Alvaro Bautista Senang Buka Jalan untuk Pembalap Spanyol ke WSBK

Mantan pembalap MotoGP, Alvaro Bautista, mengaku senang telah membuka jalan bagi pembalap asal Spanyol yang ingin berjuang di World Superbike (WSBK).

Alvaro Bautista Senang Buka Jalan untuk Pembalap Spanyol ke WSBK

Bautista datang ke Superbike pada 2019, setelah menerima tawaran Aruba.it Ducati untuk menggeber proyek baru pabrikan Italia itu, Panigale V4R.

Pembalap asal Spanyol tersebut langsung mencatatkan rekor dengan meraih 11 kemenangan beruntun pada musim pertamanya. Bahkan, ia sempat memberi perlawanan kepada Jonathan Rea dalam perebutan gelar.

Pada 2020, Bautista bergabung dengan Honda yang kembali ke WSBK bermodalkan proyek ambisius mereka, CBR1000RR-R atau Fireblade.

Namun, selama dua musim menunggangi motor Honda, Alvaro Bautista, baru tiga kali naik podium dan belum pernah meraih kemenangan.

Tahun depan, Bautista akan memulai kembali petualangannya bersama Ducati untuk menggantikan posisi Scott Redding yang pindah ke BMW.

Keputusan Bautista untuk meninggalkan Honda, membuat pabrikan Jepang itu mencari opsi lain. Hingga akhirnya memutuskan menggaet Iker Lecuona dari MotoGP dan Xavi Vierge dari Moto2.

Bautista mengatakan ia bangga telah memainkan peran dalam menarik lebih banyak pembalap dari Spanyol ke WSBK. Rider tersebut yakin ini berpotensi membantu mengakhiri periode panjang dominasi Inggris dalam kejuaraan.

“Saya merasa ini cukup bagus dengan memiliki lebih banyak pembalap asal Spanyol di sini karena kejuaraan ini kebanyakan diisi pembalap asal Inggris,” kata Bautista.

“Sebelumnya ada beberapa pembalap asal Spanyol, seperti Carlos Checa yang menjadi juara dunia pada 2011 di sini, tapi itu sudah lama sekali. Ini era yang berbeda. Bisa dikatakan era modern motor balap yang dipenuhi pembalap asal Inggris.

“Saya bangga dengan apa yang telah dilakukan dalam dua tahun terakhir karena saya merasa telah membuka jalan, khususnya untuk pembalap asal Spanyol.

“Sebelumnya saya pikir itu tidak dihargai sebagaimana mestinya, dan sekarang mereka melihatnya dengan cara yang berbeda.

“Saya pikir tiga tahun lalu, jika Anda memberi tahu pembalap yang seharusnya datang ke WSBK, mungkin mereka akan mengatakan tidak dan mereka akan mencari sesuatu yang lain. Tapi, melihat saya saat ini, mungkin itu jadi pilihan sekarang.

“Saya bangga atas apa yang saya lakukan untuk Spanyol di kejuaraan ini. Semoga saya bisa membuka pintu sedikit lebih lebar agar ada lebih banyak pembalap asal Spanyol yang datang dan kami bisa bertarung dengan pembalap asal Inggris.”

Baca Juga:

Honda CBR1000RR-R masih membutuhkan pengembangan untuk bisa bertarung dengan pabrikan lainnya. Tim berlogo sayap tunggal itu pun memercayakannya kepada dua pembalap rookie tahun depan.

Namun, Alvaro Bautista merasa kurangnya pengalaman tidak akan menjadi penghalang besar bagi Lecuona dan Vierge, berdasarkan apa yang telah dilakukannya pada musim pertama di WSBK.

“Apa yang dapat saya katakan kepada Anda? Saya datang tanpa pengalaman dan saya bertarung memperebutkan gelar,” ujarnya.

“Mereka memiliki pengalaman dengan motor besar. Jadi, ini tentang seberapa lama mereka memahami ban, motor dan kategori ini.

“Tapi sekarang, level di Superbike sangat tinggi dan sata pikir ketika pembalap baru datang, mereka bisa cocok dengan kategori ini.”

Alvaro Bautista, Team HRC, Michael Ruben Rinaldi, Aruba.It Racing - Ducati

Alvaro Bautista, Team HRC, Michael Ruben Rinaldi, Aruba.It Racing - Ducati

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Oli Bayliss Resmi Mengaspal di World Supersport 2022
Artikel sebelumnya

Oli Bayliss Resmi Mengaspal di World Supersport 2022

Artikel berikutnya

Batas Minimum Usia Pembalap Tak Terlalu Berpengaruh di WSSP300

Batas Minimum Usia Pembalap Tak Terlalu Berpengaruh di WSSP300
Muat komentar