WRC Safari SS10: Ott Tanak Keluar dari Persaingan Pemenang, Rovanpera Kokoh

Ott Tanak harus mengucapkan selamat tinggal pada perburuan kemenangan WRC Safari Kenya. Rapornya berkebalikan dengan rekan setimnya Thierry Neuville memetik kemenangan Special Stage 10, Sabtu (25/6/2022).

WRC Safari SS10: Ott Tanak Keluar dari Persaingan Pemenang, Rovanpera Kokoh

Pada rute Sleeping Warrior 1, mobil Hyundai i20N mengeluarkan suara aneh yang cukup keras. Tanak dan navigatornya Martin Jarveoja turun untuk memeriksa sumber masalah.

Tentu saja, proses ini membuat mereka kehilangan banyak waktu. Tanak mencoba lanjut tanpa memacu kendaraan.

Di tengah perjalanan, tercium bau hangus yang berasal dari bagian bawah mobil. Mereka berusaha   melepas ban kanan depan dan pelindung di bagian bawah mobil.

Namun, solusi darurat tersebut tak cukup ampuh untuk mengatasi problem yang timbul. Tim pun menginstruksikannya untuk mundur karena kerusakan tidak bisa diperbaiki di tempat. Jadi mereka mesti membawa mobil ke Service Park.

Pada Reli Safari tahun lalu, ia juga apes di rute yang sama. Harapannya untuk menang kandas karena wiper mobilnya tak berfungsi saat hujan turun.

Di sisi lain, Neuville tampil impresif sepanjang 31,04 km. Ia masih bisa menjadi yang tercepat meski bergulat dengan ban kanan belakang bocor halus, beberapa kilometer terakhir.

Baca Juga:

Ia memimpin hingga 2,2 detik dari Kalle Rovanpera, pemuncak tabel waktu. Berkat pencapaian tersebut plus mundurnya Tanak, pereli Belgia bisa melesat ke urutan keempat.

Neuville memangkas selisih waktu dengan Takamoto Katsuta yang menghuni peringkat ketiga, menjadi sekitar 7,4 detik. Pereli Toyota Gazoo Racing tersebut juga mendapati kendala yang membuatnya gagal finis di posisi terbaik. Selain ban bocor, velg mobilnya juga patah.

Kalle Rovanpera bisa memperlebar gap dengan Elfyn Evans menjadi 19,4 detik berkat finis kedua. Sedangkan, pereli Wales tersebut menjadi korban jalanan berbatu yang menyebabkan ban mobilnya bocor.

“Kami mengalami ban bocor di akhir, tapi saya pikir itu tak terlalu merugikan kami. Kami sedikit berhati-hati dengan reli ini, terutama di bagian yang kasar. Tapi seperti yang Anda lihat, kami masih mengalami kebocoran sehingga sulit menilai kecepatan,” keluh Evans.

Hingga SS10, Rovanpera sudah membukukan 2 jam 5 menit 21,2 detik. Kans pereli belia Finlandia membawa pulang trofi bergengsi Reli Safari kian terbuka.

Klasemen Sementara WRC Safari Kenya 2022

Pos Pereli Mobil Waktu/Gap Penalti
1 Rovanpera/Halttunen Toyota GR Yaris Rally1 2h05'21”2  
2 Evans/Martin Toyota GR Yaris Rally1 +19"4  
3 Katsuta/Johnston Toyota GR Yaris Rally1 +39"9  
4 Neuville/Wydaeghe Hyundai i20 N Rally1 +47"3  
5 Ogier/Vaillas Toyota GR Yaris Rally1 +2'20"3  
6 Solberg/Edmondson Hyundai i20 N Rally1 +8'40"5 +1'40"
7 Tanak/Jarveoja Hyundai i20 N Rally1 +10'27"8  
8 Breen/Nagle Ford Puma Rally1 +13'15"9  
9 Kajetanowicz/Szczepaniak Skoda Fabia Rally2 Evo +16'54"2  
10 Serderidis/Miclotte Ford Puma Rally1 +17'00"1  
dibagikan
komentar
Reli Kenya sampai SS7: Rovanpera Memimpin 20 Detik Lebih atas Evans
Artikel sebelumnya

Reli Kenya sampai SS7: Rovanpera Memimpin 20 Detik Lebih atas Evans

Artikel berikutnya

Perilaku Marshal Reli Kenya Bikin Gus Greensmith Jengkel

Perilaku Marshal Reli Kenya Bikin Gus Greensmith Jengkel