Gerloff Klaim MotoAmerica Jadikannya Lebih Kuat

Datang dari MotoAmerica, Garrett Gerloff beradaptasi dengan baik di World Superbike (WSBK), bahkan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Gerloff Klaim MotoAmerica Jadikannya Lebih Kuat

Gerloff menjadi pembalap asal Amerika Serikat terbaik di WSBK setelah Nicky Hayden. Rider 25 tahun itu menjelma menjadi salah satu yang diperhitungkan sebagai pesaing kuat dalam perebutan kemenangan di setiap balapan.

Finis ketiga di MotoAmerika pada 2019, Gerloff mendapatkan kesempatan bersaing di kejuaraan dunia balap motor bersama Yamaha di World Superbike.

Garrett Gerloff berhasil meraih podium pertamanya di Barcelona dan mendapatkan yang kedua di Estoril. Padahal, ia belum mengenal trek, bahkan baru mempelajari tentang tunggangannya, Yamaha YZF-R1 dan ban Pirelli.

Pada seri pembuka, Gerloff kembali naik podium saat menyelesaikan balapan Superpole di posisi ketiga. Bahkan, pada balapan kedua di Aragon, ia berpeluang meraih kemenangan jika tidak melakukan kesalahan.

Meski kerap melakukan manuver berbahaya yang menyebabkannya gagal finis, tim dan pembalap lain tetap melihatnya sebagai sebuah ancaman nyata.

Garrett Gerloff, GRT Yamaha WorldSBK Team

Garrett Gerloff, GRT Yamaha WorldSBK Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Garrett Gerloff mengatakan kekuatan yang dimilikinya saat ini berkat tingginya level persaingan di MotoAmerica. Rivalnya musim lalu, Loris Baz, yang saat ini berjuang di MotoAmerika, diyakininya akan mendapat banyak pelajaran.

“Trek di Amerika jauh berbeda dengan di Eropa. Saya berkendara di sirkuit di sana sepanjang hidup saya,” kata Gerloff seperti dilansir Speedweek.

“Saya harus mempelajari trek yang ada di Eropa tahun lalu. Loris juga akan merasakan beberapa trek baru di sana. Dia akan beradaptasi dengan baik. Saya pikir bagus bagi Loris untuk berjuang di MotoAmerika.

“Di sana ada banyak pembalap kuat yang membuktikan bahwa level persaingan di sana sangat tinggi. Itu juga bagus bagi kejuaraan ketika memiliki wajah baru dan seorang pembalap dengan nama besar.”

Baca Juga:

Cameron Beaubier, jadi pembalap terkuat di MotoAmerica saat ini. Tapi memutuskan pindah ke Moto2 dan tampil impresif dengan finis di 10 besar di Portimao dan Mugello.

“Ketika saya mendengar tentang kepindahannya ke Moto2, saya ikut senang. Tapi, itu juga cukup mengejutkan karena saya yakin dia akan bertahan di MotoAmerica.

“Hampir tidak ada peluang untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Moto2, jadi bagus dia bisa beralih ke kejuaraan lain. Saya yakin dia pembalap yang sangat kuat. Dia akan memberikan penampilan yang menjanjikan dengan kecepatan yang dimilikinya," Gerloff menambahkan.

dibagikan
komentar
WSBK Indonesia 2021 di Mandalika Digelar dengan Sistem Bubble
Artikel sebelumnya

WSBK Indonesia 2021 di Mandalika Digelar dengan Sistem Bubble

Artikel berikutnya

Kawasaki ZX-10R Milik Jonathan Rea Terjual Rp791 Juta

Kawasaki ZX-10R Milik Jonathan Rea Terjual Rp791 Juta
Muat komentar