Razgatlioglu Baru Puas Juara WSBK jika Kalahkan Rea

Toprak Razgatlioglu mengaku ingin merebut gelar Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) saat Jonathan Rea masih aktif.

Razgatlioglu Baru Puas Juara WSBK jika Kalahkan Rea

Musim lalu, selain Scott Redding (Aruba.it - Ducati), Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha WorldSBK Team) merupakan lawan berat bagi Jonathan Rea (Kawasaki Racing WorldSBK Team). Razgatlioglu bahkan beberapa kali menaklukkan langsung Rea.

Namun begitu, konsistensi pembalap asal Irlandia Utara tersebut membuatnya berhasil merebut gelar WSBK kali keenam beruntun (2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020).

Musim lalu, Razgatlioglu mampu memenangi tiga race dan naik podium dalam enam race lainnya di atas Yamaha YZF-R1 milik tim pabrikan Pata Yamaha WorldSBK tersebut. Pada akhir musim, pembalap asal Turki itu mampu finis P4.   

“Rival terbesar saya masih Jonathan Rea. Ia lawan yang sangat tangguh dengan pengalaman segudang. Memang, masih ada Scott Redding dan Chaz Davies (P3 musim lalu, kini di Team Go Eleven-Ducati). Namun, Realah yang terkuat di semua trek,” ucap Razgatlioglu.

“Impian terbesar saya adalah menjadi juara dunia (WSBK) dengan mengalahkannya. Jika Rea pensiun, saya belum melihat pembalap lain yang mampu menyamainya saat ini. Saya ingin menjadi kampiun dunia saat ia masih aktif.”

Baca Juga:

Sejumlah pabrikan seperti Ducati, Honda, dan Kawasaki, sudah melakukan tes pada 2021. Menariknya, Yamaha belum memulai persiapan untuk trek dan masih menunggu sampai Maret.

Seperti BMW, Yamaha sudah lama memutuskan untuk memulai tes belakangan karena jadwal WSBK 2021 yang diundur. Keputusan tersebut dinilai menguntungkan bagi Yamaha karen cuaca mengganggu tes tim-tim sepanjang Januari dan Februari lalu di Spanyol.  

“Kami belum memulai musim ini. Tetapi hasil tes terakhir kami sangat baik,” ucap pembalap asal Turki, 24 tahun, tersebut.  

Toprak Razgatlioglu sudah berbicara dengan tim dan memutuskan baru akan melakukan tes sekira satu setengah bulan sebelum musim dimulai. Setelah direvisi, WSBK 2021 memang baru akan dimulai di Estoril, Portugal, pada 8-9 Mei mendatang.

“Saya sengaja tidak mengendarai R1 dalam waktu lama. Jika merasa rindu untuk turun, maka Anda akan memiliki motivasi lebih besar sejak awal musim. Kami memakai taktik ini karena target terbesar saya adalah merebut gelar,” kata Toprak Razgatlioglu.

“Yamaha R1 masih terasa asing bagi saya pada WSBK 2020 lalu karena dua atau tiga musim sebelumnya saya turun dengan motor lain. Namun, saya tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi meskipun belum 100 persen.”  

 

dibagikan
komentar
Rabat Nilai Motor Superbike Sangat Mirip MotoGP

Artikel sebelumnya

Rabat Nilai Motor Superbike Sangat Mirip MotoGP

Artikel berikutnya

Rea Belum Bisa Bayangkan Dirinya Pensiun Balapan

Rea Belum Bisa Bayangkan Dirinya Pensiun Balapan
Muat komentar