Bos Toyota Tegaskan Pengembangan Yaris WRC 2021 Tetap Berlanjut

Prinsipal Toyota Gazoo Racing, Jari-Matti Latvala, menegaskan pengembangan Yaris 2021 tetap berlanjut, meski tim sedang fokus membangun mobil 2022.

Bos Toyota Tegaskan Pengembangan Yaris WRC 2021 Tetap Berlanjut

Tahun ini menjadi yang terakhir bagi mobil WRC yang diperkenalkan pada 2017. Musim depan, kejuaraan akan beralih ke mobil hibrida baru dengan sebutan Rally1.

Perubahan regulasi memaksa Toyota, Hyundai, dan M-Sport Ford bertarung memperebutkan gelar tahun ini sekaligus merancang, membangun, dan mengembangkan mobil hibrida baru untuk musim depan.

Hyundai telah membuktikan bahwa mereka memiliki mobil tercepat. Tapi, Toyota berhasil mengatasi itu dengan memimpin klasemen pembalap dan konstruktor, usai meraih unggul lima kali dari enam reli awal musim ini.

Meski Toyota kerap tampil dominan, Latvala merasa timnya belum bisa mengabaikan pertarungan musim ini, dan hanya fokus pada pengembangan mobil hibrida baru, GR Yaris.

“Saya pernah berada dalam situasi pada masa lalu di mana saat mobil baru datang dan kami mengentikan pengembangan mobil di tahun tersebut. Mendadak, pabrikan lainnya jauh lebih kompetitif. Kami mulai kesulitan saat itu,” kata Latvala kepada Motorsport.com.

“Bagi saya, kami tidak boleh sepenuhnya menghentikan pengembangan mobil terkini. Kami harus melanjutkannya hingga akhir musim.

“Tapi yang pasti, tak ada hal besar yang perlu kami kerjakan, seperti pengembangan mesin baru di Portugal. Pada area mesin, tidak akan lagi mengalami perubahan.

“Dari sisi transmisi, kami telah menghomologasi semua komponen, kami tidak bisa mengajukan homologasi lagi.

“Sisanya, kami akan berusaha bermain pada suspensi dan bobot mobil, di mana kami bisa berusaha meningkatkannya hingga akhir musim.”

Baca Juga:

Pada Mei lalu, Toyota telah merilis gambar mobil baru GR Yaris saat sedang diuji coba dan pengembangannya dijadwalkan bakal berlanjut bulan ini.

Dalam gambar tersebut, Yaris baru memiliki paket aerodinamika yang agresif dengan saluran udara besar yang didesain untuk mendinginkan baterai system hibrida.

“Saya harus mengatakan mobil benar-benar mengesankan dan lubang di samping mobil membuatnya semakin agrasif, tapi tujuannya adalah mendinginkan baterai untuk unit hibrida,” ujarnya.

“Kami memanggilnya mobil baru. Kami telah memasang baterai pada mobil dan telah mendapatkan beberapa informasi, serta telah berkendara dengan baterai tersebut.

“Semoga kami bisa memiliki mobil 2022 yang benar-benar siap untuk diuji coba, mungkin pada akhir Juli.”

Puma Rally1 WRC Prototype

Puma Rally1 WRC Prototype

Foto oleh: M-Sport

M-Sport Ford menjadi tim pertama yang secara resmi memperkenalkan mobil 2022, di Goodwood Festival of Speed, pada pekan lalu.

Hyundai juga telah merilis i20 terbaru baru-baru ini, dan seperti Toyota, mereka bakal melanjutkan pengembangan mobil tahun ini.

Namun, Prinsipal Hyundai, Andrea Adami, menegaskan tidak ada pengembangan besar pada i20 WRC terkini. Tapi, pabrikan Korea Selatan itu memiliki beberapa pengembangan yang akan dibawa pada Reli Estonia.

“Kami tidak pernah menghentikan pengembangan mobil terkini. Dalam hal homologasi kami telah menyelesaikannya,” kata Adamo kepada Motorsport.com.

“Kami menghomologasi komponen baru pada 1 Juli, yang mana kami akan memperkenalkannya di Estonia dan persiapannya sama seperti reli sebelumnya.

“Kami memiliki dua tim yang berbeda dengan menggunakan mobil yang sama, dan yang lainnya sepenuhnya fokus pada musim depan. Mereka tidak ingin mengganggu satu sama lain.”

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Foto oleh: Fabien Dufour / Hyundai Motorsport

dibagikan
komentar
Toyota Tak Takut dengan Kecepatan Tanak di Reli Estonia

Artikel sebelumnya

Toyota Tak Takut dengan Kecepatan Tanak di Reli Estonia

Artikel berikutnya

WRC: Ford Perkuat Dukungan dengan Hadirkan Puma Rally 1

WRC: Ford Perkuat Dukungan dengan Hadirkan Puma Rally 1
Muat komentar