Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Bautista: Saya Harus Belajar Mengendalikan Diri

Alvaro Bautista menyesali kesalahannya dalam Race 1 WSBK Aragon, Sabtu (23/9/2023), yang membuatnya gagal finis sehingga jaraknya dengan Toprak Razgatlioglu mengecil.

Alvaro Bautista, Aruba.it Racing Ducati

Setelah melakoni WSBK yang penuh tekanan di Magny-Cours, Bautista kembali ke Aragon yang sempit dan sarat tantangan. Namun, ia seolah mengkhianati tempat favoritnya.

Guncangan di Tikungan 9 membuatnya terpelanting. "Hal-hal seperti ini adalah bagian dari permainan dan bisa saja terjadi. Tentu saja sangat disayangkan. Itu adalah kesalahan saya. Saya membuang balapan yang sangat saya nikmati sampai saat itu," komentarnya.

"Perasaan saya terhadap motor bagus. Saya mendorong dengan sangat keras. Kemudian, roda depan tergelincir di tikungan itu. Sayangnya, saya tak bisa mencegah kecelakaan itu," sesal Bautista. "Kami harus memahami mengapa saya terjatuh. Tidak boleh ada pengulangan kesalahan ini.

"Setelah kecelakaan saya meluruskan motor dan bisa melanjutkan. Pijakan kaki saya patah. Saya tidak bisa lagi berkendara seperti biasa. Tuas rem saya juga tidak lagi berada di posisi normal. Itulah mengapa saya tidak merasa aman saat mengerem.”

Namun, Bautista berhasil melesat dan meraih poin di lap terakhir. "Terutama di lap terakhir saya bisa mengejar pembalap lain dengan sangat baik. Saya mencoba untuk memperbaiki banyak posisi. Itulah mengapa saya mengerem sangat keras di tikungan terakhir. Tapi, tuas saya tidak memberi saya perasaan yang baik. Saya terlalu banyak menggunakan ban depan dan terjatuh," katanya.

Dengan demikian, Bautista pulang dengan tangan hampa pada Sabtu. Penantang juara dunia Toprak Razgatlioglu (Yamaha) berjuang untuk meraih kemenangan dan akhirnya kebobolan 20 poin untuk P2. Alhasil, keunggulan Bautista menyusut menjadi 37 poin.

Baca Juga:

"Kami tahu kami kompetitif. Kami tahu kami cepat. Sekarang, kami tak boleh melakukan kesalahan lagi. Saya tak percaya di usia 38 tahun saya masih melakukan kesalahan seperti ini," tutur Bautista.

Sang pemimpin klasemen mengabaikan situasi kejuaraan dunia. "Saya tidak memikirkan tentang kepemimpinan di kejuaraan, poin atau kemenangan. Saya ingin memberikan yang terbaik. Hari ini saya memberikan yang terbaik hingga terjatuh. Saya harus belajar darinya. Saya harus bisa mengendalikan diri," Bautista mengungkapkan.

"Ini bukan tentang menjadi lebih sabar. Ini tentang memberi lebih banyak ruang untuk kesalahan. Besok adalah hari yang baru.”

Alvaro Bautista merasa beruntung karena rekan setimnya, Michael Rinaldi, membatasi kerusakan yang terjadi. Dengan kemenangannya, Rinaldi mencegah Razgatlioglu mengumpulkan poin maksimal. Lima poin ini bisa menjadi penentu di akhir musim.

Masih belum jelas kemana Rinaldi akan membalap musim depan. Pembalap Italia ini dikaitkan dengan tim pabrikan Honda di WSBK dan bisa saja mengambil alih posisi Iker Lecuona jika pembalap Spanyol itu kembali ke MotoGP.

Namun, kepindahan ke Moto2 juga memungkinkan bagi Rinaldi. Bagaimana pun, sebagai pebalap WSBK, ia memiliki banyak pengalaman dengan ban Pirelli yang akan digunakan di Moto2 mulai 2024.

Kemenangan di Aragon adalah pukulan yang membebaskan. "Saya merasa kasihan pada Alvaro. Saya pikir kecepatan balapannya lebih baik. Tapi saya mengambil kesempatan dan memenangi balapan," komentar Rinaldi, yang akan digantikan oleh Nicolo Bulega di tim pabrikan Ducati pada 2024.

"Di sini, di Aragon, saya meraih kemenangan pertama saya di WSBK. Kemenangan hari ini adalah salah satu kemenangan terbaik saya," tutur Rinaldi. "Saya benar-benar bisa bertarung. Ini adalah balapan yang mengharuskan saya untuk mengatur ban. Saya harus sangat cerdik dan menahan diri di awal.

"Tahun ini, saya sudah melewati beberapa momen sulit. Saya tidak menyerah! Itu adalah cara terbaik untuk melawan.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Race 1 WSBK Aragon: Rinaldi Menang, Bautista Crash Dua Kali
Artikel berikutnya Superpole Race WSBK Aragon: Hancurkan Asa Rea, Bautista Tebus Kesalahan

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia