Manuel Gonzalez Bisa Jadi Anggota VR46 Asing Pertama

Manuel Gonzalez menjadi salah satu pembalap berbakat di World Supersport 600 (WSSP) 2021. Belakangan, namanya mulai dikaitkan dengan VR46 Racing.

Manuel Gonzalez Bisa Jadi Anggota VR46 Asing Pertama

Manuel Gonzalez direkrut Kawasaki ParkinGO pada 2019 dan langsung mencetak sejarah dengan menjadi juara dunia termuda saat merebut gelar WSSP300 pada 2019, setelah merebut tiga kemenangan dan total enam podium.

Setahun berikutnya, 2020, ia naik ke WSSP masih bersama skuad yang sama, Kawasaki ParkinGO Team. Selalu finis di 10 besar dalam 15 race, Gonzalez berhasil menempati peringkat ketujuh klasemen akhir WSSP 2020.

Gonzalez masih bertahan di ParkinGO di WSSP musim ini kendati tim asal Italia pimpinan Giuliano Rovelli tersebut berganti pemasok motor ke Yamaha. Bersama Yamaha ParkinGO Team, pembalap asal Spanyol yang baru berusia 19 tahun itu kembali mencuat.

Dari 18 race yang sudah diikuti, Gonzalez sudah merebut dua kemenangan dan tota enam podium. Ia juga berhasil mencetak dua pole position. Alhasil, menjelang dua balapan tersisa, Argentina dan Indonesia, ia berada di peringkat ketiga klasemen.

Seperti pembalap muda lainnya, Gonzalez juga berkeinginan untuk berkarier di Kejuaraan Dunia MotoGP. Jalan ke arah sana sudah dirintisnya musim ini saat menggantikan Lorenzo Baldassarri membalap untuk MV Agusta Forward Racing di Moto2 Assen dan Aragon.

Meskipun tidak mampu menuai poin karena hanya finis P22 di Belanda dan P17 di Spanyol, banyak yang mengagumi performa pembalap kelahiran Madrid, Spanyol, itu. Gonzalez pun menilai World Superbike (WSBK) bukan jalur yang tepat jika ingin ke MotoGP.

Manuel Gonzalez, MV Agusta Forward Racing, saat turun di Moto2 Belanda di Sirkuit Assen, menjelang akhir Juni lalu.

Manuel Gonzalez, MV Agusta Forward Racing, saat turun di Moto2 Belanda di Sirkuit Assen, menjelang akhir Juni lalu.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Moto2 berada tepat di bawah MotoGP. Jika saya nanti pindah ke WSBK, maka pintu untuk ke MotoGP hampir pasti tertutup,” tutur Gonzalez.

“Namun, saya bisa kembali ke WSBK jika nantinya Moto2 tidak berjalan baik buat saya. Saya baru 19 tahun dan masih memiliki waktu panjang. Pembalap yang saat ini memuncaki WSSP, Dominique Aegerter, sudah 31 tahun. Jadi, saya masih memiliki cukup waktu.”

Kabarnya, Manuel Gonzalez akan kembali diminta MV Agusta untuk turun di Moto2 Emilia Romagna di Misano, 22-24 Oktober mendatang. Rumor pun langsung mencuat bila Gonzalez bakal ditarik MV Agusta untuk Moto2 2022 mendatang.

Kendati begitu, Manuel Gonzalez juga bisa mempertimbangkan tim baru di Moto2 tahun depan, Yamaha VR46 Master Camp Team. Hingga saat ini, tim hasil kolaborasi Yamaha dengan VR46 Racing Academy itu belum menentukan pembalap.

Baca Juga:

Jika jadi bergabung, Manuel Gonzalez akan menjadi pembalap non-Italia pertama yang menjadi anggota akademi dan tim balap milik juara dunia sembilan kali (125cc 1997, 250cc 1999, 500cc 2001, MotoGP 2002-2005, 2008, 2009) Valentino Rossi.

Kabar kepindahan Manuel Gonzalez ke VR46 Master Camp Team semakin kencang karena tim yang dibelanya saat ini, ParkinGO, dilaporkan bakal gulung tikar pada akhir musim ini. Salah satu tandanya, sejumlah truk transportasi mereka sudah dijual.

ParkinGO adalah perusahaan asal Italia yang selama ini bergelut dalam bisnis transportasi di sejumlah bandara di selatan Eropa. Kondisi finansial mereka terguncang karena pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari setahun.

Kabarnya, sebagian besar staf tim balap ParkinGO kini sudah bersiap pindah ke VR46 Master Camp Team, bersama Manuel Gonzalez tentunya.

dibagikan
komentar
Isu Perjalanan dan Pembengkakan Biaya Bisa Kacaukan WSBK Argentina

Artikel sebelumnya

Isu Perjalanan dan Pembengkakan Biaya Bisa Kacaukan WSBK Argentina

Artikel berikutnya

Philipp Oettl Jaga Asa Promosi ke WSBK pada 2022

Philipp Oettl Jaga Asa Promosi ke WSBK pada 2022
Muat komentar