Honda Takkan Homologasi Motor Baru di WSBK 2023

Honda tidak akan melakukan homologasi CBR1000RR-R Fireblade pada World Superbike musim depan, lantaran terus berupaya menyempurnakan detail motor saat ini.

Honda Takkan Homologasi Motor Baru di WSBK 2023

Pabrikan Jepang itu membuat kemajuan lamban sejak kembali ke WSBK dua tahun lalu. Paket CBR1000RR-R hanya mengalami peningkatan kecil untuk sementara.

Akan tetapi, Honda melakukan homologasi motor 2022. Meliputi silinder yang direvisi, crankshaft, filter udara, airbox, throttle body, hingga kaliper rem.

Meski begitu, versi evolusi penuh dari CBR1000RR-R Fireblade dalam cetakan BMW M1000RR atau Kawasaki ZX10-RR spek 2021 belum muncul.

Bos Team HRC, Leon Camier, mengatakan pihaknya bakal terus mencoba dan mengekstraksi konsep motor yang ada setidaknya untuk satu musim lagi pada 2023.

“Tidak akan ada homologasi baru tahun depan. Tapi yang pasti alasan untuk berada di kejuaraan ini bagi banyak pabrikan adalah untuk mengembangkan motor jalanan mereka. Bagi kami tentu saja sama,” ucapnya kepada Motorsport.com.

“Dalam aturan cukup sulit untuk membuat perubahan besar, aturannya cukup terbatas. Namun yang pasti (kami telah meningkatkan) banyak detail. Saya tidak bisa menyebutkannya, ada begitu banyak.

“Ada beberapa hal yang bisa kami lakukan sesuai aturan, seperti swingarm, link, triple clamp dan mesin tentu saja. Elektronik telah banyak berubah, detail kecil dari motor di mana-mana telah meningkat.”

Iker Lecuona, Team HRC, Xavi Vierge, Team HRC

Iker Lecuona, Team HRC, Xavi Vierge, Team HRC

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Walau hanya membawa pembaruan kecil untuk WSBK 2022, duo rookie Iker Lecuona dan Xavi Vierge tampil impresif dalam debut di kejuaraan dunia balap motor produksi massal ini.

Ditanya apakah Honda akan memfokuskan energi untuk meningkatkan paket CBR1000RR-R Fireblade, Camier menjawab: “Tenaga kuda tidak menjadi masalah, terutama di sisi menikung dan sisi sasis.

“Ada beberapa bagian yang terlibat di dalamnya, bukan hanya satu area yang menciptakan belokan dari motor.

“Menikung adalah sesuatu yang pasti perlu kami tingkatkan dan kemudian menyempurnakan beberapa detail kecil lainnya dengan grip serta hal-hal kecil.”

Kemajuan awal Honda terhalang oleh merebaknya virus Covid-19, yang mana memperlambat laju pengembangan, juga mengganggu rencana pengujian.

Tetapi, Camier menegaskan bahwa pandemi tak lagi dapat digunakan sebagai alasan atas kinerja buruk Honda di World Superbike.

“Kami punya dua teknisi utama dari Jepang sepanjang musim, dan (Tetsuhiro) Kuwata-san, kepala operasi HRC, telah mengikuti banyak balapan. Jadi, bagi kami sudah lebih normal, tentu saja,” ujarnya.

Baca Juga:
dibagikan
komentar
Relaksasi dan Latihan Isi Menu Liburan Toprak Razgatlioglu
Artikel sebelumnya

Relaksasi dan Latihan Isi Menu Liburan Toprak Razgatlioglu

Artikel berikutnya

BMW Disarankan Tak Terlibat di MotoGP

BMW Disarankan Tak Terlibat di MotoGP