Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Rencana Reli Irlandia Utara Gagal, Inggris Raya Absen dari WRC 2022

Inggris Raya akan kembali absen dari WRC pada 2022 setelah rencana untuk membawa tim-tim reli papan atas berlomba di Irlandia Utara gagal terealisasi.

Jonathan Greer, Kirsty Riddick, Citroen C3 R5

Foto oleh: Jakob Ebrey

Kejuaraan Dunia Reli (WRC) telah merilis kalender balap musim 2022 pada tahun lalu, yang berisi 13 putaran, termasuk satu event aspal untuk bulan Agustus yang belum diumumkan.

Sebelumnya, slot tersebut diperkirakan bakal diisi Reli Irlandia Utara. Namun Motorsport.com memahami bahwa rencana Belfast untuk menjadi tuan rumah WRC tidak memungkinkan tahun ini.

Akibatnya, Inggris Raya sekali lagi gagal menggelar WRC setelah absen dari kalender sejak Reli Wales GB pada 2019 lalu, yang ketika itu dimenangkan oleh pereli Estonia Ott Tanak.   

Kegagalan ini menjadi pukulan telak terakhir bagi promotor Reli Irlandia Utara Bobby Willis, yang telah memelopori upaya untuk dapat membawa WRC menyambangi negaranya.

Pengusaha asal Belfast itu berharap bisa menggelar putaran WRC di pantai Irlandia Utara tahun lalu, tetapi tidak dapat mengamankan dana 2 juta pound yang dibutuhkan untuk menjadi tuan rumah.

Baca Juga:

 Telah dilaporkan bahwa rencana Reli Irlandia Utara mendapat pukulan fatal saat Motorsport UK mengirim surat kepada Tourism Northern Ireland, salah satu pendukung acara tersebut, bulan lalu.

Dalam surat itu dinyatakan bahwa event reli tidak dapat dilanjutkan. Yang mengecewakan adalah bahwa ini terjadi ketika opsi pendanaan untuk menggelar WRC masih dievaluasi.

Motorsport UK menyalahkan “kurangnya keputusan dari Eksekutif Irlandia Utara” dan “peningkatan risiko keuangan dari penjaminan reli” membuat kelanjutan proyek “tidak layak”.

“Event WRC (di) Inggris Raya kompleks dan intensif dari sumber daya dan karena itu bergantung pada dukungan pemerintah yang signifikan,” bunyi pernyataan dari CEO Motorsport UK Hugh Chambers, yang diterima Motorsport.com.

“Motorsport UK adalah anggota organisasi nirlaba dan tidak dibentuk untuk mendanai acara skala WRC secara langsung. Musim panas 2021, aplikasi pendanaan terperinci diajukan ke Departemen Pariwisata Irlandia Utara, dan ini kemudian diteruskan ke Departemen Ekonomi Irlandia Utara.

“Usai mengidentifikasi tanggal potensial, Agustus 2022, diakui bahwa waktu tunggu 12 bulan diperlukan. Karena dampak pandemi Covid-19, menjadi tak terelakkan pemerintah perlu meninjau lagi pengeluaran. Sebagai akibatnya, penilaian untuk event WRC di Irlandia Utara jadi berlarut-larut.

“Pada pertengahan Desember 2021, meningkatnya risiko keuangan untuk Motorsport UK dari penjaminan untuk menutup jalan sepanjang 300km untuk WRC pada musim panas 2022, dikombinasikan dengan tak ada tawaran pendanaan yang diperlukan, membuat proyek tidak layak dilanjutkan.  

Inggris Raya akan kembali absen dari kalender balap WRC 2022

Inggris Raya akan kembali absen dari kalender balap WRC 2022

Foto oleh: Toyota Racing

“Mengingat upaya yang telah dikeluarkan oleh banyak stakeholder, termasuk departemen pemerintahan dan pemimpin poilitik, ini sangat mengecewakan. Motorsport UK pun komitmen untuk bekerja membawa WRC kembali ke Inggris Raya.”

Sementara itu, WRC tidak dapat memberikan pernyataan resmi sampai kontrak telah diamankan dengan reli yang akan mengisi slot kosong dalam kalender 2022. Sampai saat ini belum ada kejelasan pasti.

Namun dapat dipahami bahwa WRC masih menyimpan harapan untuk membawa kejuaraan kembali ke Inggris Raya, dengan Direktur Acara Simon Larkin mendukung rencana Irlandia Utara masuk pada 2023.

“Promotor WRC dan semua stakeholder sangat antusias dengan prospek menggelar reli di Irlandia Utara. Ada sejarah kuat para pereli yang datang dari sana dan gairah tinggi untuk motorsport,” ujarnya Larkin kepada BBC.

“Antusiasmenya tinggi, dan pengetahuannya juga banyak. Kami yakin (rencana) itu akan memberikan pengembalian investasi signifikan. Sangat disayangkan (gagal tahun ini). Saya harap kami bisa melakukannya pada 2023.”

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Oliver Solberg Nilai WRC Rally1 Mobil Terbaik
Artikel berikutnya Cara Kerja dan Kapan Hybrid Digunakan pada Mobil Rally1

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia