Yamaha WSBK Keluhkan Konsekuensi Brexit

Manajer Yamaha WSBK, Paul Denning, mengeluhkan kerepotan tim-tim yang berkiprah di World Superbike akibat Brexit.

Yamaha WSBK Keluhkan Konsekuensi Brexit

Inggris resmi bercerai dari Uni Eropa pada 1 Januari 2021. Pro dan kontra terus bergulir mengiringi keputusan tersebut.

Konsekuensi berat dialami tim-tim balap yang bermarkas di Inggris terutama saat berhubungan dengan mobilisasi perangkat maupun orang di pekan-pekan balapan. Mereka tidak lagi leluasa bepergian ke daratan Eropa karena butuh visa.

Situasi tersebut membuat Yamaha frustrasi sehingga memindahkan markasnya ke negara lain yang termasuk Uni Eropa. Italia jadi pilihan utama karena dekat dengan Yamaha MotoGP.

“Ini merupakan mimpi yang sangat buruk. Pendapat saya, Brexit menjadi bencana ekonomi dan kebudayaan bagi Inggris,” kata Denning kepada Motorsport.com.

“Sungguh disayangkan, saya termasuk yang 49 persen dan bukan yang 51 persen. Yang terjadi sudah terjadi. Pekerjaan membuat itu lebih sulit dengan regulasi visa karena orang-orang kami harus bekerja di Milan untuk periode tertentu. Biaya pun membengkak.”

Rencana Yamaha tersebut mulai dieksekusi dengan mendirikan sebuah kantor di Italia. Selain lebih mudah bergerak, alasan lainnya adalah pajak.

“Kami telah mendirikan sebuah perusahaan di Italia untuk mendapatkan lagi Pajak Pertambahan Nilai yang dikeluarkan di Eropa, di mana kami tidak dapatkan lagi di Inggris setelah Brexit,” ujar Denning.

Baca Juga:

“Bisa dibayangkan kami akan memindah tim balap ke negara-negara di Uni Eropa. Kami harap, bagaimanapun, akan ada pelonggaran yang masuk akal. Tapi sejauh ini, situasinya justru lebih buruk bukannya membaik.

“Kami harap akal sehat akan digunakan lagi secepatnya dan beberapa aturan tak masuk akal segera dihapus sehingga memberikan (pelaku) industri olahraga, seni dan musik sedikit kebebasan melakukan pekerjaan kami.”

Terlepas dari problem dengan Brexit, Yamaha masih bisa menorehkan prestasi. Mereka punya kans merebut gelar juara dari kategori pembalap setelah Toprak Razgatlioglu dominan di WSBK Inggris.

Pemuda Turki itu memborong dua kemenangan dari Donington Park, ketika rival terdekatnya Jonathan Rea (Kawasaki Racing Team) menderita problem bertubi. Itu adalah kado persembahan kepada tim yang baru saja memberi kontrak dua tahun.

Pemenang Toprak Razgatlioglu, PATA Yamaha WorldSBK

Pemenang Toprak Razgatlioglu, PATA Yamaha WorldSBK

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Razgatlioglu Tidak Ambil Pusing dengan Klasemen

Artikel sebelumnya

Razgatlioglu Tidak Ambil Pusing dengan Klasemen

Artikel berikutnya

Gerloff: Podium Hari Kemerdekaan Terasa Luar Biasa

Gerloff: Podium Hari Kemerdekaan Terasa Luar Biasa
Muat komentar