Jonathan Rea Klaim Tampil Konsisten Tidak Cukup untuk Jadi Juara

Pembalap Kawasaki Racing Team, Jonathan Rea, mengatakan konsisten saja tidak cukup untuk memperjuangkan gelar WSBK 2021 dengan para rival yang performanya makin kuat.

Jonathan Rea Klaim Tampil Konsisten Tidak Cukup untuk Jadi Juara

Rea merayakan kemenangan ke-10 sepanjang Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) musim ini, dan hanya empat kali gagal podium dari 27 balapan dalam sembilan putaran yang telah digelar.

Namun, saat ini pembalap asal Irlandia Utara tersebut hanya menempati posisi kedua dalam klasemen sementara WSBK 2021, dengan tertinggal satu poin dari Toprak Razgatlioglu.

Sejauh ini, pembalap Pata Yamaha itu baru meraih delapan kemenangan dari 22 podium, yang berarti dalam hal finis terdepan Rea sedikit lebih baik dibandingkan Razgatlioglu.

Kendati demikian Jonathan Rea menegaskan bahwa ada faktor lain yang dibutuhkan untuk dapat menjadi seorang juara dunia WSBK saat ini.

Konsistensi yang dimilikinya tak lagi memberikan pengaruh besar karena para rival sudah berada pada level yang sangat tinggi saat ini.

“Jika Anda bertarung dengan pembalap lain dengan konsistensi dan pada saat bersamaan Anda menyadari bahwa rival Anda juga konsisten, maka Anda tidak bisa mengalahkan mereka dengan itu,” kata Rea seperti dilansir Speedweek.

“Ada masanya ketika Anda telah mencoba segalanya di sepanjang balapan untuk mengalahkan mereka, tapi Anda tidak berhasil, Anda tidak mendapatkan poin.”

Baca Juga:

Tiga tahun terakhir memang sangat berat bagi Jonathan Rea karena memiliki rival yang sulit dikalahkan.

Dimulai pada 2019 ketika Alvaro Bautista memainkan debut WSBK bersama Ducati dengan proyek baru, Panigale V4R. Saat itu, Rea susah payah mengalahkan Bautista yang tampil dominan di paruh pertama musim.

Tapi, ia berhasil keluar sebagai juara di akhir musim karena Bautista tak mampu tampil cepat di trek yang tidak dikenalnya dengan baik.

Tahun lalu, Scott Redding jadi rival utama Jonathan Rea. Pembalap asal Inggris itu melakoni debut WSBK setelah menjadi juara British Superbike pada 2019. Namun, ia tak benar-benar memberikan tekanan sehingga tak menghalangi Rea meraih gelar ketujuh.

Musim ini bisa dikatakan sebagai yang terberat karena Toprak Razgatlioglu yang besar di World Superbike benar-benar memberikan persaingan ketat kepada Rea yang mengincar gelar kedelapan.

“Di masa lalu, saya memiliki pertarungan dengan Chaz (Davies), tapi mungkin kami satu langkah di depan yang lainnya dan memiliki dunia sendiri,” ucapnya.

“Tahun lalu dan tahun sebelumnya, hanya ada satu rival tangguh yaitu Scott dan Alvaro. Tahun ini, ada Toprak, tapi Scott juga ikut meramaikan persaingan, dia tampil kuat di beberapa akhir pekan.

“Begitu juga dengan Andrea (Locatelli) dan Alex (Lowes) yang memiliki kinerja sangat baik.

“Bahkan, Garrett Gerloff kerap memiliki balapan yang bagus, jadi konsisten saja tidak cukup.

“Jika Anda hanya memiliki akhir pekan yang sama, Anda akan berakhir di tempat kelima atau keenam. Pembalap di urutan enam ke atas memiliki level sangat tinggi.”

Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, PATA Yamaha WorldSBK Team

Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, PATA Yamaha WorldSBK Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Satu Poin Berarti Besar dalam Pertarungan Gelar WSBK 2021

Artikel sebelumnya

Satu Poin Berarti Besar dalam Pertarungan Gelar WSBK 2021

Artikel berikutnya

Crew Chief Ungkap Mengapa Alex Lowes Kesulitan

Crew Chief Ungkap Mengapa Alex Lowes Kesulitan
Muat komentar