WRC Monte Carlo: Rovanpera Beri Tekanan pada Ogier

Sebastien Ogier tetap berada di jalur yang tepat untuk mencetak rekor kemenangan kesembilannya di WRC Monte Carlo. Namun, ia mesti mewaspadai rekan setimnya di Toyota Gazoo Racing, Kalle Rovanpera, yang terus memberi tekanan.

Pereli Prancis itu memulai Sabtu (21/1/2023) dengan keunggulan 36,0 detik, namun Rovanpera mampu memperkecil defisit di sepanjang sore hari menjadi 16,0 detik menjelang empat etape terakhir hari Minggu.

Juara dunia WRC 2022 mengacaukan keunggulan Ogier berkat kemenangan telak di Special Stage (SS) 14 yang berlangsung dalam kegelapan.

Hyundai Motorsport mengakhiri cengkeraman Toyota di podium ketika Thierry Neuville mengukuhkan posisi ketiganya, meski terpaut 32,0 detik dari pimpinan klasemen. Pereli Belgia mencetak dua kemenangan dari tiga SS sore hari.

Kecepatan Neuville membaik membuyarkan harapan Elfyn Evans untuk naik podium karena pembalap asal Wales itu, yang baru pulih dari cedera pada Jumat. Pereli Toyota mengakhiri hari dengan selisih 24,5 detik di belakang Neuville dan terpaut 56,5 detik dari pimpinan klasemen.

Ott Tanak menjadi satu-satunya yang masih memiliki harapan bagi M-Sport setelah kecelakaan yang dialami Pierre-Louis Loubet pada Sabtu pagi. Namun, sang juara dunia 2019 harus mengatasi masalah power steering sepanjang sore hari yang membuatnya terisolasi di posisi kelima di depan Takamoto Katsuta dari Toyota.

Dani Sordo dari Hyundai berjuang melawan masalah hibrida yang membuatnya berada di bawah cengkeraman rekan setimnya, Esapekka Lappi, yang juga kehilangan waktu karena mengalami kerusakan.

Putaran sore dimulai dengan kemenangan beruntun Toyota yang akhirnya dihentikan oleh Hyundai saat Neuville berhasil menempatkan i20 N di posisi teratas dalam catatan waktu di Etape 12.

Neuville mengakui bahwa ia kesulitan untuk mendapatkan grip di tikungan-tikungan cepat, namun kecepatannya cukup untuk mengungguli Evans untuk memenangi etape dengan selisih waktu 1,1 detik dalam lintasan sepanjang 16,8 km melalui Le Fugeret - Thorame-Haute.

Baca Juga:

"Itu tidak apa-apa. Sejujurnya, kami memiliki ritme yang bagus, namun di tikungan cepat saya tidak memiliki grip lateral dan hanya meluncur. Di bagian yang sempit kami baik-baik saja," kata Neuville, yang bergerak dalam jarak 9,5 detik dari Rovanpera yang berada di posisi kedua.

Rovanpera melewati etape dengan sedikit tergelincir yang akan membuatnya kehilangan waktu.

Ogier melanjutkan pendekatan terukurnya dengan fokus untuk menghindari masalah demi mempertahankan keunggulannya secara keseluruhan.

Di belakangnya, Tanak berhasil mengatasi masalah power steering yang muncul di akhir putaran pagi. Masalahnya tetap stabil saat pembalap Ford ini mengakhiri etape dengan terpaut 6,2 detik dari Neuville.

Kalle Rovanperä, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Kalle Rovanperä, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Photo by: McKlein / Motorsport Images

Etape 12 pahit bagi Hyundai karena kemenangan Neuville di etape ini. Sedangkan, rekan setimnya, Lappi, menderita kerusakan pada bagian belakang kanan, yang mencatatkan waktu 35,4 detik, sementara Sordo mengalami masalah pada sistem hibrida.

Berbekal kemenangan etape tersebut, Neuville melanjutkan kesuksesan dengan merebut Etape 13, yang terbukti menjadi pertarungan terdekat dalam reli hingga saat ini.

Kali ini Neuville mengungguli Rovanpera dengan selisih 0,2 detik untuk meraih waktu tercepat, namun perjalanannya cukup sulit bagi pereli asal Belgia ini dan seluruh kru berkat kerikil yang masuk ke jalan dalam lima kilometer terakhir.

"Kami menjalani etape yang bagus tapi kami mengalami lompatan yang besar dan saya merasa sedikit sakit di bagian punggung," ujar Neuville. "Kami berada di sini dan kami mengambil sedikit waktu dari Elfyn jadi tidak terlalu buruk. Kami sedikit mendekati batas dan beberapa kali melewati batas."

Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Photo by: Red Bull Content Pool

Kondisi jalan yang berlumpur sedikit menghambat Rovanpera, yang mengungkapkan bahwa ia juga hampir mencapai limit.

Menolak untuk mengubah strateginya, Ogier menyaksikan keunggulannya berkurang lagi saat ia kalah 3,7 detik dari Rovanpera, yang membuat jaraknya menjadi 25,8 detik.

Rovanpera kembali mengambil alih kendali pada etape malam yang mengakhiri hari itu dan meraih kemenangan yang luar biasa dengan mengalahkan Neuville dengan selisih waktu 6,7 detik, mengakhiri harapan pereli Belgia ini untuk meraih catatan waktu tercepat di etape Sabtu sore.

Pemimpin reli, Ogier, tetap tenang saat menyelesaikan etape meskipun melihat rekan setimnya mengambil alih keunggulannya dengan selisih waktu 9,8 detik.

"Saya rasa itu (keunggulan) sudah cukup. Ini adalah etape yang paling berbahaya untuk terjadinya tusukan, jadi saya santai saja dan saya senang etape ini sudah selesai," ujar Ogier.

Pertarungan memperebutkan gelar juara WRC2 berlangsung sengit ketika pemimpin klasemen sementara Nikolay Gryazin mengalami kerusakan di bagian kanan depan pada tes terakhir, yang membuat keunggulannya menjadi 15,2 detik dari pereli Citroen, Yohan Rossel.

Reli akan berakhir pada hari Minggu setelah empat etape lagi, dengan total jarak tempuh 67,88 km.

WRC Monte Carlo - Klasifikasi Top 10 setelah SS14

Posisi Pereli Waktu Gap 
Sébastien Ogier 2h27m11.5s  
Kalle Rovanperä 2h27m27.5s +16.0s
Thierry Neuville 2h27m43.5s +32.0s
Elfyn Evans 2h28m08.0s +56.5s
Ott Tänak 2h28m48.8s +1m37.3s
Takamoto Katsuta 2h29m27.2s +2m15.7s
Dani Sordo 2h30m20.3s +3m08.8s
Esapekka Lappi 2h30m22.9s +3m11.4s
Nikolay Gryazin 2h35m17.6s +8m06.1s
10  Yohan Rossel 2h35m32.8s +8m21.3s

 

dibagikan
komentar

Video terkait

Tanak Kecewa dengan Kecepatan Ford Puma di WRC Monte Carlo

Abiteboul Tak Terancam dengan Kecepatan Bagus Toyota