Tak Mudah Tiru Teknik Kalle Rovanpera di WRC

Pereli Toyota Gazoo Racing World Rally Team (WRT) Elfyn Evans mengatakan tidak mudah baginya meniru teknik yang membantu Kalle Rovanpera tampil gemilang musim ini.

Tak Mudah Tiru Teknik Kalle Rovanpera di WRC

Elfyn Evans menjadi salah satu favorit juara Kejuaraan Dunia Reli (WRC) musim ini, setelah dalam dua musim terakhir menjadi runner-up dari rekan setimnya dulu, Sebastien Ogier.

Namun, tahun ini ia justru kesulitan mengalahkan juniornya, Kalle Rovanpera, dalam mobil hibrida Rally1.

Rovanpera telah memenangi lima dari tujuh putaran yang diselenggarakan musim ini. Ia pun memimpin klasemen pereli dengan unggul 83 poin dari pesaing terdekatnya.

Evans sempat menekan Rovanpera di Reli Swedia, namun sayang ia malah mengalami insiden. Begitu juga di Portugal, Kenya, dan Estonia, kala sempat memimpin jalannya reli.

Akan tetapi, pada akhirnya Evans harus menyerah, merelakan posisi pertama kepada pereli asal Finlandia itu. Pereli asal Wales tersebut pun finis di P2 dalam tiga reli tersebut.

Pada ketiga event itu pula Rovanpera memperlihatkan kepercayaan diri tinggi serta kecepatan yang rumit dalam kondisi jalanan yang basah. Itu membantunya memenangi persaingan internal dengan Evans.

Podium: Winner Kalle Rovanpera, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1, second place Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Podium: Winner Kalle Rovanpera, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1, second place Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Photo by: Toyota Racing

Prinsipal Toyota Gazoo Racing WRT Jari-Matti Latvala menggarisbawahi aktivitas ekstra Rovanpera di luar reli. Ia memang kerap turun di ajang balap lain, terutama ajang drift, sehingga membantu perkembangannya sebagai pereli.

Mengetahui hal tersebut, Evans sendiri mengaku sudah mempelajari gaya laju Rovanpera. Ia pun menyadari bahwa pereli 21 tahun tersebut unggul darinya di beberapa area.

"Saya pikir dia memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi saat sedang melaju di tengah hujan, serta saat kondisi grip di reli cukup rumit," ungkap Evans kepada Motorsport.com.

"Mungkin gaya mengemudinya cocok di kondisi seperti itu. Yang jelas, area itu bukan keunggulan saya di musim ini.

"Saya tahu beberapa hal tentang dia, tapi tidak selamanya saya bisa meniru dan mengartikan gerak-geriknya."

Hujan kembali diprediksi akan mengguyur reli pekan ini, yang akan diselenggarakan di Jyvaskyla, Finlandia.

Walaupun ini merupakan kandang bagi Rovanpera, Reli Finlandia jadi panggung terbaik bagi Evans musim lalu.

Baca Juga:

Setelah mencetak tiga P2 di empat seri terakhir, Evans mengatakan kepercayaan dirinya sedang dibangun, setelah awalan yang sulit tahun ini.

Tetapi, ia juga memperkirakan bahwa tugas besar sudah menantinya di Reli Finlandia, jika memang ingin mengincar kemenangan perdananya di musim ini.

“Tentu saja saya memiliki perasaan campur aduk karena kami ingin meraih hasil yang lebih baik di seri-seri sebelumnya. Setidaknya saya sedikit lebih senang, karena saya lebih sering naik podium jika dibandingkan dengan awal tahun," katanya.

“Saya hanya merasa kami benar-benar membutuhkan beberapa kemenangan untuk mendapatkan momentum terakhir itu. Ini adalah tahun yang sulit sejauh ini.

Ditanya apakah kembali ke Finlandia akan menjadi reli yang bagus untuk mengamankan kemenangan yang sulit diraihnya tahun ini, dia berkata: “Jika Anda pergi dengan performa yang normal mungkin tidak, karena ada begitu banyak pereli Skandinavia yang cepat tahun ini.

"Tapi kita lihat saja. Kami datang ke setiap reli mencoba memberikan yang terbaik, dan Reli Finlandia ini tidak terkecuali.”

Reli Finlandia dimulai pada Kamis malam dengan yang pertama dari 22 tahap kompetitif.

dibagikan
komentar

Video terkait

Promotor Reli Finlandia Larang Bendera Rusia dan Belarus
Artikel sebelumnya

Promotor Reli Finlandia Larang Bendera Rusia dan Belarus

Artikel berikutnya

Thierry Neuville Memimpin di Hari Pertama Reli Finlandia

Thierry Neuville Memimpin di Hari Pertama Reli Finlandia