WRC Izinkan Mobil Tahun Ini Digunakan Musim 2022

Mobil yang digunakan dalam Kejuaraan Dunia Reli tahun ini diizinkan digunakan pada musim 2022, asalkan tenaga dikurangi.

WRC Izinkan Mobil Tahun Ini Digunakan Musim 2022

WRC akan beralih ke Rally1  yang merupakan regulasi hibrida baru mulai tahun depan dengan Toyota, Hyundai dan M-Sport Ford sudah mulai menguji coba mobil baru mereka yang menggabungkan sistem hibrida 100kW.

Peralihan ke Rally1 memicu berakhirnya era Mobil Reli Dunia yang sangat dicintai saat ini. Tetapi, FIA mengonfirmasi kepada Motorsport.com bahwa generasi kendaraan yang diperkenalkan pada 2017 masih bisa bersaing digelaran WRC tahun depan.

Untuk bisa turun di kejuaraan, tenaga yang dihasilkan mesin saat ini harus dikurangi sebesar 30 tenaga kuda. Itu bisa dicapai dengan melakukan modifikasi pembatas turbo.

Ini memastikan mobil yang digunakan saat ini tidak lebih bertenaga dibandingkan Rally1 dan dapat memenangi balapan dengan mudah.

Rencananya, ini akan difokuskan pada tim independen dan pembalap pendatang yang sekarang memiliki mobil WRC.

“Mobil-mobil itu akan memenuhi syarat untuk bersaing di ajang tahun depan dan dalam hal minat yang ditunjukkan, dari tim pabrikan tidak terlalu berminat dengan hal ini,” kata departemen reli FIA kepada Motorsport.com.

“Prioritasnya adalah mendukung privateer dan gentleman driver yang sudah memiliki mobil dan ingin terus berlaga di ajang WRC.

“Satu-satunya yang perubahan pada mobil adalah mengubah pembatas turbo dari 36 mm menjadi 33,7 mm yang dihitung sebagai pengurangan tenaga sebesar 30 daya kuda.”

Dari editor, baca juga:

Dari tiga tim pabrikan WRC, M-Sport Ford memiliki sejarah menjalankan program tim pelanggan.

Meski senang mobil saat ini masih memenuhi syarat, Prinsipal M-Sport, Richard Millener, mengatakan fokus timnya adalah memberikan mobil Rally1 kepada tim pelanggan tahun depan.

Pada September, tim yang berbasis di Inggris itu mengungkapkan tim-tim pelanggan sangat berminat dengan Puma Relly1 baru mereka.

“Tujuan kami adalah memberikan pelanggan mobil Rally1 baru,” kata Millener.

“Itu mengapa regulasi teknis ini dibuat, untuk membuat mobil lebih sederhana dan lebih cocok di berbagai area. Itu memungkinkan kami berharap memiliki lebih banyak mobil Rally1, yang kita semua tahu telah hilang dalam beberapa tahun terakhir.

“Mobil-mobil lama akan tetap ada, tetapi seperti hal lainnya, terkadang Anda harus terus bergerak. Anda harus melihat ke masa depan dan bukan ke masa lalu. Mobil-mobil itu ada di sana dan bisa digunakan, itu bagus. Tapi, masa depan masih pada mobil hibrida dan peraturan baru, itulah yang akan kami konsentrasikan.”

Bulan depan, Reli Monza akan menjadi seri terakhir dari mobil WRC saat ini digunakan dengan spesifikasi penuh, sebelum beralih ke Rally1.

Kalle Rovanperä, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Kalle Rovanperä, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Foto oleh: Toyota Racing

dibagikan
komentar
Demi Gelar Juara, Ogier Siap Manfaatkan Power Stage Reli Monza
Artikel sebelumnya

Demi Gelar Juara, Ogier Siap Manfaatkan Power Stage Reli Monza

Artikel berikutnya

Thierry Neuville: Mobil Rally1 seperti Formula E di Gravel

Thierry Neuville: Mobil Rally1 seperti Formula E di Gravel
Muat komentar