Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Loris Baz Bisa Lihat Potensi BMW M 1000 RR

Loris Baz meninggalkan Aragon sebagai peringkat kesembilan klasemen sementara WSBK 2022. Ia juga menjadi rider terbaik BMW setelah finis P7 di Race 2. Ini memberikannya kepercayaan diri.

Loris Baz, Bonovo Action BMW, Eugene Laverty, Bonovo Action BMW

Putaran pembuka Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) 2022 di Sirkuit Motorland Aragon akhir pekan lalu membuat BMW serius. Rekrutan anyar Scott Redding tak dapat memenuhi ekspektasi dan hanya meraih satu poin.

Sementara rekannya di tim pabrikan BMW Motorrad WorldSBK, Ilya Mikhalchik, pengganti Michael van der Mark yang masih cedera, memiliki akhir pekan lebih baik dengan membukukan sembilan poin.

Namun, pembalap terbaik brand asal Jerman itu di WSBK Aragon adalah Loris Baz, yang menggantikan posisi Jonas Folger dalam tim independen Bonovo Action BMW. Ia berhasil meraih total 14 angka.

Pada sesi Sabtu, Baz menarik perhatian karena mampu membuat catatan waktu tercepat dalam latihan bebas ketiga (FP3). Rider Prancis itu mengungguli Alvaro Bautista (Ducati) dengan gap 0,073 detik.

Baca Juga:

Hanya saja Superpole dan Race 1 tidak berjalan sesuai rencana. Dari urutan ke-10 di grid, Loris Baz finis P11 di balapan pertama. Ia juga jauh dari harapan pada Superpole Race, menempati posisi ke-13.

Sang pembalap baru bangkit dan mampu menunjukkan potensi besar dari motor M1000 RR selama Race 2. Baz berhasil menyelesaikannya di tempat ketujuh, memastikannya menjadi wakil BMW terbaik.

“Saya tahu kami memiliki potensi untuk posisi ketujuh. Sejujurnya, saya kecewa pada Sabtu dan Minggu pagi, terutama setelah tes pada hari Senin dan Selasa serta usai FP3. Kami harus memahami mengapa kami lebih lambat dalam balapan daripada saat pengujian,” kata Baz.

“Jadi kru kami melakukan beberapa perubahan sebelum Race 2 sehingga saya merasa lebih nyaman di atas motor. Saya mengerti lebih banyak hal, saya memiliki grip lebih baik pada motor,” imbuhnya.

Loris Baz, Bonovo Action BMW

Loris Baz, Bonovo Action BMW

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Posisi lebih baik dari P7 sulit dicapai dengan M1000 RR di Aragon sebab merek macam Ducati, Kawasaki serta Yamaha selangkah lebih maju. BMW baru melaju di level yang hampir sama dengan Honda.

“Saya tahu potensi kami kini adalah finis di belakang tiga pabrikan terkuat dan saya ingin melakukannya. Saya mencoba untuk tidak membuat kesalahan dan membawa pulang poin. Saya katakan dari awal jika Aragon adalah dasar untuk pekerjaan kami sepanjang tahun,” ujar Baz.

“Itulah yang terjadi. Kami bakal terus membangun seluruh proyek dari sana dan bekerja sekeras yang kami lakukan sejak tes pertama. Tentu P7 bukan tujuan akhir, musim masih panjang dan saya senang bisa memulai dengan positif.

“BMW dan seluruh anggota tim telah melakukan pekerjaan dengan baik. Jadi terima kasih banyak untuk saat ini. Sekarang fokusnya adalah balapan menghadapi berikutnya,” sang rider menambahkan.

WSBK dijadwalkan menggelar putaran keduanya musim ini di TT Circuit Assen, Belanda pada 22-24 April 2022. BMW tentu saja mengharapkan hasil lebih baik dari para pembalapnya, termasuk Loris Baz.

Loris Baz, Bonovo Action BMW

Loris Baz, Bonovo Action BMW

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Sandro Cortese: Dulu Pembalap WSBK, Kini Komentator
Artikel berikutnya WSBK Belanda: Michael van der Mark Comeback di Balapan Kandang

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia