Alami Komplikasi, Laverty Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Eugene Laverty kembali menginap di rumah sakit usai kecelakaan parah Race2 WSBK Australia, Sirkuit Phillip Island. Pembalap Irlandia itu menderita retak di beberapa area tulang panggul dan pinggul.

Alami Komplikasi, Laverty Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Ia mengakhiri balapan perpisahan dengan kekecewaan. Alih-alih tembus zona poin, rider 36 tahun itu malah terkapar akibat kecelakaan di Tikungan 1.

Gegara insiden tersebut, Laverty dievakuasi ke rumah sakit dengan helikopter.

Dua hari setelah crash, pembalap yang terakhir memperkuat Bonovo Action BMW tersebut, mengumumkan sendiri kondisi kesehatan  lewat media sosial.

“Saya beruntung karena retak panggul dan pinggul sudah stabil sehingga tidak perlu dioperasi,” ia menjelaskan.

“Jika dipikir lagi, saya bisa saja menyelesaikan lima lap terakhir dalam karier balap saya dengan kecepatan jelajah, tetapi saya mengatakan pada diri sendiri bahwa tidak ada gunanya berada di lintasan jika saya tidak ingin memberikan 100 persen. Yang penting saya akan pulih dengan baik."

Pernyataan itu sejenak memberikan harapan bahwa kondisi Laverty tak perlu dikhawatirkan.

Namun ternyata sebaliknya, mantan pembalap MotoGP dua musim ternyata harus kembali dirawat di rumah sakit karena komplikasi.

Seperti yang dilaporkan oleh sang istri, Pippa Laverty, di akun Instagram-nya.

Baca Juga:

"Sepertinya kami merayakannya terlalu cepat. Eugene kembali ke rumah sakit," tulisnya. "Dia baik-baik saja dan dia berada di tempat terbaik. Dia akan tetap berada di rumah sakit selama beberapa hari lagi sehingga mereka dapat memantaunya. Kami akan terus memberi Anda informasi saat kami mempelajari lebih lanjut."

Akhir karier yang benar-benar buruk bagi pria Irlandia ini, yang pada tahun 2022 mengakhiri karier olahraganya yang panjang. Meskipun ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di seri penunjang, di mana ia mengumpulkan dua kali runner-up WorldSSP dan sekali peringkat kedua WorldSBK.

Laverty juga berkecimpung di Kejuaraan Dunia Grand Prix, dengan empat musim penuh yang tersebar antara 250cc dan MotoGP.

Eugene Laverty, Bonovo Action BMW
dibagikan
komentar

Razgatlioglu: Gaya Berkendara Aegerter Sudah Sesuai Superbike

Terganggu Hujan, Hanya Redding yang Turun di Tes WSBK Jerez