Perubahan Geometri Motor Antarkan Rea Cetak Hat-trick

Jonathan Rea membeberkan rahasia tiga kemenangannya pada World Superbike (WSBK) Belanda di TT Circuit Assen akhir pekan lalu. Salah satunya perombakan besar set-up Kawasaki Ninja ZX-10RR.

Perubahan Geometri Motor Antarkan Rea Cetak Hat-trick

Usai membuat kesalahan dalam Race 2 seri Donington Park, berimbas dengan puncak klasemen sementara yang diambil alih rival beratnya, Toprak Razgatlioglu, Rea pun bertekad membayar kegagalan di Assen.

Kendati mampu tampil dominan saat melahap Race 1, Superpole Race, hingga Race 2, rupanya tak mudah bagi Rea dan seluruh anggota tim Kawasaki untuk menemukan paket terbaik motor.

Hujan deras yang mengguyur lintasan pada malam sebelum balapan Minggu membuat suhu permukaan trek Assen jadi lebih dingin, serta kurang memiliki daya cengkeram dibandingkan Sabtu.

Alhasil, Rea bersama Kawasaki harus bekerja keras lagi dalam mengubah set-up Ninja ZX-10RR miliknya. Jika pada Race 1 menggunakan ban lebih soft, juara dunia bertahan itu beralih ke ban belakang lebih hard untuk Race 2.

“Kami mengganti ban. Hanya dengan hujan semalam, tingkat grip sedikit lebih rendah dan suhunya mungkin tiga, empat derajat lebih rendah. Kami kira itu akan menjadi titik persilangan untuk menjalankan (lebih soft) 557 atau SC0,” tuturnya melansir Bikesportnews.

“Tapi, senang bisa menang dengan soft dan hari ini (Minggu) dengan ban balap standar. Ini adalah bukti besar untuk orang-orang di dalam garasi dan apa yang telah mereka lakukan. Kami membuat perubahan set-up sasis yang cukup besar akhir pekan ini dengan geometri motor, wheelbase.

“Motor menjadi lebih mudah untuk dikendarai. Saya rasa Anda bisa melihatnya ketika saya menyalip. Saya bisa membawa motor sesuai keinginan saya. Sangat gesit, dan stabil di tikungan cepat juga.”

 Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WorldSBK

Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WorldSBK

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Sempat dilanda kekhawatiran akan genangan air di Assen, Rea akhirnya mengaku lega tak menemui kendala berarti jelang Superpole Race dan Race 2, walau sesi warm-up dimundurkan.

Dia bahkan mengaku kagum atas kerja keras anggota tim yang berupaya sedemikian rupa untuk mengeringkan serta membersihkan garasi Kawasaki, beberapa jam sebelum perlombaan dimulai.

“Saya pergi ke sirkuit pagi-pagi sekali hanya untuk mengecek seberapa banyak hujan yang turun tadi malam,” ucapnya.

“Ada sebuah genangan air di bagian dalam Tikungan 5. Salut kepada Assen. Mereka memiliki begitu banyak mesin di sana, dua truk pemadam kebakaran, tiga tanker. Mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa.

“Anggota tim saya juga sampai harus mengepel. Karpetnya masih basah. Saya tidak terlalu mendengar suara derasnya hujan. Tetapi ketika saya bangun pagi, saya tahu hujannya deras.”

Rea kini kembali ke puncak klasemen sementara WSBK 2021. Tambahan 62 poin membawanya kokoh memimpin dengan torehan 243 poin, atau unggul 37 angka dari Razgatlioglu, yang gagal finis di Assen usai disenggol Garrett Gerloff.

Baca Juga:

Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WorldSBK

Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WorldSBK

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Setelah Menunggu Dua Musim, Krummenacher Podium Lagi
Artikel sebelumnya

Setelah Menunggu Dua Musim, Krummenacher Podium Lagi

Artikel berikutnya

Rider MotoAmerica Jayson Uribe Gabung Pedercini WSBK

Rider MotoAmerica Jayson Uribe Gabung Pedercini WSBK
Muat komentar