WRC Buka Kemungkinan Kembali ke Argentina

Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, tengah mempertimbangkan untuk menjadikan Argentina sebagai tuan rumah World Rally Championship (WRC) pada 2023.

WRC Buka Kemungkinan Kembali ke Argentina

Reli Argentina telah absen dari kalender WRC sejak 2019. Sempat diusulkan menggelar event musim 2020, tetapi harus dibatalkan lantaran krisis kesehatan yang disebabkan pandemi Covid-19.

Sembari terus berupaya menyesuaikan situasi, WRC memilih untuk tidak melakukan perjalanan jauh. Itu berarti, Amerika Selatan tak masuk dalam jadwal 2021, dengan hanya satu reli di luar Eropa, yakni Safari Kenya.

Pada 2022, WRC telah merilis kalender yang menampilkan 13 putaran, mencakup Selandia Baru dan Jepang. Amerika Selatan sekali lagi absen. Kemudian, slot kosong Agustus diyakini akan diisi Reli Irlandia Utara.

Sebelum diganggu pandemi, Reli Argentina secara reguler menggelar WRC sejak 1980. Pengecualian untuk musim 1995 dan 2010 yang bukan bagian dari program Kejuaraan Reli Dunia.

Sulayem, merupakan eks pereli WRC serta pernah ambil bagian di Reli Argentina, mengungkapkan FIA tengah bernegosiasi dengan promotor untuk membuka peluang sebagai tuan rumah.

Dani Sordo, Carlos del Barrio, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Dani Sordo, Carlos del Barrio, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Photo by: McKlein / Motorsport Images

“Ya. Kami sedang bernegosiasi,” ucapnya di sela-sela Reli Dakar 2022.

Pertama-tama, saya beberapa kali berkendara di Argentina sehingga saya memiliki kenangan indah di sana, dalam hal motorsport, dan juga hasil yang saya miliki. Jadi, itu selalu menjadi kenangan indah.

“Argentina adalah negara besar. Argentina memiliki budaya motorsport dan khususnya reli, lebih dari itu kita harus lebih banyak berdialog dengan promotor, dengan ASN, (yang) mana itu hal sangat penting.

Baca Juga:

“Kami harus memiliki stabilitas, keberlanjutan event. Saya sedang mempelajari kontrak, dan tentang berapa tahun kami memiliki kontrak dengan promotor.

“Tetapi jika Anda membawa WRC ke Argentina, itu bukan hal baru. Itu sudah ada. Jadi kami hanya harus mengerjakan sesuatu yang harus datang dari mereka sendiri, dari pemerintah, serta FIA dan promotor.

“Kita lihat saja nanti. Air tidak naik, tapi mengalir turun, jadi harus dari pemerintah (Argentina). Saya yakin pemerintah punya sejarah besar dan juga keterlibatan  dengan reli, terutama aksi reli.”

WRC akan memulai era Rally1 hybrid akhir bulan ini, saat musim 2022 dimulai di Reli Monte Carlo dari 20 hingga 23 Januari.

dibagikan
komentar
Neuville Nilai Tanpa Ogier Persaingan WRC Tetap Sengit
Artikel sebelumnya

Neuville Nilai Tanpa Ogier Persaingan WRC Tetap Sengit

Artikel berikutnya

Sebastien Ogier Incar Kemenangan Kesembilan di Reli Monako

Sebastien Ogier Incar Kemenangan Kesembilan di Reli Monako
Muat komentar