Hayden ingin ada pemenang baru di WorldSBK

Pembalap Honda, Nicky Hayden, menginginkan ada sosok pemenang baru yang mampu meraih kemenangan di kejuaraan World Superbike pada 2017.

Hayden ingin ada pemenang baru di WorldSBK
Nicky Hayden, Honda World Superbike Team
Nicky Hayden, Honda World Superbike Team
Nicky Hayden, Honda World Superbike Team
Nicky Hayden, Honda World Superbike Team
Nicky Hayden, Honda World Superbike Team
Nicky Hayden, Honda World Superbike Team
Nicky Hayden, Honda World Superbike Team
Nicky Hayden, Honda World Superbike Team
Nicky Hayden, Honda World Superbike Team

Dalam dua musim terakhir, WorldSBK didominasi oleh tiga pembalap Inggris: Jonathan Rea, Chaz Davies dan Tom Sykes. Ketiganya meraih 48 kemenangan dari 52 balapan.

Di luar trio tersebut, Leon Haslam mencetak dua kemenangan. Dan satu-satunya pembalap non-Inggris yang dapat memenangi balapan adalah Jordi Torres pada 2015, serta Hayden semusim berikutnya.

WorldSBK musim 2017 akan menandai kembalinya Eugene Laverty dan Marco Melandri ke grid, sementara Stefan Bradl juga ikut bergabung sebagai rekan setim Hayden di Honda.

“Tahun ini beberapa pabrikan lain telah melangkah naik. Mari berharap kita bisa melihat beberapa pemenang baru tahun ini,” ucap pembalap berjuluk The Kentucky Kid itu.

“Tahun lalu, ada beberapa pembalap sama yang menang setiap akhir pekan. Menurut saya, itu tidak menyenangkan untuk fans. Bukannya mereka tidak bagus. Mereka telah melakukan pekerjaan baik, tapi saya berharap ada wajah-wajah baru di depan dan membuat balapan lebih baik.

“Tidak diragukan kejuaraan akan lebih sulit tahun ini, tapi kami justru menantikannya. Saya bersemangat, dan itulah mengapa Anda datang ke kejuaraan dunia ini, karena Anda ingin melihat para pembalap terbaik.”

Kurang persiapan

Hayden dan Bradl akan mengendarai Honda CBR1000RR Fireblade SP, yang resmi dirilis pada awal Februari lalu dan mendapat dukungan dari sponsor utama Red Bull.

Namun, kurangnya waktu persiapan, Honda tak dapat menyediakan paket motor saat tes pramusim di Jerez dan Portimao. Alhasil, Hayden pun dibuat frustrasi.

“Tim hanya punya waktu sedikit untuk mempersiapkan motor. Maksud saya, mereka menerima motor dari Jepang dua minggu sebelum tes,” ungkapnya.

“Mereka harus mencari set-up tepat dan mengubah motor agar siap untuk balapan. Tes ini hanya lebih seperti shakedown.”

Hayden berada di posisi keenam di Jerez, terpaut 0,7 detik dari pembalap tercepat. Pembalap Amerika Serikat (AS) itu lalu lebih lambat 1,6 detik di tes Portimao.

“Hal positifnya adalah kami tidak mengalami masalah pada pagi hari. Tentu saja motor melaju baik. Kami sekarang perlu mempersiapkan motor untuk balapan,” terangnya.

“Ketika Anda naik motor yang sangat mirip (dengan motor lama), perbedaan utama adalah kami telah meningkatkan torsi ketika masuk ke tikungan.

“Secara realistis, kami terpaut dua detik setelah Portimao. Itu bukan feeling dan situasi yang baik bagi tim, karena semua orang jadi pusing kepala.”

Laporan tambahan oleh Giacomo Rauli

dibagikan
komentar
Bradl ungkap alasan tinggalkan MotoGP

Artikel sebelumnya

Bradl ungkap alasan tinggalkan MotoGP

Artikel berikutnya

WorldSBK Australia: Ducati mendominasi FP1

WorldSBK Australia: Ducati mendominasi FP1
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan World Superbike
Pembalap Nicky Hayden
Tim Honda World Superbike Team
Penulis David Gruz