Tim-tim WRC Tertarik Sambangi Rusia dan India

India serta Rusia adalah dua negara yang diminta untuk dikunjungi tim Kejuaraan Reli Dunia dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan Direktur WRC, Yves Matton.

Tim-tim WRC Tertarik Sambangi Rusia dan India

Para pabrikan reli menilai kedua negara itu sebagai pasar yang belum dimanfaatkan, juga dapat dieksploitasi, dengan pembicaraan sedang berlangsung antara Promotor WRC, FIA dan tim soal bagaimana memasukkan Rusia-India ke dalam kalender.

Pembahasan mengenai negara baru pada jadwal reli sebenarnya sudah berlangsung selama beberapa waktu, termasuk mengincar Amerika Serikat serta Cina.

Matton percaya, bahwa memperkenalkan WRC ke wilayah baru merupakan salah satu cara untuk memastikan kejuaraan memenuhi tujuan dalam memiliki jejak global.

“Promotor WRC - didukung oleh FIA - bekerja dengan ASN (otoritas olahraga nasional) dan promotor acara di seluruh dunia untuk memahami peluang,” kata Matton kepada Motorsport.com.

“WRC tumbuh subur dalam keberagaman dan memanfaatkan kondisi lokal sebaik-baiknya. Jadi, kami akan terus menerima proposal inovatif dari seluruh dunia. Strateginya masih memiliki jejak global.

“Pendekatan global ini tidak hanya menjadi tujuan FIA tetapi juga pabrikan. Mereka meminta untuk pergi ke Cina, Amerika Utara, Rusia, dan di masa depan, negara-negara seperti India.”

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Photo by: McKlein / Motorsport Images

Jepang, rumah Toyota, kembali masuk kalender WRC musim 2021 untuk pertama kalinya sejak 2010. Sedangkan debut hampir dilakoni Cina pada 2016. Namun, cuaca buruk menghancurkan sebagian besar rute yang telah dialokasikan.

 

Sedangkan perlombaan WRC kali terakhir singgah ke negara Amerika Serikat (AS), pasar Ford, musim 1988 silam.

Tetapi bos M-Sport Ford, Richard Millener, merasa biaya tambahan terkait pengiriman mobil, peralatan dan personel ke lokasi yang jauh melebihi nilai media serta pemasaran yang akan dihasilkannya.

“Selalu penting untuk mengeksplorasi acara baru di negara-negara baru. Kami tidak bisa duduk diam. Dan jika olahraga ingin berkembang dan berkembang, kami perlu memastikan kami menarik penonton baru serta investasi baru,” tuturnya.

“Potensi harus ada dan infrastruktur di tempat untuk mengadakan putaran Kejuaraan Reli Dunia. Tapi kami selalu terbuka dan tertarik untuk menjelajahi pasar baru, serta memperluas jangkauan olahraga ini.

“Ini tidak akan menjadi kejuaraan dunia jika kami hanya berkompetisi di Eropa, jadi event jarak jauh merupakan bagian integral.

“Tentu saja, ada keseimbangan yang bagus untuk memastikan kami dapat memasukkan event-event baru ini dengan cara yang paling hemat biaya. Namun, penyelenggara dan promotor keduanya sangat proaktif dan akan sering menemukan cara untuk mendukung tim.”

Baca Juga:

WRC telah mempercepat sejumlah seri ke jadwal selama pandemi, termasuk Reli Estonia dan Reli Monza, dengan Reli Ypres Belgia bakal menggelar balapan pada Agustus.

Begitu situasi dapat dikendalikan dengan program vaksinasi, Matton mengatakan FIA dan WRC Promotor akan kembali ke aplikasi tradisional dan prosedur seleksi untuk menggelar reli.

“Situasi yang selalu berubah ini menuntut kami untuk lebih berpikiran terbuka, kreatif dan mudah beradaptasi dari sebelumnya,” ucap Matton.

“Kami telah dapat mencoba berbagai hal dalam hal bagaimana kami mengatur acara - dan itu memberi kami kesempatan untuk menjadi lebih inovatif, dan berpikiran maju.

“Pengalaman dan proses baru (yang sudah) dikembangkan selama periode ini akan memungkinkan kami untuk terus memiliki pendekatan yang fleksibel dan efisien untuk membangun Kejuaraan Reli Dunia.”

dibagikan
komentar
Ingin Comeback, Mikkelsen Incar Kursi M-Sport untuk WRC 2022

Artikel sebelumnya

Ingin Comeback, Mikkelsen Incar Kursi M-Sport untuk WRC 2022

Artikel berikutnya

Navigator Baru dan Upgrade Mesin Bikin Greensmith Pede

Navigator Baru dan Upgrade Mesin Bikin Greensmith Pede
Muat komentar