Chantra dan DIxon Senang dengan Hasil Tes Pramusim WSBK 2026

Dua pembalap baru HRC Honda, Jake Dixon dan Somkiat Chantra, menikmati debutnya dalam tes World Superbike, Rabu (26/11/2025) dan Kamis, di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Somkiat Chantra, Jake Dixon, Honda HRC

Somkiat Chantra, Jake Dixon, Honda HRC

Foto oleh: Honda Racing

Para pembalap WSBK melakoni tes perdana menyambut musim 2026. Pembalap Pata Yamaha, Andrea Locatelli, tercepat di hari pertama, sedangkan Alex Lowes (Bimota by Kawasaki) bercokol di puncak tabel waktu pada hari kedua.

Meski belum bisa menyaingi kecepatan para pembalap lama, Honda tak mempermasalahkan kiprah dua rookie. Pasalnya, tes itu untuk berkenalan, adaptasi dan belajar.

Mereka masing-masing mengumpulkan lebih dari 100 putaran dan mulai memberikan masukan terkait setelan motor. Kendati demikian, Chantra dan Dixon tak terpaut jauh dari Lowes, pemimpin sesi Kamis.

Mantan pembalap MotoGP asal Thailand bertengger di urutan kesembilan berkat waktu lap tercepat 1:39,494, tertinggal 0,314 detik dari Lowes. Sedangkan, eks rider Moto2, hanya duduk di P11 dengan 1:39,808.

Pembalap #35 tersebut mengaku terkesan dengan hasil sentuhan pertama dengan CBR1000RR-R.

“Sangat menyenangkan bisa ambil bagian dalam tes pertama dengan tim Honda HRC. Kami mengerjakan banyak hal bersama, dan saya juga fokus pada diri sendiri, mencoba mempelajari motor dan memahami ban. Kami menuntaskan banyak lap untuk memahami setahap demi setahap, dan setiap hari, kami dapat meningkat,” ujar Chantra.

Baca Juga:

“Tujuan utama saya melakoni lebih banyak lap dan membangun feeling dengan CBR, terutama saat pengereman dan ketika menghentikan motor, yang mana sedikit sulit bagi saya sekarang. Saya yakin keyakinan akan datang seiring dengan berjalannya waktu. Motor MotoGP dan CBR1000RR-R sangat berbeda, tapi tes ini, kami bekerja dengan tenaga yang sedikit mirip dengan sebelumnya.”

Jake Dixon yang memakai nomor 96 mengutarakan, “Tes pertama yang bagus sebagai pembalap Honda HRC. Rasanya bagus kembali ke motor besar lagi dan punya kecepatan itu sangat menyenangkan, tapi itu juga kurva pembelajaran yang masif. Saya mengalami dua crash ketika mencoba memahami semua dan mencoba mengerti bagaimana semua bekerja.

“Untuk pertama kalinya, saya bekerja dengan banyak orang di sekeliling saya. Sungguh menyenangkan. Saya butuh waktu untuk beradaptasi. Motor ini meminta respek, dan saya mempelajari setiap menit karena jika Anda tidak menghormatinya, dia akan mengigit.

“Dalam dua hari yang menyenangkan, saya menuntaskan banyak lap, termasuk putaran panjang. Kami juga banyak bekerja dengan ban terkeras. Saya tidak mencoba ban kualifikasi, kami tertahan dengan opsi keras.”

Pembalap Inggris tersebut melanjutkan, “Datang dari Moto2, beradaptasi dengan mesin WSBK, sejujurnya sangat berbeda, terutama dengan bagaimana Anda bisa mengubah elektronik dibanding apa yang kami miliki di Moto2. Saya butuh waktu lagi untuk mempelajari bagaimana mengekstraksi performa dalam lap kencang, tapi dari sisi ritme, saya tidak terlalu buruk.”

Somkiat Chantra, Honda HRC

Somkiat Chantra, Honda HRC

Foto oleh: Honda Racing

Artikel sebelumnya Jonathan Rea Antusias Akan Berkontribusi pada Pengembangan Honda WSBK
Artikel berikutnya BMW Puas dengan Debut Miguel Oliveira dalam Tes WSBK

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Edisi

Indonesia Indonesia
Filter