Pujian Tinggi dari Bos Kawasaki untuk Rea

Enam kali juara World Superbike (WSBK), Jonathan Rea, seharusnya masuk daftar lima pembalap terbaik di dunia, bersama rider MotoGP. Hal ini diyakini Crew Chief Kawasaki, Pere Ribe.

Pujian Tinggi dari Bos Kawasaki untuk Rea

Rea tak pernah semusim penuh di ajang balap motor Grand Prix. Pembalap Irlandia Utara itu hanya dua kali membuat penampilan cameo, ketika dipanggil Honda untuk menggantikan Casey Stoner pada 2012.

Tiga tahun berselang, Rea pindah ke Kawasaki dan langsung mendominasi WSBK. Statistik menunjukkan, bahwa dia layak disebut sebagai pembalap terhebat dalam sejarah, ditunjukkan dengan torehan enam titel dunia dari 2015 hingga 2020.

Baca Juga:

Beberapa kali Rea pernah mengungkapkan soal peluang hijrah ke paddock MotoGP, termasuk tawaran dari tim pabrikan. Tetapi sang pembalap selalu memilih bertahan bersama Kawasaki di WSBK.

Riba meyakini, andai ada kesempatan menjajal MotoGP, Rea bisa meraih kesuksesan, seperti yang telah dilakukannya dalam kurun enam musim terakhir di WSBK.

“Ada dua poin (tentang kesuksesan Rea). Yang pertama adalah dia sekarang berbicara dengan motornya, layaknya kepada seorang kekasih, sangat mendalam. Dia mengerti segalanya,” tutur Riba kepada Motorsport.com.

“Poin kedua adalah skill alami Jonathan yang gila. Saya selalu mengatakan, bahwa dia adalah salah satu dari lima pembalap terbaik di dunia, bahkan di MotoGP atau di mana pun.

“Jika Jonathan pindah ke MotoGP dua atau tiga tahun lalu, mendapat kontrak bagus di tim pabrikan, dia pasti ada di puncak. Saya yakin itu.

“Pada lap pertama, dia memiliki... begitu banyak skill. Dia tahu bagaimana mendapatkan yang terbaik (dari motor) di lap pertama. Itu gila. Dalam kondisi sulit, dia tiga, empat detik lebih kencang dari siapa pun di lap pertama. Ini adalah keahliannya, 'sensornya’. Sangat mengesankan.”

Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team celebrates his sixth World Championship

Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team celebrates his sixth World Championship

Photo by: Gold and Goose / Motorsport Images

Namun, penampilan Rea dalam dua balapan MotoGP - mencetak finis terbaik ketujuh - justru menuai kritikan dari Carl Fogarty.

Legenda World Superbike itu merasa, Rea tidak memberikan kesan yang cukup besar ketika diberi kesempatan mengendarai Repsol Honda.

Baca Juga:

Terlepas kritikan yang ada, Riba mengungkapkan pembelaannya terhadap Rea. Menurutnya, ekspektasi orang luar saat menilai Rea pada dua balapan di MotoGP tersebut adalah tak realistis.

“Orang sering berbicara tentang bagaimana dia dalam dua balapan yang dia lakukan di MotoGP,” kata Riba.

“Dia tidak mengalami kecelakaan, meski di bawah tekanan dari Honda untuk tidak mengalami kecelakaan. (Kondisi trek) basah pada sesi latihan. Tetapi dia mendapatkan hasil bagus di balapan.

“Dia memang tidak menang. Namun orang-orang (yang berharap kemenangan) itu bodoh dan tidak mengerti. sulit untuk mendapatkan yang terbaik dari paket (motor) di MotoGP. Bannya halus. Itu adalah prototipe dengan lebih banyak variabel untuk disatukan.”

Jonathan Rea, Repsol Honda Team

Jonathan Rea, Repsol Honda Team

Photo by: Repsol Media

dibagikan
komentar
Resmi: Leon Camier Jabat Manajer Tim Honda WSBK

Artikel sebelumnya

Resmi: Leon Camier Jabat Manajer Tim Honda WSBK

Artikel berikutnya

Banyak Komponen Baru, Honda CBR1000RR-R Diharapkan Lebih Baik

Banyak Komponen Baru, Honda CBR1000RR-R Diharapkan Lebih Baik
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan World Superbike
Pembalap Jonathan Rea
Tim Kawasaki Racing Team
Penulis Jamie Klein