Pembalap yang Diuntungkan-Dirugikan Cuaca Buruk WSBK Inggris

Lomba keempat Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) 2021 di Donington Park, Inggris, Sabtu-Minggu (3-4/7/2021), diperkirakan bakal berlangsung dalam lintasan basah.

Pembalap yang Diuntungkan-Dirugikan Cuaca Buruk WSBK Inggris

Cuaca buruk sepertinya bakal dihadapi para pembalap yang akan turun di Sirkuit Donington Park saat digelarnya WSBK Inggris, akhir pekan ini.

Pasalnya, otoritas setempat memperkirakan wilayah Great British akan diguyur hujan lebat mulai akhir pekan sampai tujuh hari ke depan. Tingginya curah hujan bahkan berpotensi menimbulkan banjir.

Hujan ringan diperkirakan terjadi pada Jumat (2/7/2021) malam atau setelah dua latihan bebas (FP) selesai. Sabtu (3/7/2021) siang hingga sore, hujan lebat disertai petir diprediksi akan muncul disertai peningkatan kelembaban hingga 86%.

Jika prakiraan cuaca ini akurat, maka Race 1 yang akan berlangsung pada Sabtu siang pukul 14.00 waktu setempat hampir pasti bakal berlangsung di lintasan basah.  

Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WorldSBK

Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WorldSBK

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Pada Minggu (4/7/2021), saat berlangsungnya Superpole Race dan Race 2, hujan kembali diperkirakan turun. Meskipun begitu, hujan diperkirakan baru turun saat suhu berkisar 19–20 derajat Celcius (66 hingga 68 derajat Fahrenheit).

Pembalap WSBK dituntut untuk mampu turun di berbagai jenis cuaca. Namun, mengacu catatan lomba selama ini, ada sejumlah pembalap yang mampu tetap tangguh di trek basah.

Juara dunia WSBK enam tahun terakhir, Jonathan Rea (Kawasaki Racing Team WorldSBK), salah satu yang terkuat di lintasan basah. Ia mampu memenangi empat dari lima lomba basah terakhir di WSBK. Satu posisi lainnya adalah peringkat kedua.

Rekan setim Rea, Alex Lowes, juga bagus di beberapa lomba lintasan basah. Pembalap asli Inggris itu juga mampu merebut podium pada lomba basah tahun ini di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol (balapan pembuka WSBK 2021), menjelang akhir Mei lalu.

Toprak Razgatlioglu, PATA Yamaha WorldSBK Team

Toprak Razgatlioglu, PATA Yamaha WorldSBK Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Kepiawaian Garrett Gerloff (GRT Yamaha WorldSBK Team) menaklukkan trek basah juga patut diacungi jempol. Ia mampu cepat pada Race 1 di Magny-Cours, Prancis, kendati akhirnya kecelakaan pada 2020.

Sebelumnya, pembalap asal Amerika Serikat itu juga mampu cepat pada Race 1 di MotorLand Aragon 2020 namun juga terjatuh. Gerloff juga sempat terjatuh di Race 2 Aragon 2021 (foto utama) tapi mampu finis podium ketiga pada Superpole Race di putaran pembuka musim ini.

Skuad yang secara historis mampu bagus di lintasan basah adalah BMW Motorrad WorldSBK. Pada balapan pertama musim ini, BMW M 1000 RR baru mampu menembus lima besar di MotorLand Aragon.

Pembalap tim satelit BMW, Eugene Laverty (RC Squadra Corse), juga mampu kompetitif di lintasan basah.

Baca Juga:

Lalu, siapa saja pembalap yang biasanya kesulitan di lintasan basah? Secara historis, Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha dengan BRIXX WorldSBK) tidak terlalu luar biasa di trek basah. Hasil terburuknya pada musim 2021 memang terjadi saat lintasan basah.

Pada balapan basah terakhir di Donington Park, Alvaro Bautista (Team HRC) yang masih membela Ducati, terjatuh. Bahkan, sejak saat itu Bautista tidak mampu tampil cepat di trek basah sebanyak yang dilakukannya saat lintasan kering.

Biasanya, para pembalap debutan (rookie) juga kerap kesulitan di lintasan basah. Namun, Kohta Nozane (GRT Yamaha WorldSBK Team) terlihat menikmati lomba basah di Aragon. Sayang, pembalap Jepang itu terpaksa absen di Donington karena cedera.

 

 

 

dibagikan
komentar
Hasil FP2 WSBK Inggris: Gerloff Ungguli Rea-Razgatlioglu

Artikel sebelumnya

Hasil FP2 WSBK Inggris: Gerloff Ungguli Rea-Razgatlioglu

Artikel berikutnya

Hasil FP3 WSBK Inggris: Trek Basah, Rea Tampil Dominan

Hasil FP3 WSBK Inggris: Trek Basah, Rea Tampil Dominan
Muat komentar