Berupaya Jegal Toprak Razgatlioglu, Jonathan Rea Bakal Agresif

Didorong rasa frustrasi, juara bertahan World Superbike, Jonathan Rea, akan meningkatkan agresivitasnya untuk melawan sang rival utama, Toprak Razgatlioglu.

Berupaya Jegal Toprak Razgatlioglu, Jonathan Rea Bakal Agresif

Rea secara mengejutkan tersingkir lebih awal dari pertarungan yang melibatkan dirinya dengan Razgatlioglu dan Scott Redding dalam Race 1 WSBK Portugal di Algarve, Sabtu (2/10/2021).

Memimpin selepas start, Rea langsung berduel sengit melawan Razgatlioglu. Tak berapa lama, Redding ikut memanaskan pertarungan di barisan depan. Namun, sial bagi rider Kawasaki itu.

Lap 5 menjadi akhir bagi Rea. Dia terpental dari motornya ketika meluncur kencang menuju gravel trap di Tikungan 15. Alhasil, pria asal Irlandia Utara itu hanya bisa gigit jari melihat Razgatlioglu dan Redding melanjutkan persaingan.

Balapan akhirnya dimenangi Razgatlioglu usai menaklukkan Redding dalam bentrokan menegangkan hingga lap-lap akhir. Berkat tambahan 25 poin pula, bintang Turki itu menjauh dari Rea pada klasemen sementara.

Jonathan Rea terjatuh menyusul sejumlah aksi keras Toprak Razgatlioglu, yang melakukan manuver berani saat mengerem dan bahkan menggunakan lawannya sebagai alat bantu pengereman di tikungan yang lebih lambat.

 

Diminta pendapatnya tentang Razgatlioglu, Rea enggan mengkritik rivalnya itu secara langsung. Tetapi, dia menegaskan, dirinya siap untuk sama-sama asertif dalam pertempuran di trek berikutnya.

“Saya tidak bisa melakukan ritme saya karena saya terus dibom di apex tikungan. Beberapa lap yang membuat frustrasi, dan itu akhirnya menyebabkan kecelakaan,” tutur Rea.

“Saya tidak ingin terlalu banyak mengeluh (tentang Razgatlioglu), karena saya siap bertarung seperti itu, dan saya akan bertarung seperti itu. Saya senang melepaskan rem dan menggunakannya sebagai tanggul. Itulah yang dia lakukan kepada saya di Tikungan 13.

“Tentu saja ada racing line, ini adalah motor besar dan Anda tidak bisa begitu saja datang dari jarak jauh untuk melakukan operan hanya karena Anda merasa cukup berani sehingga Anda bisa berhenti di apex.

“Saya tidak ingin menangis karenanya. Saya tidak ingin disebut cengeng, tapi saya siap menyingsingkan lengan baju.”

Baca Juga:

Beberapa saat usai mengalami insiden kecelakaan, Rea pun dibawa di Medical Centre untuk pemeriksaan awal.

Hasil diagnosis menunjukkan enam kali juara dunia itu menderita sejumlah memar di tubuhnya, juga abrasi di siku kiri.

Adapun, kondisi fisik Rea bakal ditinjau lagi jelang Superpole Race dan Race 2 yang dijadwalkan berlangsung Minggu (3/10/2021)

“Ini cukup menyakitkan di siku kiri dan kaki kiri saya. Tetapi selain itu secara umum baik-baik saja," ucapnya.

dibagikan
komentar
Hasil Race 1 WSSP Portugal: Cluzel Klaim Kemenangan, Galang Hendra P22

Artikel sebelumnya

Hasil Race 1 WSSP Portugal: Cluzel Klaim Kemenangan, Galang Hendra P22

Artikel berikutnya

Podium Ketiga Race 1 di Portimao Jadi Liburan Terbaik Loris Baz

Podium Ketiga Race 1 di Portimao Jadi Liburan Terbaik Loris Baz
Muat komentar