Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Toyota Optimistis Mampu Bangkit di Reli Swedia

Direktur Teknik Toyota Gazoo Racing WRT Tom Fowler mengatakan timnya yakin mampu bangkit di Reli Swedia. Mereka akan menjadikan kegagalan dalam event pembuka WRC 2022 di Monte Carlo sebagai motivasi.

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Olivier Caenen / ACM

Pereli Toyota Sebastien Ogier harus puas finis di posisi kedua Reli Monte Carlo bulan lalu setelah kalah dalam pertarungan panjang yang mendebarkan melawan debutan M-Sport Ford, Sebastien Loeb.

Kedua pereli veteran tersebut sudah terlibat persaingan sejak etape awal. Namun Ogier harus mengakui keunggulan Loeb setelah mobil GR Yaris Rally1 bertenaga hibridanya mengalami puncture di dua SS terakhir.

Sementara itu, rekan setim Ogier, Elfyn Evans, telah tersisih dari persaingan di barisan depan akibat mengalami insiden keluar dari jalur ketika berada di posisi ketiga. Pereli Toyota lainnya, Kalle Rovanpera finis P4.

“Itu hasil yang menyakitkan. Kami sangat dekat (dengan kemenangan) di Monte Carlo, dan tidak hanya Seb (Ogier). Ketika Anda melihat seberapa baik Elfyn (Evans) mengemudi dan kecepatannya, kami bisa saja mengamankan podium 1-2. Namun hasil yang didapat sangat berbeda,” ujar Tom Fowler dilansir WRC.com.

Meskipun meninggalkan Reli Monte Carlo di posisi kedua klasemen sementara konstruktor World Rally Championship (WRC), di bawah M-Sport, Fowler menegaskan Toyota bertekad bangkit pada gelaran di Swedia.   

Baca Juga:

 

Satu-satunya putaran musim dingin murni, dengan jalur bersalju, WRC 2022, Reli Swedia, dijadwalkan berlangsung pada 24-27 Februari mendatang. Total jarak yang 303,74 km dan berbasis di Umea.

“Jika Anda melihat gambaran yang lebih besar, itu (hasil Reli Monte Carlo) positif. Kami membawa empat mobil ke acara tersebut dan mereka berjalan dengan baik. Kami hampir menang, sayang akhirnya tidak terjadi,” tutur Fowler.

“Kami akan membawa rasa sakit itu dan menggunakannya sebagai motivasi di Swedia. Saat Anda menang, mudah untuk berpikir Anda adalah legenda dan begitu lengah, orang lain akan mengalahkan Anda pada reli berikutnya.

“Kami akan kembali bangkit di Swedia,” direktur teknik kebangsaan Inggris tersebut menegaskan dengan penuh keyakinan. Ia akan berharap Toyota bisa mengulang kesuksesan pada gelaran terakhir di Swedia.

Ketika WRC menyambangi negara Eropa Utara itu pada musim 2020, sebelum pandemi global Covid-19 merebak di seluruh dunia, Elfyn Evans sukses mencetak kemenangan perdananya dengan Toyota Yaris.

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC, saat memenangi Reli Swedia 2020

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC, saat memenangi Reli Swedia 2020

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya M-Sport Tawarkan Kursinya untuk Sebastian Vettel
Artikel berikutnya FIA Tak Buru-buru Cari Direktur Reli Baru

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia