Bos Toyota Prediksi Kapan Kalle Rovanpera Bisa Juara WRC

Kalle Rovanpera mencetak sejarah sebagai pemenang termuda dalam WRC setelah berhasil finis tercepat di Estonia. Kini topik soal kapan pereli Toyota Gazoo Racing itu akan juara jadi perbincangan.

Bos Toyota Prediksi Kapan Kalle Rovanpera Bisa Juara WRC

Kalle Rovanpera berusia 20 tahun 289 hari ketika meraih kemenangan perdananya dalam Kejuaraan Dunia Reli (WRC) di Estonia beberapa pekan lalu.

Ia berhasil mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Jari-Matti Latvala, yang sekarang menjabat sebagai prinsipal Toyota Gazoo Racing.

Pencapaiannya sebenarnya tak mengejutkan karena pemuda asal Finlandia tersebut telah lama disebut-sebut sebagai calon juara WRC di masa depan. Namun kapan tepatnya Rovanpera akan mampu meraih gelar?

Baca Juga:

"Dia (Rovanpera) masih harus menimba pengalaman dalam beberapa reli yang memiliki kesulitan tingkat tinggi. Saya akan mengatakan pada musim 2023 atau 2024 dia bisa menjadi juara," ujar Latvala memprediksi.

"Musim depan kemungkinan sulit karena masih cukup banyak yang harus dipelajari. Namun sama sekali tidak ada keraguan bahwa dia akan sangat cepat dan mampu memenangi reli apapun mulai sekarang."

Sementara itu, ayah Kalle Rovanpera, Harri Rovanpera, juga sependapat dengan Latvala. Mantan pereli WRC tersebut memperkirakan putranya masih perlu mendapatkan lebih banyak pengalaman dan kemenangan sebelum memikirkan gelar.

"Saya pun percaya bahwa 2023 bisa menjadi tahun dia bersaing menjadi juara. Dia masih harus memperkaya pengalaman musim depan dan ada reli yang perlu dipelajari lagi," kata Harri.

Kalle Rovanpera, dan navigator Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Kalle Rovanpera, dan navigator Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Foto oleh: Toyota Racing

Dalam sejarah WRC, peraih gelar termuda adalah mendiang Colin McRae, yang berusia 27 tahun 109 hari ketika meraihnya musim 1995 silam. Ia mematahkan rekor milik Juha Kankkunen yang berusia 140 hari lebih tua saat jadi juara pada 1986.

Jadi, Rovanpera masih punya banyak waktu. Peluangnya untuk mencatatkan diri sebagai juara dunia WRC termuda masih sangat besar. Tetapi, yang terpenting ia harus terus meningkatkan performanya.

Sebagai perbandingan, rekan setim Rovanpera, Sebastien Ogier, yang tengah mengincar titel kedelapannya, hampir berusia 30 tahun kala meraih gelar perdananya.

Ott Tanak lebih dari 32 tahun saat juara musim 2019. Sementara Sebastien Loeb, pemegang rekor gelar terbanyak berumur lebih dari 30 tahun ketika memenangi titel perdananya.

 

dibagikan
komentar
Peserta Reli Ypres Jadi Rekor di WRC dalam Enam Tahun Terakhir

Artikel sebelumnya

Peserta Reli Ypres Jadi Rekor di WRC dalam Enam Tahun Terakhir

Artikel berikutnya

Richard Millener: Reli Tak Perlu Buru-buru Pakai Teknologi Baru

Richard Millener: Reli Tak Perlu Buru-buru Pakai Teknologi Baru
Muat komentar