Garett Gerloff Punya Syarat untuk Tim MotoGP yang Meliriknya

Garrett Gerloff ingin World Superbike (WSBK) 2022 lebih bersahabat dengannya. Ia ingin mempersembahkan kemenangan untuk GRT Yamaha dan pindah ke MotoGP.

Garett Gerloff Punya Syarat untuk Tim MotoGP yang Meliriknya

Rider Amerika Serikat tersebut mengoleksi dua podium, lebih sedikit satu dibanding sebelumnya. Namun, perolehan poin lebih banyak 100 daripada musim lalu dan peringkat pun meningkat dari 11 ke 8.

Pasang surut mewarnai kiprahnya dalam WSBK 2021. Ia kerap finis di luar zona tiga besar ketika mampu menyaingi para pembalap langganan podium.

Gerloff pun jadi bulan-bulanan warganet serta koleganya akibat memicu insiden dengan Toprak Razgatlioglu dalam WSBK Belanda, di Tikungan 1 Sirkuit Assen.

Banjir kritik membuat mentalnya turun. Namun, ia bisa bangkit setelah mengingat kontrak yang diteken awal tahun dengan tim dan Yamaha. Pemuda 26 tahun itu berharap mulai meraih poin penuh.

“Sungguh menyenangkan mengetahui bahwa mereka ingin lanjut dan kami punya banyak hal difinalisasi tahun depan,” katanya kepada Motorsport.com.

“Itu jelas positif dan saya mengapresiasi dukungan mereka. Saya ingin melakukan yang terbaik untuk Yamaha.

Baca Juga:

“Saya pasti ingin menang balapan setidaknya sekali. Itu akan menyenangkan, sesuatu yang saya harap bisa lakukan tahun ini. Maksud saya, musim ini belum selesai, tapi saya ingin memenangi balapan dan hanya punya tahun normal. Ekspektasinya seperti itu.”

Gerloff sempat ke MotoGP sebagai pengganti Franco Morbidelli di Assen. Ia hanya mampu finis di urutan ke-17.

Saat ditanya apakah berminat pindah haluan, Gerloff tak memungkiri ada ketertarikan. Hanya saja, ia tak mau berada di sana jika belum pantas.

“Saya kira bagus untuk Amerika Serikat (punya pembalap di MotoGP). Sungguh mengejutkan karena sudah lama tidak ada, tapi saya ingin mau jadi orang itu suatu hari nanti,” ucapnya.

“Tapi, saya ingin mencari tahu semuanya di sini (WSBK) dan mencoba menjaga tetap berkembang. Saya ingin mendapat tunggangan dan saya tidak mau pergi ke MotoGP hanya karena saya punya paspor bagus.

“Saya ingin pergi apabila mereka menginginkan saya di sana karena kecepatan saya, talenta, apa pun itu. Kita lihat saja nanti.”

Chaz Davies, Team GoEleven, Garrett Gerloff, GRT Yamaha WorldSBK Team, Leon Haslam, Team HRC

Chaz Davies, Team GoEleven, Garrett Gerloff, GRT Yamaha WorldSBK Team, Leon Haslam, Team HRC

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Properti Ducati Dibuka Ilegal, Bos WSBK Meminta Maaf
Artikel sebelumnya

Properti Ducati Dibuka Ilegal, Bos WSBK Meminta Maaf

Artikel berikutnya

Troy Bayliss Tak Tega Lepas Putranya Bertarung Sendiri di WSSP 2022

Troy Bayliss Tak Tega Lepas Putranya Bertarung Sendiri di WSSP 2022
Muat komentar