Alvaro Bautista Bandingkan WSBK dengan MotoGP

Pemuncak klasemen sementara WSBK 2022, Alvaro Bautista, ikut berkomentar perihal menurunnya pamor kejuaraan dunia MotoGP. Seperti apa opininya?

Alvaro Bautista Bandingkan WSBK dengan MotoGP

World Superbike musim ini menyajikan pertarungan sengit yang melibatkan tiga nama, yakni Bautista, Jonathan Rea serta juara dunia bertahan, Toprak Razgatlioglu. Aksi ketiganya berebut kemenangan bikin balapan jadi menarik.

Tetapi, situasi jauh berbeda dijumpai dalam MotoGP. Kendati menghasilkan lima pemenang berbeda, jalannya perlombaan terasa tak begitu menggigit, dengan Fabio Quartararo sebagai rider yang sering bolak-balik naik podium.

Bautista pun merasa bahwa pensiunnya Valentino Rossi dan sosok-sosok besar lainnya telah merusak daya tarik MotoGP. Spaniar bahkan mengaku bingung atas kehadiran barisan pilot muda yang penampilannya sangat tidak konsisten.

“Pensiunnya Rossi telah menjadi faktor penting di MotoGP, namun ada juga perubahan generasi yang sangat cepat. Dalam dua atau tiga tahun, ada desakan besar untuk merekrut pembalap muda,” kata Bautista dalam sebuah wawancara dengan Motorsport.com edisi Spanyol.

“Jadi, bukan hanya penggemar Rossi (yang kehilangan minat), juga penggemar pembalap lain, termasuk saya sendiri, yang telah digantikan oleh pembalap muda dan tidak berpengalaman. Sekarang saya makin tidak mengerti MotoGP. Beberapa pembalap berjuang untuk kemenangan, tapi tidak pada minggu berikutnya.

MotoGP has experienced a major generational shift since Bautista's final season in 2018

MotoGP has experienced a major generational shift since Bautista's final season in 2018

“Saat ini, dengan begitu banyak teknologi pada sepeda, pembalap membuat sedikit perbedaan. Banyak pembalap yang datang dari Moto2 dan langsung melaju kencang, yang tidak mungkin saya lakukan saat berkendara.

“Ketika itu, finis lima besar benar-benar terasa seperti kemenangan. Anda punya Casey Stoner, Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Marc Marquez… pembalap ternama di pabrikan.

“Bukannya tidak memuji, tetapi motornya sangat mirip sekarang, saya tidak berpikir pembalap itu penting. Itulah yang saya pikirkan setelah keluar dari MotoGP selama tiga tahun.”

Bautista turut menyoroti peningkatan pesat performa Aleix Espargaro serta Aprilia. Setelah cetak kemenangan perdana di Grand Prix Argentina lalu, sang rekan kompatriot kini membayangi Quartararo dalam perburuan titel dunia.

“Saya memulai proyek Aprilia pada 2015, jadi dia mengikuti jalan itu dan saya senang untuknya. Kami berdua sedikit lebih tua, kami pekerja keras dan kami selalu ingin memberi sedikit lebih banyak,” ucapnya.

“Musim ini, Aleix mendapatkan 100 persen dari motor dan dirinya sendiri, yang hilang hari ini di MotoGP. Saat ini, para pembalap tidak mencapai 100 persen dari potensi mereka, namun dia sudah mencapainya.”

Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Alvaro Bautista, saat merayakan kemenangan pada Race 2 WSBK Italia di Sirkuit Misano pada 12 Juni 2022

Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Alvaro Bautista, saat merayakan kemenangan pada Race 2 WSBK Italia di Sirkuit Misano pada 12 Juni 2022

Dan terakhir, Bautista berharap ajang WSBK yang mulai digandrungi dapat menyamai popularitas MotoGP di Spanyol, di mana secara tradisional menjadi kategori balap motor secara dominan.

“Di Spanyol, WSBK tampak seperti divisi kedua, saya juga berpikir demikian sebelum saya datang ke sini. Sekarang Anda tidak bisa membandingkannya dengan MotoGP,” tuturnya.

“Para pembalap (WSBK) tidak lebih buruk dari mereka yang ada di MotoGP. Kenyataannya, beberapa pembalap dari MotoGP datang ke sini dan tidak melakukan apa-apa.

“Ini adalah kejuaraan yang sama sekali berbeda dan sekarang makin banyak orang yang mengikutinya. Suasananya luar biasa dan saya merekomendasikan penggemar sepeda motor di Spanyol untuk menonton balapan.

“Ini tidak sepopuler di sini seperti di negara lain, tapi saya ingin orang-orang mengerti bahwa itu (WSBK) tidak kalah dengan MotoGP. Itu berbeda dengan tingkat persaingan yang sangat tinggi.”

Baca Juga:
dibagikan
komentar
Pembalap WSSP Can Oncu Puasa Media Sosial
Artikel sebelumnya

Pembalap WSSP Can Oncu Puasa Media Sosial

Artikel berikutnya

Jonathan Rea Ingin Maksimal di Most Sebelum Liburan Musim Panas

Jonathan Rea Ingin Maksimal di Most Sebelum Liburan Musim Panas