Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Stage report
WRC Rally Poland

WRC Polandia: Rovanpera Menuju Kemenangan, Evans Alami Problem Ban

Kalle Rovanpera mempertontonkan kualitasnya sebagai juara WRC. Tanpa sempat latihan, pereli paruh waktu Toyota itu mampu mendominasi Reli Polandia, Sabtu (29/6/2024).

Kalle Rovanperä, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Kalle Rovanperä, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

Pereli Finlandia mendadak harus menggantikan rekan setimnya di Toyota, Sebastien Ogier, yang mengalami kecelakaan saat melakukan sesi sebelum kompetisi. Ia tiba setelah beberapa pekan tak menyentuh mobil reli karena fokus dengan balapan di sirkuit.

Ternyata, sentuhannya sebagai juara WRC tak hilang. Ia memenangi memenangkan enam dari tujuh Special Stage Sabtu untuk membuka keunggulan 9,4 detik dari pereli Hyundai, Andreas Mikkelsen.

Rovanpera memulai hari kemarin dengan tertinggal 1,8 detik dari Mikkelsen namun ia mampu menyalip wakil Hyundai tersebut di etape 10, sebelum akhirnya mengambil alih peringkat teratas. Performa itu membuat Rovanpera mendapatkan 18 poin, sementara Mikkelsen mengamankan 15 poin.

Delaminasi ban belakang kanan membuat penantang gelar juara, Elfyn Evans, kehilangan cengkeramannya di posisi kedua, setelah tertinggal (+16,1 detik) dengan 13 poin. Adrien Fourmaux (M-Sport) mengendarai mobil dengan cerdas untuk mempertahankan posisi keempat (+37,0 detik) dan meraih 10 poin.

Baca Juga:

Sementara, debutan Rally1 Martins Sesks (+58,2 detik) bertahan di urutan kelima dengan selisih 0,1 detik dari pemimpin klasemen Thierry Neuville (Hyundai) (+58,3 detik), yang meraih delapan poin. Gregoire Munster (M-Sport) (+1 menit 24,5 detik) dan Takamoto Katsuta dari Toyota (+1:41,9) melengkapi posisi delapan besar.

Hanya delapan mobil Rally1 yang memulai putaran sore saat cuaca panas ekstrim setelah Hyundai memutuskan untuk mengistirahatkan i20 N milik Tanak untuk fokus pada perebutan poin Super Sunday.

Pereli asal Estonia ini, yang melaporkan adanya masalah pada mesinnya di pagi hari, tidak memiliki kesempatan untuk memperebutkan poin pada Sabtu setelah mengundurkan diri di hari Jumat karena tabrakan dengan rusa.

Toyota, Hyundai dan M-Sport memilih strategi ban yang berbeda untuk menghadapi tiga SS, dengan ban menjadi topik utama dalam tes pertama sore hari, etape 13 (Swietajno, 18,50 km).

Rovanpera tidak yakin apakah keputusan Toyota untuk mengambil satu ban hard dan empat soft adalah keputusan yang tepat. Namun, setelah dilihat kembali, hal ini tampak menjanjikan karena pereli Finlandia ini berhasil memenangkan etape tersebut dan memperpanjang keunggulannya dalam reli.

Keunggulan itu kini berada di atas Mikkelsen, setelah Evans mengalami masalah aneh dengan ban lunak di bagian belakang kanannya. Ban tersebut kehilangan seluruh tapaknya dan mengalami delaminasi parsial, yang menyebabkan kehilangan waktu 8,9 detik, sehingga membuat pereli asal Wales ini terpaut 0,4 detik di belakang Rovanpera dan terpaut 9,3 detik di posisi ketiga.

"Tidak ada peringatan, ban meledak begitu saja," ucap Evans.

Andreas Mikkelsen, Hyundai World Rally Team

Andreas Mikkelsen, Hyundai World Rally Team

Photo by: Tomasz Kaliński

Setelah berhati-hati pada etape kedua Jumat sore, Mikkelsen mengambil pendekatan yang berlawanan hari ini, mengakhiri etape dengan hanya terpaut 2,8 detik di belakang Rovanpera.

"Kami berusaha keras, ini sangat berat. Kemarin di putaran kedua saya mencoba menyesuaikan cara mengemudi, hari ini saya tidak peduli dengan ban atau pelek, sepertinya itu berhasil," kata Mikkelsen.

Pembalap lain yang terus melaju adalah pemimpin klasemen, Neuville, yang terus berusaha melompati Sesks ke posisi kelima. Pembalap Belgia ini mencatatkan waktu etape ketiga tercepat, unggul 7,1 detik dari Latvian, untuk menutup jarak 8,7 detik. Neuville terbantu ketika Sesks kehilangan waktu ketika ia sempat melebar di tikungan kiri.

Neuville menyerang di etape 14 (Goldap 19,90 km) saat ia terus memangkas jarak dengan Sesks, namun ia merasa kecewa di akhir etape, dan menyebut perjalanannya sebagai "bencana" karena kondisi jalan yang berantakan. Namun, usahanya lebih cepat 6,2 detik dari Sesks, memangkas defisit menjadi 2,4 detik dalam perebutan posisi kelima.

Di depan, Rovanpera juga yakin bahwa ia akan kehilangan waktu dari para pesaingnya karena ban lunaknya mulai habis, tetapi ia memenangi stage dengan selisih 2,2 detik dari Neuville dan memperluas keunggulannya menjadi 5,2 detik atas Mikkelsen.

Martins Sesks, Renars Francis, M-Sport Ford World Rally Team Ford Puma Rally1

Martins Sesks, Renars Francis, M-Sport Ford World Rally Team Ford Puma Rally1

Photo by: McKlein / Motorsport Images

Meskipun demikian, Rovanpera bersikeras bahwa keputusan pemilihan ban tersebut "buruk" dan "ban keras akan lebih cepat".

Rovanpera memupus segala kekhawatiran akan bannya dengan memenangkan etape terakhir hari itu (Czarne, 22,40 km) dengan selisih 2,8 detik dari Evans, sementara Mikkelsen hanya mampu mencatatkan waktu di urutan ketiga, terpaut 4,2 detik.

Etape ini menghadirkan drama saat Sesks selamat dari sebuah lompatan liar untuk menahan Neuville dengan selisih 0,1 detik di klasemen keseluruhan, karena pereli Hyundai ini menyesali kesalahan kecil yang membuatnya kehilangan waktu satu detik.

Di WRC2, Sami Pajari mempertahankan keunggulannya dari Oliver Solberg yang baru pulih dari cedera, dan duduk di posisi ketujuh pada hari Jumat.

Empat etape menanti para pereli di hari Minggu untuk menutup ajang ini.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya M-Sport Kagumi Kinerja Debutan WRC Martins Sesks di Polandia
Artikel berikutnya WRC Polandia: Rovanpera Pastikan Kemenangan dengan Menakjubkan

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia