraguan bahwa apa yang terjadi dengan Ott (Tanak) menjadi fokus perhatian kami karena tidak ada solusi yang jelas.

“Ketika masalah muncul, insinyur biasanya dapat dengan cepat mengetahui bahwa sumber masalahnya adalah A, B, atau C.

“Sedangkan kasus Ott, hal itu tidak jelas dan tetap menjadi subjek penyelidikan yang sangat menyeluruh dan kami tahu bagaimana menemukan masalahnya dan bergerak maju.”

“Kami memahami konsekuensinya dan akan memberikan saran di Dewan Olahraga Balap Dunia (World Motor Sport Council/WMSC) FIA akhir pekan ini, agar kami dapat bekerja tidak hanya di bidang olahraga tetapi juga di sisi teknis.

“Semoga kami dapat membagikan beberapa hasil keputusan WMSC pada Sabtu. Saya cukup percaya diri.

“Kuncinya adalah memastikan semua orang yang terlibat berkomunikasi sebanyak mungkin dan kami menjaga topik tetap terbuka. Kami perlu memastikan bahwa kami mengambil langkah yang tepat untuk terus belajar dan berkembang.”

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Foto oleh: Fabien Dufour / Hyundai Motorsport

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Teemu Suninen Mulai Diturunkan Hyundai di Reli Portugal
Artikel berikutnya FIA Umumkan Perubahan Regulasi Rally1 Hybrid di WRC

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia