Checa: Tiga Pembalap Ducati Bakal di Atas

Mantan pembalap MotoGP dan kampiun Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) Carlos Checa memprediksi tiga pembalap Ducati mampu menandingi juara enam tahun terakhir, Jonathan Rea (Kawasaki), pada WSBK 2021.

dibagikan
komentar
Checa: Tiga Pembalap Ducati Bakal di Atas

Banyak yang mempertanyakan keputusan tim pabrikan Aruba.it Racing-Ducati melepas Chaz Davies untuk mendapatkan Michael Ruben Rinaldi dari Tim Go Eleven pada akhir musim lalu.

Davies sudah memenangi 32 race, 98 podium, dan tujuh pole dalam 237 balapan WSBK sejak 2012. Tujuh musim membela tim pabrikan Ducati, pembalap Inggris itu mampu tiga kali menjadi runner-up (2015, 2017, 2018). Tahun lalu, Davies finis di P3 klasemen akhir.

Sementara, Rinaldi baru turun di WSBK sejak 2018. Itu pun belum semusim penuh. Dari 77 balapan, pembalap Italia itu baru sekali menang, tepatnya di Race 1 Aragon II 2020, dengan total podium tiga.

Carlos Checa (kedua dari kanan) saat persentasi tim yang akan turun di Reli Lintas Alam (Cross-Country Rally) 2017.

Carlos Checa (kedua dari kanan) saat persentasi tim yang akan turun di Reli Lintas Alam (Cross-Country Rally) 2017.

Foto oleh: Carlos Checa

Setelah melewati negosiasi panjang, pada awal Desember lalu, Davies akhirnya mau menerima tawaran Tim Go Eleven untu menggantikan Rinaldi yang menggesernya di skuad pabrikan Ducati.

Janji Ducati untuk memberikan Panigale V4 R dengan spesifikasi yang sama dengan tim pabrikan membuat Davies mau bergabung ke Go Eleven.

Di mata Carlos Checa, menarik untuk mengamati performa Davies dengan Rinaldi yang bertukar posisi ini.  

“Menarik melihat apakah Rinaldi mampu konsisten atau tidak setelah bergabung ke skuad pabrikan. Tentu, jangan lupakan juga Scott Redding karena ia kini menjadi pembalap nomor satu Ducati,” ucap kampiun terakhir Ducati di WSBK pada 2011.

Baca Juga:

Scott Redding memang sangat impresif pada debutnya di WSBK, tahun lalu. Mantan pembalap MotoGP – bersama Gresini Honda, EG 0,0 Marc VDS Honda, Pramac Racing Ducati, dan Aprilia – itu langsung memenangi lima lomba dan finis runner-up.

Kendati begitu, Checa – yang memenangi 15 dari 26 race dengan Ducati 1098 saat merebut gelar WSBK 2011 – juga tidak mengesampingkan Chaz Davies. Pengalaman dan torehannya bisa dibilang masih yang terbaik di Ducati dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya rasa Chaz Davies masih mampu bermain impresif. Jika mampu cepat menyatu dengan Tim Go Eleven dan memiliki motor sama dengan pabrikan, Davies bisa menggila karena tekanan pada dirinya kini berkurang,” kata Checa.

“Saya kira, ketiga pembalap ini (Redding, Davies, dan Rinaldi) mampu berada di papan atas bersama Jonathan Rea.”

Carlos Checa menjelaskan, Jonathan Rea dan Kawasaki masih difavoritkan mampu memenangi gelar ketujuh beruntun WSBK karena kombinasi yang sangat baik. Konsistensi menjadi senjata utama Rea yang sudah sangat menyatu dengan Kawasaki ZX-10RR.

Sepanjang tes resmi, akan terlihat siapa saja pembalap yang sudah meningkat dari sisi teknis, fisik, dan mentalitas. Dari sisi teknis, Checa melihat Ducati sangat kuat sementara Honda dan Yamaha masih berusaha mengejarnya.

“Saat ini paling tidak ada tiga atau empat pabrikan dengan level yang sangat kuat di WSBK,” tutur Carlos Checa, yang setelah pensiun pada akhir 2013 lebih banyak terlibat dalam dunia kepromotoran balap.

Michael Ruben Rinaldi ditunggu konsistensinya pada musim perdana bersama Tim ARUBA.IT Racing – Ducati pada WSBK 2021.

Michael Ruben Rinaldi ditunggu konsistensinya pada musim perdana bersama Tim ARUBA.IT Racing – Ducati pada WSBK 2021.

Foto oleh: WSBK

 

Cluzel Percaya Kedatangan Caricasulo Bawa Manfaat

Artikel sebelumnya

Cluzel Percaya Kedatangan Caricasulo Bawa Manfaat

Artikel berikutnya

Biaggi Yakin Rea Sulit Pertahankan Gelar WSBK

Biaggi Yakin Rea Sulit Pertahankan Gelar WSBK
Muat komentar