Bautista Perkirakan WSBK 2021 Akan Lebih Ketat

Pada tes pramusim Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) 2021 di Barcelona, Spanyol, seperti apa kekuatan seluruh tim mulai bisa diprediksi. Andalan Team HRC Alvaro Bautista menduga persaingan musim ini akan lebih terbuka.

Bautista Perkirakan WSBK 2021 Akan Lebih Ketat

Sejak debut di WSBK pada 2019, Alvaro Bautista sudah melihat betapa kuatnya juara dunia enam kali Jonathan Rea (Kawasaki Racing WorldSBK Team). Bautista mampu langsung menggebrak pada musim perdananya di WSBK.

Turun dengan Ducati Panigale V4 R milik tim pabrkan Aruba.it Racing, pembalap asal Spanyol itu mampu memenangi 11 races awal. Pada akhir musim, total Bautista mengemas 16 kemenangan. Namun, ia harus puas finis sebagai runner-up.

Tahun lalu, Rea memastikan gelar juara dunia untuk kali keenam beruntun (sejak 2015). Namun, rekan setimnya, Alex Lowes, duet tim pabrikan Ducati Scott Redding dan Chaz Davies, Michael Rinaldi, kedua bintang Yamaha Toprak Razgatlioglu dan Michael van der Mark, mampu naik podium.

Dalam kurun waktu 2015 hingga tahun lalu, sudah banyak pembalap yang mampu meruntuhkan hegemoni Rea di WSBK. Namun, pembalap asal Irlandia Utara itu terlihat semakin kuat dan nyaman meskipun Kawasaki ZX-10RR sudah mampu dilewati pabrikan lain.

Kendati begitu, terlepas dari dominasi Rea, Bautista yakin tren musim lalu – banyak pembalap mampu naik podium – akan berlanjut di WSBK musim 2021 yang akan dimulai di MotorLand Aragon pada 22-23 Mei mendatang.

Baca Juga:

“Menurut saya duel akan sangat ketat di WSBK tahun ini. Semua pabrikan bekerja sangat keras dan gap semakin mengecil,” ucap pembalap yang sembilan musim turun di MotoGP antara 2020-2018.

“Saya melihat kemenangan race di WSBK 2021 tidak akan sama dengan dua tahun sebelumnya, saat dua pabrikan mendominasi dan silih berganti menguasai race.

Honda baru resmi menurunkan kembali tim pabrikan pada WSBK musim lalu dengan diperkuat Alvaro Bautista dan Leon Haslam. Bautista sendiri sekali naik podium ketiga di race 2 Aragon. Di akhir musim, ia finis di P9 diikuti Haslam. Keduanya mengoleksi poin sama, 113.

Pada tes di Barcelona, 31 Maret dan 1 April lalu, Alvaro Bautista pulang lebih dulu karena masih merasa nyeri di dada akibat cedera saat berlatih motocross. Namun ia puas karena bisa mencoba berbagai set-up Honda CBR1000RR-R, khususnya sistem elektronik.

Leon Haslam juga menguji sistem elektronik, sasis, dan posisi di atas motor. Honda juga sempat menguji knalpot dan lengan ayun (swingarms) baru pada tes Barcelona tersebut.   

 

 

 

dibagikan
komentar
Top Speed Tes Catalunya: Ducati Terkencang, BMW Mengejutkan

Artikel sebelumnya

Top Speed Tes Catalunya: Ducati Terkencang, BMW Mengejutkan

Artikel berikutnya

Bautista Yakin Rabat Bisa Ramaikan Persaingan WSBK

Bautista Yakin Rabat Bisa Ramaikan Persaingan WSBK
Muat komentar